News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Dinilai Terlalu Lambat, YLBHI Desak Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta Independen Kerusuhan Jakarta

YLBHI desak pemerintah segera membentuk tim investigasi independen untuk mengungkap aktor intelektual di balik kerusuhan dalam demo Jakarta akhir Agustus lalu.
Senin, 15 September 2025 - 19:28 WIB
Ketum YLBHI, M Isnur di Jakarta Selatan, Senin (15/9/2025).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur, mendesak pemerintah segera membentuk tim investigasi independen untuk mengungkap aktor intelektual di balik kerusuhan Jakarta akhir Agustus lalu.

Menurutnya, pengungkapan yang hanya fokus pada pidana saja tidak cukup menjawab pertanyaan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang kepolisian hanya mengungkap sisi pidananya. Tapi pola kekerasan, aktor yang terlibat, alat yang digunakan, sampai transaksi keuangan tidak dibuka. Itu sebabnya tim independen mutlak dibutuhkan,” kata Isnur dalam konferensi pers, Senin (15/9/2025).

Isnur menilai pola kerusuhan di Jakarta mirip dengan peristiwa Malari 1974, Ambon, Poso, hingga pembunuhan aktivis Munir.

“Dalam sejarah kita, mobilisasi massa yang rapi, terlatih, dan cepat seringkali melibatkan kelompok terorganisir bahkan oknum aparat. Tanpa tim independen, kebenaran tidak akan pernah terungkap,” jelasnya.

Kritik Pemerintah dan Komnas HAM Lambat

Isnur juga mempertanyakan mengapa pemerintah hingga kini belum membentuk tim pencari fakta.

“Kalau pemerintah enggan membentuk tim, publik justru curiga ada sesuatu yang disembunyikan. Jangan-jangan kekuasaan menutup-nutupi keterlibatan pihak tertentu,” ujarnya.

Tak hanya pemerintah, Komnas HAM juga disorot. Isnur menilai lembaga tersebut lamban merespons padahal memiliki kewenangan melakukan penyelidikan pro justisia.

“Komnas HAM terlalu lambat, terlalu tidak responsif. Padahal ini sudah masuk kategori dugaan pelanggaran HAM berat: meluas, sistematis, dan korbannya ribuan masyarakat sipil. Gunakan kewenangan undang-undang, jangan sekadar omongan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isnur menambahkan, pemerintah justru terlihat lebih sibuk mengkriminalisasi aktivis ketimbang mengungkap aktor sebenarnya di balik kerusuhan.

“Yang dirugikan masyarakat sipil. Aksi massa menuntut perbaikan negara justru di-hijack oleh sekelompok orang yang melakukan sabotase. Kalau tidak ada tim independen, kebenaran tidak akan terkuak dan publik akan terus dibayang-bayangi ketidakpastian,” pungkasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hampir Sebulan Buron, Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Berhasil Ditangkap

Hampir Sebulan Buron, Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Berhasil Ditangkap

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pematangsiantar melalui Tim Opsnal Unit Jatanras akhirnya berhasil mengungkap dan meringkus pelaku tindak pidana pe
Wamendagri Bima Arya Beri Motivasi Kepada Mahasiswa Poltek Unhan NTT Harus Miliki Visi dan Disiplin sebagai Bekal Masa Depan

Wamendagri Bima Arya Beri Motivasi Kepada Mahasiswa Poltek Unhan NTT Harus Miliki Visi dan Disiplin sebagai Bekal Masa Depan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, memberikan pengarahan motivasi kepada para mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Universitas Pertahanan (Unhan) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6).
Wajahnya Indonesia Banget, Profil Kapten Sparta Rotterdam U-21 Liam Oetoehganal Siap Dinaturalisasi Timnas?

Wajahnya Indonesia Banget, Profil Kapten Sparta Rotterdam U-21 Liam Oetoehganal Siap Dinaturalisasi Timnas?

Gelandang muda potensial berdarah Indonesia Liam Oetoehganal yang saat ini menjabat sebagai kapten utama Sparta Rotterdam U-21 disinyalir Timnas kepincut untuk
300 Gempa Susulan Guncang Venezuela usai Gempa Dahsyat M 7,5

300 Gempa Susulan Guncang Venezuela usai Gempa Dahsyat M 7,5

Venezuela masih dilanda situasi darurat setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6/2026).
Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Manajemen Persib Bandung bergerak cepat melakukan cuci gudang dan merampingkan komposisi legiun asingnya menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Kali -
Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral