GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Demo, Pedagang Daging di Pasar Minggu Ngaku Omzet Berkurang Hingga Dagangan Tak Habis

Pedagang daging di Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengungkapkan adanya penurunan omzet imbas unjuk rasa yang terjadi di sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.
Rabu, 3 September 2025 - 14:58 WIB
Imbas Demo, Pedagang Daging di Pasar Minggu Ngaku Omzet Berkurang Hingga Dagangan Tak Habis
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pedagang daging di Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengungkapkan adanya penurunan omzet imbas unjuk rasa yang terjadi di sejumlah wilayah, pada beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, pada Selasa (3/9/2025), sejumlah penjual daging sapi dan ayam tampak membuka lapaknya di dekat Terminal Pasar Minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka walaupun berbeda lapak, tapi terlihat kompas satu sama lain. Satu per satu pembeli juga menghampiri dagangannya untuk melakukan tawar menawar.

Salah satu pedagang daging sapi, Iyus (30) mengatakan bahwa tidak ada kenaikan harga bahan saat terjadi demo dan setelahnya. Semua harga diakui masih normal.

Imbas Demo, Pedagang Daging di Pasar Minggu Ngaku Omzet Berkurang Hingga Dagangan Tak Habis
Imbas Demo, Pedagang Daging di Pasar Minggu Ngaku Omzet Berkurang Hingga Dagangan Tak Habis
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

 

“Gaada (kenaikan harga) semua normal. Perkilo daging Rp125 ribu per kilogram. Pasokan juga aman gak terhambat, semua normal gaada kenaikan,” ucap Iyus, saat ditemui, Selasa (3/9/2025).

Sementara itu Iyus mengaku setiap harinya menyetok daging sekitar 30 kilogram. Namun pasca terjadinya demo ini, terjadi penurunan omzet hingga daging yang dijual tidak habis. 

“Kalau saat ini (pasca demo) kurang ramai. Omzet menurun, Kadang-kadang daging gak abis, tergantung pembelinya,” terang Iyus.

Kemudian Iyus menyatakan bahwa pasokan daging tidak terhambat selama terjadinya aksi. Selain itu dirinya juga mengatakan tidak menemui adanya masyarakat yang panic buying.

“Gak sih ga terhambat (pasokan) semua normal gak ada kenaikan juga. Gak, disini gak ada panic buying, cuma yang daerah lain mungkin, Pasar Minggu sih aman,” kata Iyus.

Hal serupa juga diakui oleh penjual ayam, Aji Santono (45) mengaku tidak ada kenaikan harga. Namun terjadi penurunan omzet lantaran masyarakat mengurangi pembeliannya.

“Gak ada (kenaikan harga) sama aja pas demo sama setelah demo. Gak ada juga hambatan pasokan,” tukas Aji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Omzet sepi ada pengurangan pembelian, biasanya orang ada yang ambil 10 ekor jadi ambil 5 ekor,” sambungnya.

Adapun Aji kesehariannya menjual ayam sekitar 200 ekor, dengan harga mulai dari Rp35-45 ribu. Hal ini tergantung dari ukuran ayam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral