News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Kompol Cosmas Kaju Gae: Karier Brimob Berakhir Tragis Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas

Profil lengkap Kompol Cosmas Kaju Gae, perwira Brimob yang dipecat tidak hormat usai rantis lindas pengemudi ojol Affan Kurniawan. Karier, jabatan, dan gajinya.
Kamis, 4 September 2025 - 09:00 WIB
Profil Kompol Cosmas Kaju Gae: Karier Brimob Berakhir Tragis Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Kompol Cosmas Kaju Gae mendadak menjadi sorotan publik usai dirinya resmi dipecat tidak dengan hormat (PTDH) dari kepolisian. Perwira menengah Korps Brimob Polri ini diberhentikan setelah terbukti bersalah dalam insiden maut yang merenggut nyawa Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online, pada 28 Agustus 2025.

Perjalanan panjang karier Cosmas di kepolisian berakhir tragis, tepat ketika sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) menjatuhkan putusan pemecatan pada Rabu (3/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemecatan yang Mengakhiri Karier Panjang

Putusan PTDH dibacakan langsung oleh Ketua Majelis KKEP, Kombes Heri Setiawan, di Gedung TNCC Mabes Polri. Majelis menyatakan Cosmas terbukti tidak profesional dalam menjalankan tugas pengamanan aksi unjuk rasa yang berujung tewasnya Affan Kurniawan.

“Perbuatan terduga pelanggar telah bertindak tidak profesional dalam penanganan aksi unjuk rasa pada tanggal 28 Agustus 2025 sehingga mengakibatkan adanya korban jiwa,” tegas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divhumas Polri.

Meski sempat menyampaikan permohonan maaf dan rasa dukanya kepada keluarga korban, keputusan tersebut menandai berakhirnya karier panjang Cosmas di institusi Polri.

Karier dan Jabatan di Brimob

Kompol Cosmas Kaju Gae bukan sosok baru di Korps Brimob. Dalam catatan kariernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis. Di antaranya:

  • Ps Wadanden Denbang Satuan Bantuan Teknis Pasukan Gegana Korps Brimob Polri

  • Ps Kakorta Satuan Latihan Korps Brimob Polri

  • Wakil Kepala Subden I Den D Korps Brimob Polri

Puncak kariernya adalah ketika ia dipercaya menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) Resimen IV Korps Brimob Polri. Jabatan itu menempatkannya sebagai perwira menengah dengan tanggung jawab besar, terutama dalam pengendalian pasukan di lapangan.

Dengan pangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang ditandai satu melati emas, Cosmas termasuk dalam golongan perwira menengah Polri. Pangkat ini biasanya disandang oleh pejabat setingkat Kapolsek di kota besar atau kepala satuan di berbagai unit kepolisian.

Gaji dan Tunjangan Perwira Menengah

Sebagai seorang Kompol, Cosmas berhak atas gaji pokok yang cukup besar. Berdasarkan ketentuan gaji PNS dan anggota Polri, gaji perwira menengah berpangkat Kompol berada di kisaran Rp3.000.100 hingga Rp5.243.400 per bulan, tergantung masa kerja.

Selain gaji pokok, seorang perwira menengah juga menerima berbagai tunjangan, seperti tunjangan kinerja, lauk pauk, hingga uang operasional. Dengan jabatan strategis di Brimob, total pendapatan bulanannya bisa mencapai dua kali lipat dari gaji pokok.

Namun, semua hak dan kewenangan tersebut kini harus dilepas menyusul pemecatan tidak hormat dari institusi Polri.

Tanggung Jawab di Insiden Rantis Maut

Dalam insiden di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Cosmas duduk di kursi depan kendaraan taktis (rantis), tepat di samping sopir Bripka Rohmat. Posisinya itu menempatkan dirinya sebagai pengawas langsung pergerakan kendaraan.

Sayangnya, rantis yang mereka kendarai menabrak dan melindas Affan Kurniawan hingga tewas. Video amatir kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

KKEP menilai Cosmas lalai dalam menjalankan tugas, sehingga peristiwa tragis itu terjadi. Ia pun dijatuhi sanksi etik terberat berupa PTDH, sementara enam anggota lainnya dijadwalkan menjalani sidang dengan kategori pelanggaran sedang.

Respon dan Penyesalan

Usai pembacaan putusan, Cosmas tak kuasa menahan tangis. Dengan suara lirih, ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban, pimpinan Polri, serta rekan sejawat.

“Tidak ada niat sama sekali mencelakai korban. Saya menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cosmas juga mengaku baru mengetahui korban meninggal setelah video kejadian viral di media sosial. Ia menyatakan akan berdiskusi dengan keluarga terkait langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan banding atas putusan tersebut.

Profil Kompol Cosmas Kaju Gae menjadi sorotan publik lantaran karier panjangnya di Korps Brimob harus berakhir dengan pemecatan tidak hormat. Dari seorang perwira menengah dengan jabatan strategis dan gaji yang mapan, kini ia harus menanggung konsekuensi hukum dan etik akibat insiden yang mencoreng nama baik Polri. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Olah TKP Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat, Tim Labfor Polri Uji Sampel Gas Hingga Kandungan Air

Olah TKP Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat, Tim Labfor Polri Uji Sampel Gas Hingga Kandungan Air

Polisi terus mengusut dugaan kelalaian dalam kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4).
Memang Boleh Janda Pakai Alat Bantu Pemuas Nafsu Demi Hindari Zina? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Memang Boleh Janda Pakai Alat Bantu Pemuas Nafsu Demi Hindari Zina? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Buya Yahya mengungkapkan soal hukum seorang perempuan atau janda menggunakan alat pemuas nafsu demi menyalurkan syahwat yang bergejolak tanpa tersentuh zina.
Dua Mandor Diperiksa Buntut Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat Jaksel, Pemilik Gedung Dijadwalkan Kamis

Dua Mandor Diperiksa Buntut Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat Jaksel, Pemilik Gedung Dijadwalkan Kamis

Polisi masih mendalami dugaan kelalaian dalam kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4).
Meski Pernah Menang Telak, Arteta Sebut Arsenal Tetap Takut Sporting: Ini Alasannya

Meski Pernah Menang Telak, Arteta Sebut Arsenal Tetap Takut Sporting: Ini Alasannya

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan kekuatan Sporting Lisbon jelang pertemuan pada leg pertama perempat final Liga Champions.
4 Zodiak Paling Hoki dalam Karier 8 April 2026: Performa Kerja Scorpio Meningkat!

4 Zodiak Paling Hoki dalam Karier 8 April 2026: Performa Kerja Scorpio Meningkat!

Berikut 4 zodiak yang paling hoki dalam karier pada 8 April 2026, salah satunya Scorpio performa kerja diprediksi akan meningkat.
Soal Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Puspom TNI Bakal Tindak Tegas Apabila Ada Pelaku atau Beking Oknum TNI

Soal Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Puspom TNI Bakal Tindak Tegas Apabila Ada Pelaku atau Beking Oknum TNI

Puspom TNI mengungkapkan akan menindak tegas jika ada oknum TNI yang menjadi pelaku atau membekingi kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi.

Trending

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Elkan Baggott kembali memberikan kabar kurang menyenangkan untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sang bek tengah kembali belum menjadi andalan untuk klubnya.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Nama Pascal Struijk mendadak jadi sorotan usai tampil sebagai pahlawan Leeds United dalam laga dramatis Piala FA. Media Belanda beri pujian setinggi langit.
John Herdman Pusing Tujuh Keliling, Semua Pemain Persib Bandung Harus Dicoret di Laga Pembuka Piala AFF 2026 Timnas Indonesia Jika Skenario Ini Terjadi

John Herdman Pusing Tujuh Keliling, Semua Pemain Persib Bandung Harus Dicoret di Laga Pembuka Piala AFF 2026 Timnas Indonesia Jika Skenario Ini Terjadi

Jadwal bentrok ACL 2 ancam keikutsertaanpara pemain Persib Bandung seperti Thom Haye dan Beckham di laga perdana Timnas Indonesia lawan Kamboja di Piala AFF.
Selengkapnya

Viral