Gubernur Sebut Anak Muda Takut Nikah karena Rumah, Farhan: Saya Nikah-nikah Aja, yang Penting Persiapan
- Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, soal anak muda takut menikah karena persoalan hunian menuai tanggapan dari warga.
Farhan (29), mengaku setuju bahwa di Jakarta sulit memiliki rumah, namun ia menolak anggapan bahwa pernikahan harus ditunda gara-gara belum punya hunian.
“Kalau menurut saya ya setuju-setuju aja sih, khususnya kalau di Jakarta. Karena kalau di Jakarta sendiri kan agak susah ya punya sendiri gitu. Pasti kalau pun nanti si cowok ataupun perempuannya yang sudah menikah, pasti salah satunya tinggal di rumah orang tua sementara,” ujar Farhan saat ditemui tvOnenews.com, Kamis (11/9/2025).
Meski begitu, Farhan menilai menikah tidak harus menunggu punya rumah.
Ia mencontohkan dirinya yang sudah mengambil KPR sebelum menikah bersama istrinya.
“KPR-nya sih sebelum menikah sih udah nyari-nyari sih, udah berdua sih nyari-nyarinya gitu. Dapetlah yang agak murah, terus ya di dekat Jakarta juga. Cuma alhamdulillah sebelum menikah sudah punya rumah gitu walaupun nyicil,” ungkapnya.
Farhan menegaskan, menikah adalah ibadah, sementara rumah bisa dicari bersama setelahnya.
“Sebenarnya jangan takut nikah sih, nikah mah pasti, cuma persiapannya itu yang harus disiapkan gitu. Kalau emang konsepnya nikah emang harus punya rumah dulu, ya enggak nikah-nikah gitu. Nikah aja, emang ibadah, emang mau bersama-sama, cinta sama pasangan, sayang sama pasangan, nikah aja,” katanya.
Meski begitu, ia berharap Pemprov DKI Jakarta memberi solusi hunian bagi pasangan muda. Menurutnya, tidak harus rumah tapak, melainkan hunian terjangkau seperti rusun atau apartemen.
“Kalau rumah ya kita serahkan aja sama Pemprov gitu kan, kalau di Jakarta misalkan sama pemerintah, kita serahkan aja semoga ada kebijakan-kebijakan yang emang nanti memudahkan kita. Entah nanti tinggal di rusun juga sebenarnya sosialisasinya itu jangan takut tinggal di Jakarta, bukan jangan takut punya rumah di Jakarta,” jelas Farhan.
Ia menambahkan, anak muda Jakarta tetap bisa menikah meski belum punya rumah, asalkan ada fasilitas hunian layak dari pemerintah.
Load more