News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Ungkap Penyebab Sepinya Pasar Paseban Jakpus, Pembeli Sepi dan Minat Belanja Berkurang

Pria bernama Kenzi (54) yang merupakan warga asal Paseban menceritakan penyebab sepinya Pasar Paseban, Jalan Kramat Raya, Senen, Kota Jakarta Pusat. 
Selasa, 16 September 2025 - 19:57 WIB
Kondisi Pasar Paseban Jakpus
Sumber :
  • tvOnenews/A.R Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Pria bernama Kenzi (54) yang merupakan warga asal Paseban menceritakan penyebab sepinya Pasar Paseban, Jalan Kramat Raya, Senen, Kota Jakarta Pusat. 

Pria yang juga berprofesi sebagai juru parkir ini mengungkapkan dahulu pasar ini selalu ramai dengan pembeli. Namun saat ini berubah drastis lantaran sepi dan kurangnya minat belanja dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dulu dibilang zaman masih pasar masih becek itu masih banyak peminat belanjanya, ramai. Sekarang mah pasar udah bersih minat belanjanya malah gak ada,” kata Kenzi, saat ditemui, Selasa (16/9/2025).

Lebih lanjut Kenzi mengatakan bahwa kondisi ini juga diakibatkan karena maraknya toko online yang mempermudah masyarakat untuk mendapatkan barang. 

Pedagang Pakaian Pasar Paseban Ungkap Dampak Mengerikan Demo dan Toko Online: Lama-lama Mati Kita
Pedagang Pakaian Pasar Paseban Ungkap Dampak Mengerikan Demo dan Toko Online: Lama-lama Mati Kita
Sumber :
  • tvOnenews - adinda

 

Sehingga para pengusaha gulung tikar lantaran tak mampu membayar karyawan dan sewa toko.

“Iya banyak yang tutup karena dibilang jarang minat, pembelinya yang berkurang, jadi buat pemasukannya dia juga buat muter ngelola usahanya jadi kesendat. Jadi kebanyakan pada gulung tikar, buat bayar karyawannya aja gak ada apalagi buat keperluan yang lainnya,” terang Kenzi.

“Dulu pas masih becek minat belanjanya masih ramai, jadi mungkin karena banyaknya online sepi,” lanjutnya.

Sementara itu Kenzi menerangkan saat ini kondisi pasar hanya banyak orang yang berlalu-lalang, tetapi minat belanjanya kurang.

“Kalau sepanjang harinya sih banyak lalu lalang dah, kalau biasanya kan ramai biar begitu kan orang mau belanja aja ngantre. Kalau sekarang mah longgar, banyak yang kosong minat belanjanya kurang,” terang Kenzi.

“Kalau disini kan umumnya mayoritas elektronik, kalau pakaian kadang musiman setahun sekali, musim lebaran, puasa, menjelang lebaran baru minat belanjanya ada itupun ga seramai yang dulu. Sekarang kalah sama online sama peminatnya berkurang,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, Pusat Koperasi Pedagang Pasar (Puskoppas) DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk segera membentuk tim penyelamat pasar tradisional

Langkah ini dianggap krusial untuk membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap pasar tradisional di tengah persaingan global.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral