News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Perempuan Tabur Bunga di Polda Metro, Desak Bebaskan Aktivis dan Demonstran

Puluhan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi tabur bunga di depan Markas Polda Metro Jaya, Rabu (17/9).
Rabu, 17 September 2025 - 14:59 WIB
Puluhan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi tabur bunga di depan Markas Polda Metro Jaya, Rabu (17/9).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Puluhan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi tabur bunga di depan Markas Polda Metro Jaya, Rabu (17/9).

Aksi simbolik itu digelar sebagai bentuk protes atas penangkapan sejumlah aktivis, pelajar, dan pejuang demokrasi yang hingga kini masih ditahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tangan mereka tergenggam bunga-bunga segar. Satu per satu bunga itu ditebarkan ke aspal panas, menyisakan jejak wangi sekaligus duka.

Aksi tabur bunga ini bukan sekadar ritual hening. Mereka datang sebagai perwakilan Aliansi Perempuan Indonesia, menyuarakan keresahan, menolak diam atas penangkapan sejumlah aktivis, pelajar, dan pejuang demokrasi.

Puluhan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi tabur bunga di depan Markas Polda Metro Jaya, Rabu (17/9).
Puluhan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi tabur bunga di depan Markas Polda Metro Jaya, Rabu (17/9).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

“Bunga ini simbol bahwa protes adalah hak. Aksi kawan-kawan kami bukan makar, bukan terorisme, melainkan bentuk kepedulian terhadap kerusakan, kemiskinan, dan kekerasan yang tidak pernah diusut tuntas,” ujar Mutiara Ika Putri, salah satu perwakilan aliansi.

Mutiara menjelaskan bahwa bunga yang ditaburkan menjadi simbol bahwa demonstrasi adalah hak rakyat, bukan bentuk makar maupun terorisme.

“Kami ingin menyampaikan bahwa aksi-aksi kemarin bukanlah makar atau terorisme. Seperti disampaikan Presiden Prabowo, protes itu adalah bentuk kepedulian warga negara terhadap kerusakan, kemiskinan, dan kekerasan yang tidak pernah diusut tuntas,” kata Mutiara.

Mutiara menuturkan, tuntutan mereka jelas: pembebasan tanpa syarat bagi semua tahanan politik dan demonstran, baik di Jakarta maupun di berbagai daerah lain. Ia juga menyinggung kondisi penahanan yang dinilai tidak manusiawi.

“Banyak yang tidak diberi akses alat tulis, tidak dijelaskan alasan penangkapan, bahkan dijenguk pun dibatasi. Padahal mereka adalah orang-orang yang harus kita hargai karena berani turun ke jalan,” tegas Mutiara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini sangat miris, karena kawan-kawan yang justru berani turun ke jalan untuk menyuarakan ketidakadilan malah diperlakukan dengan cara yang tidak manusiawi,” imbuhnya.

Ia menyebut beberapa nama yang kini masih ditahan, di antaranya Delpedro, Syahdan, serta dua perempuan berinisial FL dan G. Mereka kini masih mendekam di balik jeruji Polda Metro Jaya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tembus 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Obligasi Panda Bonds di China Lawan Tekanan Global

Tembus 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Obligasi Panda Bonds di China Lawan Tekanan Global

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan kenaikan ini memperkuat narasi pemerintah bahwa kombinasi kebijakan fiskal dan moneter mulai membuahkan hasil,
Ketua OJK Friderica: Dana Asing Kabur Bukan Salah RI, Tapi Efek Geopolitik dan Ekonomi Dunia

Ketua OJK Friderica: Dana Asing Kabur Bukan Salah RI, Tapi Efek Geopolitik dan Ekonomi Dunia

Serangkaian reformasi struktural digencarkan untuk memperkuat kepercayaan investor global dan meningkatkan kualitas pasar.
Airlangga Bongkar Biang Kerok Modal Asing Kabur dari RI

Airlangga Bongkar Biang Kerok Modal Asing Kabur dari RI

Airlangga menegaskan bahwa fenomena capital outflow kini menjadi perhatian utama pemerintah di tengah tekanan ekonomi global yang belum mereda.
Awalnya Ogah Masuk Politik, Ini Kisah Sherly Tjoanda Jadi Gubernur Malut Diiringi Tangis Usai Suami Meninggal

Awalnya Ogah Masuk Politik, Ini Kisah Sherly Tjoanda Jadi Gubernur Malut Diiringi Tangis Usai Suami Meninggal

Sherly Tjoanda mengaku awalnya menolak terjun ke dunia politik setelah tragedi yang merenggut nyawa sang suami, Benny Laos. Namun, di tengah duka dan tekanan.
Jalanan Provinsi Jadi Konsen Dedi Mulyadi: Banyak Ditemukan Banner Dipaku di Pohon hingga Pohon Menghitam Karena Penggorengan Tahu, Langsung Ditertibkan

Jalanan Provinsi Jadi Konsen Dedi Mulyadi: Banyak Ditemukan Banner Dipaku di Pohon hingga Pohon Menghitam Karena Penggorengan Tahu, Langsung Ditertibkan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memanfaatkan kegiatan Milangkala Tatar Sunda yang digelar pada Sabtu (2/5/2026) lalu sebagai momen monitoring dan evaluasi pembangunan.
Harga Emas Pegadaian Ambles, Antam Turun ke Rp2,871 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Ambles, Antam Turun ke Rp2,871 Juta per Gram

Berikut rincian harga emas di Sahabat Pegadaian pada Rabu 6 Mei 2026

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Selengkapnya

Viral