News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilu Tangisan Wahab, Keluarga Korban Kecelakaan Maut Bus Rombongan RSBS Jember di Bromo, Harus Kehilangan Sekaligus Anak, Menantu, dan Cucu

Keluarga salah satu korban kecelakaan maut rombongan bus karyawan RSBS Jember di lereng Gunung Bromo harus berduka karena anaknya sekeluarga meninggal dunia.
Senin, 15 September 2025 - 13:04 WIB
Kelurga menunjukkan foto korban kecelakaan maut di lereng Gunung Bromo
Sumber :
  • Sinto Sofiadin/tvOnenews

Jember, tvOnenews.com - Dengan mata berkaca-kaca, Abdul Wahab (60) dan Maimunah (51) warga Jalan Sultan Agung Jember menceritakan kenangan terakhir anak, menantu dan cucunya usai menjadi korban tewas kecelakaan bus di lereng Gunung Bromo, Probolinggo, Minggu (14/9/2025) lalu. 

Wahab dan Maimunah adalah orang tua Hendra Pratama (37), karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember. Anaknya saat itu tengah berwisata Bersama keluarganya sebelum berakhir kecelakaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendra yang biasa dipanggil Alif ini adalah anak pertama dari tiga bersaudara. 

"Adiknya perempuan semua," jelas Wahab yang diamini istrinya. 

Sebelum anaknya sekeluarga mengalami kecelakaan maut, pada Minggu pagi ponselnya berdering.

Betapa manisnya ketika saat diangkat muncul wajah sang cucu, mengabarkan bahwa saat ini sedang berada di Gunung Bromo.

"Kung, aku di Bromo Bersama ayah dan bunda, dadah Kung," kata Wahab, menirukan suara cucunya kala itu.

Namun, pada siang hari hatinya harus hancur mendapatkan kabar bahwa bus yang ditumpangi anak, menantu, dan cucunya itu mengalami kecelakaan.

Kabar itu datang sekitar pukul 14.30 WIB. Diketahui, kecelakaan terjadi di jalur Gunung Bromo, Probolinggo.

"Saya ngecek online terakhir whashap Hendra pukul 11.55 WIB sementara online terakhir menantunya 10.30 WIB," katanya menjelaskan.

Ia kemudian melihat kondisi bus yang ringsek parah. Wahab pun hanya bisa berpikir hal terburuk, yakni anaknya meninggal dunia.

"Kemana pun setiap naik bus atau kendaraan lain, Hendra selalu memilih kursi depan atau baris belakang sebelah kanan. Alasannya, dia suka mengambil video dan foto saat bepergian. Sekalian promosi HP. Dia kan punya counter HP, " kata Wahab menjelaskan.

Sebelum meninggal, Wahab mengatakan anaknya itu sempat memberi pesan kepada ibunya.

Pesan itu adalah agar jika ia meninggal, ingin dimakamkan di belakang masjid tempatnya menjadi takmir, di Desa Serut Panti Jember.

"Bahkan sebelumnya seluruh teman-temannya dihubungi untuk meminta maaf," katanya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibu Hendra, Maimunah menambahkan selama ini anaknya itu aktif menjadi takmir masjid dan kerap membersihkan tempat ibadah itu.

Sehari-hari Hendra bekerja sebagai petugas kebersihan di RSBS Jember

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Live-Action Karya Junji Ito Siap Tayang, Bloody Smart Hadir dengan Teror Psikologis Mencekam

Live-Action Karya Junji Ito Siap Tayang, Bloody Smart Hadir dengan Teror Psikologis Mencekam

Salah satu tayangan yang paling dinantikan adalah Bloody Smart, serial live-action yang diadaptasi dari karya maestro horor Jepang, Junji Ito.
Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

KPK menegaskan pemberian parsel hari raya kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan termasuk kategori gratifikasi.
Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Dengan dicabutnya nama Persib dari daftar tersebut, maka Maung Bandung halal untuk mendaftarkan pemain baru termasuk Peralta yang akan merasakan debut di turnamen Piala Presiden. 
Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf karena baru mengetahui bahwa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, telah roboh selama dua tahun lamanya atau sejak 2024 lalu.
Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

PT Jasa Raharja (Persero) melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat signifikan sepanjang tahun buku 2025.
Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski dinamika ekonomi global masih membayangi berbagai sektor, minat masyarakat di kawasan Asia Tenggara untuk bepergian tetap tinggi.

Trending

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir menyebut kesuksesan Timnas Indonesia Putri sebagai bukti nyata perkembangan sepak bola putri berada di jalur yang tepat.
Jasaraharja Putera Umumkan Laba Bersih Tahun Buku 2025

Jasaraharja Putera Umumkan Laba Bersih Tahun Buku 2025

BUMN yang bergerak di bidang asuransi umum yakni PT Jasaraharja Putera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Keuangan (RUPS LK) Tahun Buku 2025.
Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf karena baru mengetahui bahwa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, telah roboh selama dua tahun lamanya atau sejak 2024 lalu.
Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

KPK menegaskan pemberian parsel hari raya kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan termasuk kategori gratifikasi.
Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

PT Jasa Raharja (Persero) melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat signifikan sepanjang tahun buku 2025.
Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Dengan dicabutnya nama Persib dari daftar tersebut, maka Maung Bandung halal untuk mendaftarkan pemain baru termasuk Peralta yang akan merasakan debut di turnamen Piala Presiden. 
Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski dinamika ekonomi global masih membayangi berbagai sektor, minat masyarakat di kawasan Asia Tenggara untuk bepergian tetap tinggi.
Selengkapnya

Viral