GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

9 Fakta Mengerikan Alvi Maulana Tega Mutilasi Pacar Jadi Ratusan Potongan Tubuh lalu Dibuang di Mojokerto, Motifnya karena ini

Berikut 9 fakta kasus Alvi Maulana alias AM (24) mutilasi sang pacar, TAS (25) sampai menjadi ratusan bagian potongan tubuh, lalu dibuang di Mojokerto dan disimpan di indekos di Surabaya.
Senin, 8 September 2025 - 20:44 WIB
Pelaku mutilasi mahasiswa di Mojokerto Alvi Maulana berusia 24 tahun.
Sumber :
  • tvone - ika nurulla

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus Alvi Maulana alias AM (24) tega mutilasi sang pacar TAS (25) sampai membuang ratusan potongan tubuh korban di Mojokerto kini menggemparkan publik.

TAS diketahui menjadi korban mutilasi Alvi Maulana sejak potongan kakinya ditemukan warga di jurang dekat Jalan Raya Pacet, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Sabtu (6/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto membenarkan adanya laporan dari warga mengenai penemuan potongan kaki korban.

Berikut 9 fakta mengerikan terkait kasus Alvi Maulana mutilasi sang pacar sampai ratusan potongan tubuh sebagai berikut:

9 Fakta Kasus Alvi Maulana Mutilasi Pacar TAS

Alvi Maulana (kanan) pelaku mutilasi mahasiswi Trunojoyo Madura bernama Tiara Angelina Saraswati (tengah)
Alvi Maulana (kanan) pelaku mutilasi mahasiswi Trunojoyo Madura bernama Tiara Angelina Saraswati (tengah)
Sumber :
  • Istimewa

 

1. Polisi Langsung Temukan Pelaku

AKBP Ihram Kustarto mengatakan, pihak Kepolisian langsung bergerak mencari terduga pelaku yang membunuh TAS setelah mendapat laporan dari warga.

"Penemuan potongan tubuh manusia berada di wilayah Pacet, kami sampaikan saat ini tim bergerak cepat 1x24 jam bisa menemukan terduka pelaku yang melakukan perbuatan keji," ungkap Ihram di program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Senin (8/9/2025).

2. Profesi Pelaku dan Korban

Ihram menjelaskan, TAS selaku korban mutilasi baru menyelesaikan study, sementara AM seorang lulusan sarjana dari Sumatera.

Keduanya sebenarnya sudah menjalin asmara ketika duduk di bangku kuliah di Universitas Trunojoyo, Madura pada lima tahun lalu.

Adapun profesi AM, kata Ihram, pelaku kini berstatus sebagai tukang jagal hewan.

3. Warga yang Ingin Berkebun Temukan Potongan Tubuh

Ihram menuturkan, warga yang tidak sengaja melihat potongan kaki korban ketika ingin beraktivitas berkebun.

"Setelah mendapatkan potongan kaki kiri, kemudian melaporkan ke Polsek Pacet. Tim langsung bergerak cepat, tim ini merupakan tim yang sangat mahir, terampil, dan berkelas di bidangnya," jelasnya.

Ihram menambahkan, ratusan potongan tubuh TAS cepat ditemukan karena Polsek Pacet dibantu Polda Jawa Timur, relawan, hingga warga sekitar.

4. Warga Lebih Dulu Temukan Serpihan Rambut

Ia menegaskan, penemuan potongan kaki kiri korban bukan pertama kali, melainkan serpihan rambut yang ditemukan warga.

Namun demikian, warga tidak ingin gegabah karena alat bukti rambut belum cukup kuat untuk menjadi bahan laporan.

"Karena informasi beberapa waktu yang lalu juga ditemukan serpihan rambut, tapi belum jadi prioritas warga kemudian dibantu anjing pelacak bisa menemukan potongan tubuh korban lainnya," terangnya.

Berdasarkan hasil identifikasi dari tim gabungan, orang tua korban membenarkan potongan tubuh yang ditemukan adalah sosok anaknya.

5. Pelaku Ditangkap di Indekos Wilayah Surabaya

Ihram menyampaikan, berkat bantuan teknologi berbasis digital forensik mengidentifikasi kasus ini, AM langsung ditemukan di kompleks indekos di wilayah Surabaya.

"Kita lakukan penggerebekan, betul di dalam kos-kosan tersebut ada beberapa potongan tubuh diduga korban yang menjadi potongan keping-keping layaknya daging akan dimasak," tuturnya.

6. Polisi Temukan Serpihan Ratusan Tulang

Di kamar indekos tersebut, polisi terkejut mendapatkan barang bukti terbaru sekitar ratusan serpihan tulang.

AM mau tak mau harus mengakui dirinya telah melakukan mutilasi sang kekasih di kamar kos kawasan Lidah Wetan, Surabaya, Selasa (2/9/2025).

Adapun kejadian AM membunuh dan mutilasi TAS berlangsung pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

7. Detik-detik AM Membunuh TAS

Pelaku mulanya coba mendekati korban dari belakang. Tanpa butuh waktu lama, AM menusuk leher pakai pisau dapur membuat TAS kehabisan darah hingga meninggal dunia.

TAS yang sudah meregang nyawa langsung diseret ke kamar mandi. Pelaku pun melancarkan aksi mutilasi tubuh korban sampai ratusan kepingan.

AM sengaja membuang sejumlah organ tubuh korban ke kloset, sebagian potongan tubuh lainnya dimasukkan ke tas merah untuk dibuang ke Pacet, Mojokerto sekitar pukul 05.30 WIB.

AM kemudian sengaja merahasiakan beberapa potongan tulang korban usai disimpan di dalam plastik hitam.

Sebagian potongan tulang lainnya juga disimpan di belakang lemari untuk menghilangkan jejak.

8. Barang Bukti Kasus AM Mutilasi TAS

Polisi melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti, seperti dua plastik hitam, pisau daging, hunting, palu, pisau dapur, tas merah.

Berdasarkan hasil penggeledahan, penemuan bercak darah juga menjadi barang bukti.

9. Ekonomi Diduga Jadi Motif Mutilasi Korban

Ihram menjelaskan, awal mula kasus mutilasi ini karena pelaku dan korban sudah tinggal satu kamar indekos tanpa pernikahan sah.

Kemudian, faktor ekonomi yang sulit diduga menjadi salah satu penyebab AM mencincang tubuh korban secara sadis.

"Pelaku ini sedikit kewalahan terhadap kebutuhan ekonomi dan gaya hidup korban yang menuntut ke perilaku hedon, seperti minta HP yang baru," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku dan korban juga sering bertengkar. Saat AM membunuh TAS sudah sama-sama tegang sehingga terjadinya mutilasi.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khianati Ryan Garcia, Pelatih Mario Barrios Siap Bawa Sang Jawara Pertahankan Gelar Kelas Welter WBC

Khianati Ryan Garcia, Pelatih Mario Barrios Siap Bawa Sang Jawara Pertahankan Gelar Kelas Welter WBC

Pelatih Mario Barrios, Joe Goossen mengungkapkan perjuangan anak didiknya jelang duel melawan Ryan Garcia di perebutan gelar juara kelas welter WBC.
Gagal Menang dari Wolves dan Gelar Juara Terancam, Arteta Sebut Arsenal Layak Dikritik

Gagal Menang dari Wolves dan Gelar Juara Terancam, Arteta Sebut Arsenal Layak Dikritik

Mikel Arteta akui Arsenal pantas dikritik usai gagal menang meski unggul 2-0 dari Wolves. Hasil ini bikin peluang juara terancam, Man City mulai di atas angin.
NasDem: Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Lagi Karena Sanksinya Tuntas

NasDem: Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Lagi Karena Sanksinya Tuntas

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menyebut Ahmad Sahroni menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR lagi karena sanksinya tuntas.
Di Depan Media Belanda, Patrick Kluivert Sebenarnya Masih Berminat Latih Timnas Indonesia

Di Depan Media Belanda, Patrick Kluivert Sebenarnya Masih Berminat Latih Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara usai berpisah dengan PSSI. Ia mengaku masih ingin melatih Timnas Indonesia, namun situasi membuatnya harus mengakhiri kontrak lebih cepat.
Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Koper di Brebes Dihukum Mati

Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Koper di Brebes Dihukum Mati

Keluarga korban pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam koper di rumah seorang warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes,  pada Senin (16/2/2026 lalu), meminta agar pelaku dihukum mati. 
Salat Tarawih 23 Rakaat Dilaksanakan dalam Waktu 7 Menit di Blitar, Sudah Dilakukan dari 1907 Silam

Salat Tarawih 23 Rakaat Dilaksanakan dalam Waktu 7 Menit di Blitar, Sudah Dilakukan dari 1907 Silam

Salat tarawih 23 rakaat termasuk witir dilaksanakan dalam waktu 7 menit di Blitar. 

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT