GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Keempat, 7 Pekerja Freeport Masih Terjebak di Tambang Grasberg Block Cave (GBC) Papua akibat Longsor

Kondisi tambang bawah tanah Freeport yang terkena longsoran menjadi kendala utama evakuasi, karena material lumpur basah yang meluap membuat penyelamatan berjalan lambat.
Kamis, 11 September 2025 - 23:12 WIB
Detik-detik Mengerikan Longsor Hantam Tambang Freeport Bikin Pekerja Raib Seketika
Sumber :
  • Instagram @kalimantansmart

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang hari keempat, evakuasi tujuh pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) yang masih terjebak di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, masih terus dilakukan.

Tim Emergency Response Grup (ERG) PTFI sampai saat ini belum berhasil membuka akses penyelamatan sejak insiden longsor terjadi pada Senin (8/9/2025) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi medan tambang yang terkena longsoran menjadi kendala utama karena material lumpur basah yang meluap membuat proses evakuasi berjalan lambat.

Situasi ini memaksa pihak Freeport mengerahkan peralatan tambahan untuk menyingkirkan lumpur yang memenuhi area tambang.

Kepolisian juga memastikan bahwa PTFI sedang berupaya mencari alternatif jalur untuk menyalurkan logistik kepada pekerja.

Selain evakuasi, prioritas sementara adalah memastikan pasokan makanan dan komunikasi bisa menjangkau mereka yang terjebak.

Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, mengatakan alat berat yang diturunkan Freeport tidak dapat masuk ke terowongan karena lumpur terus terdorong ke depan saat diangkat.

"Alat berat tidak bisa masuk ke dalam terowongan karena begitu diangkat lumpurnya maju-maju terus (terdorong ke depan). Sampai sekarang lumpurnya masih sangat banyak," ujar Firman pada Kamis (11/9/2025), dilansir dari Antara.

Ilustrasi - Tambang Grasberg PT Freeport Indonesia (PTFI).
Ilustrasi - Tambang Grasberg PT Freeport Indonesia (PTFI).
Sumber :
  • Dok. FCX

 

Menurutnya, manajemen PTFI kini fokus membuat lubang baru untuk menyalurkan kebutuhan makanan sekaligus membuka komunikasi dengan para pekerja.

"Informasi yang kami terima mereka buat lubang baru lagi untuk bisa droping makanan ke dalam," jelasnya.

Meski demikian, Firman belum dapat memastikan kondisi keselamatan ketujuh pekerja tersebut.

"Kalau soal itu kami belum tahu, yang jelas di dalam terowongan tambang bawah tanah itu ada semacam bunker untuk tempat berlindung. Mudah-mudahan mereka berlindung di tempat itu," harapnya.

Ia juga menambahkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai kabar bahwa dua dari tujuh pekerja yang terjebak merupakan warga negara asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belum bisa dipastikan karena belum ada penyampaian resmi dari manajemen PT Freeport," katanya.

Informasi yang beredar di Timika menyebutkan dua pekerja asing asal Chile dan Afrika termasuk dalam daftar korban. Berikut identitas tujuh pekerja yang masih terjebak:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT