News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya LPSK, Keluarga Arya Daru Minta Bantuan TNI, Ada Hubungan dengan Sosok V? Kuasa Hukum Jelaskan Kalau Wanita itu…

Kematian seorang diplomat muda Kemlu, Arya Daru Pangayunan hingga kini masih menjadi sebuah misteri. Pihak keluarga meminta bantuan perlindungan kepada LPSK dan TNI untuk mengusut kasus ini
Jumat, 12 September 2025 - 22:42 WIB
Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kematian seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) hingga kini masih menjadi sebuah misteri.

Setelah dilakukan penyelidikan, menurut polisi Arya Daru meninggal tanpa adanya bantuan pihak lain atau bunuh diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pihak keluarga masih belum puas dengan keputusan tersebut dan meyakini bahwa kematian diplomat muda itu disebabkan karena pembunuhan berencana.

tvonenews

Kini enam anggota keluarga diplomat muda meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Benar, sudah ada permohonan perlindungan dari keluarga almarhum ADP sebanyak enam orang,” ungkap Wakil Ketua LPSK, Susilanningtyas, Kamis (11/9/2025).

Pihak keluarga meminta perlindungan atas dasar sejumlah hal, terutama adanya kejanggalan setelah kematian sang diplomat muda.

Seperti pengiriman paket misterius berupa simbol yang terbuat dari tiga gabus berbentuk hati, bunga, dan bintang.

Selain itu, pihak keluarga juga meminta bantuan kepada pihak kepolisian juga TNI

Permintaan perlindungan dan bantuan pengusutan kasus kepada TNI menjadi perhatian publik sekaligus mempertanyakan maksud serta tujuan dari pihak keluarga.

Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo menjelaskan kepada publik maksud dan tujuan dari pihak keluarga meminta TNI untuk mengusut kasus ini.

Kuasa Hukum keluarga diplomat muda Kemlu RI Arya Daru Pangayunan, Nicholay Aprilindo
Kuasa Hukum keluarga diplomat muda Kemlu RI Arya Daru Pangayunan, Nicholay Aprilindo
Sumber :
  • tvOneNews

 

Melalui tayangan dalam YouTube METRO TV, Nicholay Aprilindo mengungkapkan bahwa keluarga Arya Daru menilai TNI tidak dilarang untuk membantu tugas kepolisian. 

Selain itu, TNI juga dapat menjadi pihak yang mendukung tugas polisi tersebut.

“Menurut keluarga, dalam Undang-undang TNI dalam bidang Kamtibmas tidak dilarang untuk membantu tugas kepolisian. Mereka (keluarga) berpikir bahwa TNI lebih netral dan mempunyai alat-alat intelligent yang lebih mumpuni,” ungkap Nicholay Aprilindo pada tayangan YouTube METRO TV.

“Sehingga TNI bisa membackup pihak kepolisian dalam hal ini,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga merasa informasi yang didapatkan oleh Polisi tidak semua diberitahukan kepada keluarga dan masih menjadi pertanyaan.

Kemudian, ramai di media sosial mengenai sosok wanita yang bernama V sebagai seseorang yang dekat dengan almarhum Arya Daru.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral