News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP-Golkar Akhirnya Satu Panggung, Bongkar Kejanggalan Aturan KPU soal Capres

PDIP dan Golkar kritik KPU karena dokumen capres-cawapres seperti ijazah dikecualikan dari keterbukaan publik. Transparansi jadi sorotan jelang Pemilu 2029.
Selasa, 16 September 2025 - 12:39 WIB
Suasana simulasi pemungiutan suara dilaksanakan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 731 Tahun 2025 memicu gelombang kritik dari partai politik besar. Regulasi ini menetapkan sejumlah dokumen pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tidak lagi bisa diakses publik, termasuk ijazah.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar sama-sama menilai aturan tersebut bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan berpotensi mengurangi transparansi dalam demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PDIP: Melanggar Hak Publik

Anggota Komisi II DPR sekaligus Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, menegaskan langkah KPU itu melanggar hak publik atas informasi pejabat. Menurutnya, menjadi pejabat publik berarti siap membuka identitas, termasuk latar belakang pendidikan.

“Menurut saya enggak boleh, itu melanggar hak publik untuk mendapat informasi yang sebenarnya itu tidak bersifat rahasia. Kecuali harta kekayaannya, itu pun ada di LHKPN,” ujar Deddy, Selasa (16/9/2025).

Deddy juga menyinggung UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Warga negara jangan sampai membeli kucing dalam karung. Semua pejabat publik seharusnya terbuka,” tambahnya.

Golkar: Ijazah Bukan Informasi Rahasia

Nada serupa disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Menurutnya, data dasar capres-cawapres seperti KTP, surat keterangan berkelakuan baik, hingga ijazah seharusnya dapat diakses publik.

“Kalau ingin menjadi pejabat publik, apalagi Presiden, data-data mendasar seperti KTP, berkelakuan baik, tidak pernah menjalani masa hukuman, sampai kelulusan ijazah, itu standar informasi warga negara yang tidak classified. Tidak seharusnya disembunyikan,” tegas Doli di Jakarta.

Doli yang juga anggota Komisi II DPR menambahkan, KPU seharusnya berkonsultasi dengan DPR dan pemerintah sebelum mengubah aturan. “Dalam undang-undang, setiap penyusunan PKPU harus dikonsultasikan. Ini yang akan kami telusuri,” ucapnya.

Dokumen Capres-Cawapres yang Tertutup untuk Publik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan Keputusan KPU No 731/2025, berikut daftar dokumen capres-cawapres yang tidak bisa diakses publik tanpa izin pihak terkait:

  1. Fotokopi KTP elektronik dan akta kelahiran.

  2. Surat catatan kepolisian dari Mabes Polri.

  3. Surat keterangan kesehatan dari RS pemerintah yang ditunjuk KPU.

  4. Bukti penyampaian laporan harta kekayaan ke KPK.

  5. Surat keterangan tidak pailit dari pengadilan negeri.

  6. Surat pernyataan tidak sedang dicalonkan sebagai anggota legislatif.

  7. Fotokopi NPWP dan bukti laporan pajak 5 tahun terakhir.

  8. Daftar riwayat hidup dan rekam jejak calon.

  9. Surat pernyataan belum pernah menjabat Presiden/Wapres dua periode.

  10. Surat pernyataan setia pada Pancasila, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi.

  11. Surat keterangan tidak pernah dipidana 5 tahun atau lebih.

  12. Bukti kelulusan berupa ijazah atau surat keterangan resmi.

  13. Surat keterangan tidak terlibat organisasi terlarang termasuk G30S/PKI.

  14. Surat pernyataan kesediaan dicalonkan sebagai capres-cawapres.

  15. Surat pengunduran diri dari TNI, Polri, atau PNS saat ditetapkan sebagai pasangan calon.

  16. Surat pengunduran diri dari BUMN atau BUMD.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Calvin Verdonk Berpotensi Ketiban Untung usai Antar Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Starter Kontra Arsenal?

Calvin Verdonk Berpotensi Ketiban Untung usai Antar Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Starter Kontra Arsenal?

Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berpotensi mendapatkan untung setelah FIFA ASEAN Cup 2026. Ada peluang untuknya bermain sebagai starter saat Lille menghadapi Arsenal.
Baru Empat Bulan Jadi Menantu, Yosika Ayumi Buka-bukaan Tabiat Asli Soimah di Rumah: Gak Ada Seramnya

Baru Empat Bulan Jadi Menantu, Yosika Ayumi Buka-bukaan Tabiat Asli Soimah di Rumah: Gak Ada Seramnya

Selebgram Yosika Ayumi menepis anggapan terkait kepribadian menyeramkan ibu mertuanya, Soimah Pancawati saat menjadi juridi panggung ikut terbawa dalam rumah.
Jelajahi 1.400 Kilometer Penuh Cerita, Peserta Pertamina Mandalika Ride Out Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jelajahi 1.400 Kilometer Penuh Cerita, Peserta Pertamina Mandalika Ride Out Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

PT Pertamina (Persero) memberikan pengalaman baru bagi ratusan peserta Mandalika Ride Out pada gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Klasemen Moto2 2026 usai GP Mandalika: Izan Guevara Tempel Manuel Gonzalez di Puncak, Mario Aji Gagal Tambah Poin

Klasemen Moto2 2026 usai GP Mandalika: Izan Guevara Tempel Manuel Gonzalez di Puncak, Mario Aji Gagal Tambah Poin

Klasemen Moto2 2026 usai GP Mandalika 2026, Minggu (11/102/2026). Izan Guevara kembali menempel ketat Manuel Gonzalez di puncak. Sedangkan Mario Aji masih tercecer di posisi buncit usai gagal raih poin di balapan kandang.
Motif Pembunuhan Wanita di Indekos Pinang Ranti Diungkap Polisi, Ternyata Dipicu Masalah Ini

Motif Pembunuhan Wanita di Indekos Pinang Ranti Diungkap Polisi, Ternyata Dipicu Masalah Ini

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, kedua pelaku yakni KDN dan ATW melancarkan aksinya dilatarbelakangi masalah ekonomi....
Penampakan Mayat Terbungkus Sleeping Bag di Indekos Kebon Jeruk Jakbar, Ini Kata Polisi

Penampakan Mayat Terbungkus Sleeping Bag di Indekos Kebon Jeruk Jakbar, Ini Kata Polisi

Terkait insiden ini, Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Darto Napitupulu menjelaskan bahwa mayat tersebut ternyata terbungkus sleeping bag atau kantung tidur.

Trending

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya di turnamen pramusim sebelum Hyundai Hillstate dan keenam klub lainnya tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in tak kuasa menahan tawa setelah melihat partnernya musim depan Megawati Hangestri bernafsu ambil trofi KOVO Cup dan V-League.
PBB: Hampir 50 Ribu Perempuan Gaza Tewas dan Cacat Permanen sejak Oktober 2023

PBB: Hampir 50 Ribu Perempuan Gaza Tewas dan Cacat Permanen sejak Oktober 2023

Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) membeberkan laporan mengerikan terkait dampak kehancuran di Jalur Gaza. Hampir 50.000 ..
Mirip Banget, Rina Nose Tiru Gaya Gubernur Sherly Tjoanda di Pesta Rakyat Malut: Chelsea Mana Kopinya?

Mirip Banget, Rina Nose Tiru Gaya Gubernur Sherly Tjoanda di Pesta Rakyat Malut: Chelsea Mana Kopinya?

Komedian sekaligus presenter Rina Nose menirukan gaya dan suara khas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos saat menjadi host puncak acara HUT ke-27 Malut.
Buat Utas Soal Rezeki dan Sedekah, Maia Estianty Malah Dirujak Netizen

Buat Utas Soal Rezeki dan Sedekah, Maia Estianty Malah Dirujak Netizen

Mendadak buat utas di Threads soal rezeki dan sedekah, Maia Estianty malah kena rujak netizen. Ribuan komentar bahkan berdatangan dengan sudut pandang berbeda.
Pernyataan Lengkap Universitas Telkom usai Viralnya Video Dugaan Perundungan pada Mahasiswa

Pernyataan Lengkap Universitas Telkom usai Viralnya Video Dugaan Perundungan pada Mahasiswa

Media sosial dihebohkan dengan satu video yang memperlihatkan adanya seorang pria diketahui mahasiswa Universitas Telkom. Pria itu diduga mengalami perundungan.
Selengkapnya

Viral