News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menham Usul Halaman DPR Jadi Lapangan Demonstrasi, Publik Heboh: Simbol Baru Demokrasi?

Menham Natalius Pigai usulkan halaman DPR jadi ruang demonstrasi resmi. Publik heboh, apakah ini simbol baru demokrasi atau justru pembatasan aspirasi?
Senin, 15 September 2025 - 08:08 WIB
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Gagasan mengejutkan datang dari Menteri Hak Asasi Manusia (Menham) Natalius Pigai. Ia mengusulkan agar halaman gedung DPR RI di Senayan dijadikan ruang resmi demonstrasi bagi masyarakat. Ide ini langsung menyedot perhatian publik karena dinilai sebagai langkah berani dalam memperkuat demokrasi substantif di Indonesia.

Menurut Pigai, penyediaan ruang demonstrasi di jantung parlemen bukan sekadar simbolis, melainkan strategi nyata untuk mempertemukan rakyat dengan wakilnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menyediakan ruang demonstrasi di halaman DPR adalah pilihan strategis karena aspirasi masyarakat tersalurkan, ketertiban publik terjaga, dan simbol kedaulatan hadir di parlemen,” kata Pigai, Senin (15/9).

Demokrasi Substantif ala Natalius Pigai

Pigai menegaskan, masyarakat berhak menyampaikan pendapat secara damai, dan negara wajib memastikan ruang itu ada. Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada 31 Agustus lalu yang menegaskan kebebasan berpendapat dijamin oleh Kovenan Internasional PBB tentang Hak Sipil dan Politik, Undang-Undang HAM, serta Pasal 28E UUD 1945.

“Praktik demokrasi sering menimbulkan gesekan karena lokasi unjuk rasa biasanya di jalan raya sehingga menyebabkan kemacetan dan benturan. Jika halaman DPR dibuka sebagai ruang demonstrasi, negara menjawab dilema itu,” jelasnya.

Delapan Alasan Pentingnya Ruang Demonstrasi di DPR

Pigai menyebut ada delapan alasan strategis: simbol demokrasi autentik, kedekatan dengan target aspirasi, mengurangi beban lalu lintas, menjaga ketertiban, mendorong budaya dialog langsung, menghapus stigma negatif demonstrasi, efisiensi logistik, serta menjadi preseden bagi daerah lain.

Ia juga menyinggung praktik di luar negeri. Jerman menyediakan alun-alun publik di Berlin, Inggris diatur di Parliament Square, Singapura punya Speakers’ Corner Hong Lim Park, Amerika Serikat mengenal free speech zones, sementara Korea Selatan memfasilitasi aksi besar di Gwanghwamun Square.

“Pelajaran penting, ruang demokrasi di jantung kota justru memperkuat aspirasi tanpa menutup kemungkinan aksi di tempat lain,” tegas Pigai.

Bukan Gagasan Baru, Pernah Tertunda

Usulan serupa sebenarnya sudah pernah muncul. DPR melalui Renstra 2015–2019 merencanakan “alun-alun demokrasi” di sisi kiri kompleks DPR, lengkap dengan panggung orasi, pengeras suara, jalur evakuasi, dan kapasitas 10 ribu orang. Bahkan peresmian simbolis sudah dilakukan pada 21 Mei 2015, namun proyek itu tidak berlanjut.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga pernah membangun Taman Aspirasi di Monas pada 2016, tetapi ruang itu lebih bersifat simbolik dan tidak difungsikan sebagai lokasi demonstrasi resmi.

“Momentum politik saat ini bisa menjadi kesempatan kedua. Jangan hanya wacana, halaman DPR harus benar-benar jadi ruang demokrasi,” ujar Pigai.

Publik Masih Terbelah

Meski ide ini mendapat dukungan, publik juga menyoroti potensi tantangan. Sebagian menilai ruang demonstrasi di DPR bisa memperkuat demokrasi dengan cara yang tertib, sementara yang lain khawatir wacana ini bisa berubah menjadi pembatasan, sebagaimana kritik yang kerap dialamatkan pada Speakers’ Corner di Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pigai menegaskan, gagasan ini bukan pembatasan, melainkan perluasan ruang demokrasi resmi yang aman dan representatif. “Indonesia harus menghindari jebakan regulasi yang mengekang kebebasan. Justru dengan ruang di DPR, kita memperluas fasilitasi demokrasi dalam bentuk paling substantif,” katanya.

Dengan usulan kontroversial ini, pemerintah dan DPR dihadapkan pada dilema baru: apakah membuka halaman parlemen untuk rakyat bisa benar-benar menjadi simbol demokrasi, atau justru menimbulkan perdebatan baru tentang batas kebebasan berpendapat. (ant/nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga di Bantaran Kali di Kabupaten Gorontalo Diminta Waspada

Warga di Bantaran Kali di Kabupaten Gorontalo Diminta Waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, meminta warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir bandang.
Pencetak Gol Kena Kartu Merah, Persib Bandung Gagal Kembali ke Puncak Klasemen Usai Ditahan Imbang Persik Kediri

Pencetak Gol Kena Kartu Merah, Persib Bandung Gagal Kembali ke Puncak Klasemen Usai Ditahan Imbang Persik Kediri

Skor imbang 1-1 memaksa Persik Kediri berbagi poin dari Persib Bandung di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1/2026).
Turnamen Belum Mulai, Jakarta Livin Mandiri Pede Bidik Final Proliga 2026

Turnamen Belum Mulai, Jakarta Livin Mandiri Pede Bidik Final Proliga 2026

Tim voli putri Jakarta Livin Mandiri memasang target tinggi pada gelaran Proliga 2026. 
Trauma Healing Polri Hadirkan Flying Fox untuk Kembalikan Senyum Anak-Anak Terdampak Bencana di Kayu Pasak

Trauma Healing Polri Hadirkan Flying Fox untuk Kembalikan Senyum Anak-Anak Terdampak Bencana di Kayu Pasak

Polri melalui Personel Resimen II Pasukan Pelopor bersama Satuan Brimob Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Kayu Pasak.
Bolehkah Wanita Haid Membaca Al-Quran? Begini Hukumnya Menurut 2 Ulama Ternama di Indonesia

Bolehkah Wanita Haid Membaca Al-Quran? Begini Hukumnya Menurut 2 Ulama Ternama di Indonesia

2 ulama ternama di Indonesia, Ustaz Adi Hidayat (UAH) dan almarhum Syekh Ali Jaber memberikan pandangan masing-masing terkait hukum wanita haid membaca Al-Quran.
IHSG Tembus Rekor Tertinggi Baru Sepanjang Masa, Pasar Saham RI Menguat Ditopang Stabilitas Ekonomi Domestik

IHSG Tembus Rekor Tertinggi Baru Sepanjang Masa, Pasar Saham RI Menguat Ditopang Stabilitas Ekonomi Domestik

IHSG kembali naik menembus rekor tertinggi baru setelah naik 111,06 poin atau 1,27 persen ke level 8.859,19 seiring dengan kondisi ekonomi domestik yang stabil.

Trending

Cara Tak Biasa dan Filosofi Aneh Allegri yang Membawa AC Milan Masuk Bursa Scudetto: Biarkan Lawan Menekan, Serang Saat Kelelahan

Cara Tak Biasa dan Filosofi Aneh Allegri yang Membawa AC Milan Masuk Bursa Scudetto: Biarkan Lawan Menekan, Serang Saat Kelelahan

Massimiliano Allegri kembali menjadi pusat perbincangan di sepak bola Italia setelah membawa AC Milan bersaing dalam perburuan Scudetto musim ini.
6 Opsi Pengganti Ruben Amorim di Manchester United, Dominasi Eks Manajer Liga Inggris

6 Opsi Pengganti Ruben Amorim di Manchester United, Dominasi Eks Manajer Liga Inggris

Keputusan Manchester United untuk memecat Ruben Amorim ini diambil hanya beberapa jam setelah sang pelatih asal Portugal menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari jabatan manajer.
Perang Dunia III di Depan Mata? Anggota DPR Peringatkan Dampak Ngeri AS Tangkap Presiden Venezuela

Perang Dunia III di Depan Mata? Anggota DPR Peringatkan Dampak Ngeri AS Tangkap Presiden Venezuela

Anggota DPR RI, Jazuli Juwaini, melontarkan kritik tajam terhadap aksi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela. 
Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, lengkap dengan peluang rezeki hari esok.
Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, nasihat, dan arah rezeki.
Kondisi Finansial Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 6 Januari 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Sekarang Kumpul Kebo Dipidana, dr Boyke Dukung Aturan Itu, Ternyata Karena Ini

Sekarang Kumpul Kebo Dipidana, dr Boyke Dukung Aturan Itu, Ternyata Karena Ini

Baru-baru ini, pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mempidanakan praktik kumpul kebo disahkan hingga menuai pro kontra.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT