GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Sepak bola Malaysia terancam memasuki masa kelam menyusul peringatan keras dari Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John. Ia menegaskan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) benar-benar dijatuhi hukuman skorsing.
Kamis, 8 Januari 2026 - 01:17 WIB
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Sepak bola Malaysia terancam memasuki masa kelam menyusul peringatan keras dari Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John.

Ia menegaskan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) benar-benar dijatuhi hukuman skorsing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman sanksi tersebut mencuat menyusul skandal pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain yang diduga secara ilegal memperoleh kewarganegaraan. 

Kasus ini dinilai sebagai pelanggaran berat yang bisa berdampak luas, tidak hanya bagi tim nasional Malaysia, tetapi juga klub-klub domestik.

“Jika FIFA menangguhkan FAM, maka semua tim nasional dan klub tidak akan dapat berkompetisi di luar Malaysia,” ujar Windsor Paul John dilansir Kamis (8/1/2026).

Ia menegaskan, apabila sanksi tersebut dijatuhkan, maka tidak ada satu pun klub dari kompetisi domestik Malaysia atau M-League yang diizinkan tampil di ajang internasional seperti Liga Champions Asia Elite (ACLE) maupun ACL II.

Lebih lanjut, Windsor menjelaskan bahwa kompetisi liga domestik Malaysia memang masih bisa digelar.

Namun, penyelenggaraan liga tersebut tidak akan mendapatkan pengakuan resmi dari FIFA maupun AFC.

“Ini adalah situasi yang sangat serius yang tidak diinginkan oleh negara mana pun,” tegasnya.

Sebelumnya, Komite Banding FIFA telah menguatkan keputusan Komite Disiplin yang menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain tersebut.

Mereka dihukum larangan bermain selama 12 bulan serta dikenai denda setelah terbukti memalsukan dokumen akta kelahiran.

Menanggapi putusan tersebut, FAM dilaporkan membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) di Swiss sebagai upaya hukum terakhir untuk membatalkan atau meringankan sanksi.

Kini, perhatian tertuju pada keputusan CAS yang akan datang. Jika hasil putusan tidak berpihak kepada FAM, FIFA disebut memiliki kewenangan untuk mengusulkan sanksi tambahan yang lebih berat, termasuk kemungkinan menangguhkan keanggotaan FAM sebagai federasi resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CAS sendiri telah memberikan tanggapan resmi terkait skandal naturalisasi yang menyeret sepak bola Malaysia.

Dalam pernyataannya, CAS menyebut banding yang diajukan FAM telah diterima. Namun, proses masih berada pada tahap pertukaran dokumen dan hingga kini belum ada jadwal sidang yang ditetapkan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Belanda pada Selasa (24/2/2026) dini hari tadi WIB. Satu pemain yang belum pernah dipanggil skuad Garuda kini berpeluang melakoni laga debutnya.
Sepekan Diburu, Pencuri Koper Turis Tailan di Gunung Bromo Tertangkap

Sepekan Diburu, Pencuri Koper Turis Tailan di Gunung Bromo Tertangkap

Tim Resmob berhasil menangkap pelaku pertama berinisial RH di Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo. Dari pengembangan petugas kembali menangkap pelaku lainnya, ED dan istrinya.
Jadwal German Open 2025, Selasa 24 Februari: Tanding Malam Ini, Tiwi/Fadia Buka Perjuangan Wakil Indonesia

Jadwal German Open 2025, Selasa 24 Februari: Tanding Malam Ini, Tiwi/Fadia Buka Perjuangan Wakil Indonesia

Jadwal German Open 2026, di mana ada satu wakil Indonesia yang akan untuk gigi yakni Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Rating Para Pemain Manchester United saat Kandaskan Everton 1-0: Benjamin Sesko Bukan yang Terbaik

Rating Para Pemain Manchester United saat Kandaskan Everton 1-0: Benjamin Sesko Bukan yang Terbaik

Benjamin Sesko bukan pemain dengan rating tertinggi dari skuad Manchester United dalam laga kontra Everton. Padahal, sang striker mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 tersebut.
Mengenal Lebih Jauh tentang Bulgaria: Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Pernah Jadi Semifinalis Piala Dunia

Mengenal Lebih Jauh tentang Bulgaria: Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Pernah Jadi Semifinalis Piala Dunia

Bulgaria, wakil Eropa sekaligus semifinalis Piala Dunia 1994 berpeluang hadapi Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 jika mampu kalahkan lawan sebelumnya.
Catat! BI Majukan Pemesanan Uang Baru Tahap II Wilayah Jawa, Ini Tanggal Penting yang Tak Boleh Terlewat

Catat! BI Majukan Pemesanan Uang Baru Tahap II Wilayah Jawa, Ini Tanggal Penting yang Tak Boleh Terlewat

BI majukan pemesanan uang baru tahap II wilayah Jawa jadi 24 Februari 2026. Catat jadwal penting dan pahami beda tanggal pemesanan dan penukaran.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi, anggota Brimob aniaya siswa di Tual dipecat secara tidak hormat. Hasil itu dari sidang etik yang berlangsung selama 13 jam, di Mapolda Maluku, Kota Ambon
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Buntut Bos Kartel Narkoba Tewas, Kartel Mengamuk hingga Warga AS Jadi Target di Meksiko

Buntut Bos Kartel Narkoba Tewas, Kartel Mengamuk hingga Warga AS Jadi Target di Meksiko

Buntut bos kartel narkoba Nemesio "El Mencho" Oseguera Cervantes di Meksiko. Ternyata diduga memicu kartel mengamuk hingga warga AS (Amerika Serikat) jadi
Detik-detik Mengerikan Bos Kartel Narkoba Tewas, Kondisi Meksiko Jadi Mencekam

Detik-detik Mengerikan Bos Kartel Narkoba Tewas, Kondisi Meksiko Jadi Mencekam

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik mengerikan bos kartel narkoba tewas di Meksiko. Diketahui bos kartel narkoba tersebut merupakan pimpinan Kartel Generasi
DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT