GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai 2025, Peserta BPJS Wajib Skrining Kesehatan Sebelum ke Faskes, Gratis dan Mudah

Mulai 2025, peserta BPJS wajib melakukan skrining kesehatan tahunan sebelum ke faskes. Gratis, mudah, dan penting untuk deteksi dini penyakit kronis.
Senin, 8 September 2025 - 11:05 WIB
Ilustrasi Tak Sekadar Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Tawarkan Medical Check Up Gratis di Harpelnas 2025
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah melalui BPJS Kesehatan resmi memberlakukan aturan baru bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mulai tahun 2025. Setiap peserta berusia 15 tahun ke atas diwajibkan melakukan skrining kesehatan tahunan sebelum mengakses layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan menekan angka penyakit kronis yang kerap baru diketahui saat sudah parah. Dengan skrining, kondisi kesehatan masyarakat bisa dipetakan lebih dini sehingga dokter dapat memberikan penanganan yang lebih tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuan Wajib Skrining BPJS

Banyak penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, hingga jantung sering tidak menampakkan gejala awal. Hal inilah yang membuat deteksi dini menjadi sangat penting. Melalui skrining kesehatan, tenaga medis dapat mengetahui faktor risiko peserta dan mengambil langkah antisipatif sebelum penyakit berkembang.

Tidak hanya itu, data skrining dari jutaan peserta juga bermanfaat untuk menyusun strategi pelayanan kesehatan nasional. BPJS Kesehatan bersama pemerintah bisa merancang program promotif dan preventif yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan hanya fokus pada pengobatan.

Bagi peserta, manfaat skrining jauh lebih besar. Selain mendapat layanan yang lebih tepat, masyarakat juga memiliki kesempatan memahami kondisi tubuh sendiri. Pemeriksaan rutin setahun sekali memungkinkan peserta memantau perubahan kesehatan dan memperbaiki gaya hidup lebih awal bila ada potensi masalah.

Cara Melakukan Skrining Kesehatan BPJS

Proses wajib skrining kesehatan BPJS dirancang sederhana dan mudah diakses. Peserta dapat memilih beberapa cara berikut:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. Aplikasi Mobile JKN
    Peserta cukup mengunduh aplikasi resmi BPJS Kesehatan, lalu mengisi formulir skrining kesehatan yang tersedia.

  2. Website Resmi
    Melalui laman webskrining.bpjs-kesehatan.go.id, peserta dapat mengisi data riwayat kesehatan secara online.

  3. Datang ke FKTP
    Jika kesulitan mengakses secara digital, peserta bisa langsung datang ke puskesmas atau klinik mitra BPJS Kesehatan. Tenaga medis di sana akan membantu proses pengisian.

Seluruh proses ini tidak dipungut biaya tambahan karena sudah termasuk manfaat kepesertaan BPJS Kesehatan. Hasil skrining akan tersimpan dalam sistem, sehingga dokter bisa langsung mengakses data saat peserta membutuhkan layanan medis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.
Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Novel Leonardo menegaskan bahwa futsal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di level internasional.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral