News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Prajurit TNI Jadi Korban, Kemana Perginya Soeharto saat Tragedi G30S PKI? Faktanya Begini

Keberadaan, Panglima Kostrad Soeharto ketika peristiwa G30S PKI menuai perdebatan. Pasalnya, ia seolah menghilang saat kejadian tragis itu.
Kamis, 18 September 2025 - 08:48 WIB
Banyak Prajurit TNI Jadi Korban, Kemana Perginya Soeharto saat Tragedi G30S PKI? Faktanya Begini
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/Dok. Film Pengkhianatan G30S PKI-Wikipedia

Jakarta, tvOnenews.com- Peristiwa G30S PKI menjadi sejarah kelam bagi Indonesia. Pasalnya banyak prajurit TNI yang gugur. 

Atas tragedi G30S PKI itu, semua orang mengingat terjadi di masa pemerintahan siapa? tak lain di era Presieden Soeharto.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak Prajurit TNI Jadi Korban, Kemana Perginya Soeharto saat Tragedi G30S PKI? Faktanya Begini
Banyak Prajurit TNI Jadi Korban, Kemana Perginya Soeharto saat Tragedi G30S PKI? Faktanya Begini
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/Dok. Film Pengkhianatan G30S PKI-Wikipedia

 

Keberadaan, Panglima Kostrad Soeharto ketika peristiwa G30S PKI menuai tanya. Pasalnya, ia seolah menghilang saat kejadian tragis itu.

Tak dipungkiri, ada pihak lain menyatakan bisa saja Pangkostrad Soeharto hanya memanfaatkan peristiwa G30S PKI untuk memperkuat kekuasaannya. 

Gerakan 30 September yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI), menjadi salah satu peristiwa kelam setelah kemerdekaan Indonesia.

Sehubungan dengan peristiwa ini, pemberontakan yang diinisiasi oleh PKI ini, awalnya terjadi karena isu Dewan Jenderal. Kala itu, beredar kabar bahwa jenderal TNI AD hendak mengkudeta Presiden Soekarno.

Desas-desusnya, Amerika Serikat dituding sebagai dalang dibalik isu Dewan Jenderal yang dikatakan punya misi untuk menggulingkan Presiden Soekarno yang saat itu pro Uni Soviet. 

Lantas, kemana perginya Soeharto saat peristiwa G30S PKI?

Mengutip tvOnenews.com, yang merujuk dari buku yang berjudul: Gerakan 30 September: Pelaku, Pahlawan, dan Petualang, yang mana Soeharto dianggap loyalis.

Presiden Soekarno diketahui sejumlah petinggi militer dikabarkan terlibat dalam aksi G30S PKI. Mulai dari Letkol Untung, Kolonel Abdul Latief, dan Mayor Sujono. Mereka bekerja sama dengan Sjam Kamaruzzaman.

Di mana, mereka merupakan penculik para jenderal TNI AD untuk di bawa ke hadapan Presiden Soekarno. Namun, siasat mereka berantakan hingga terjadi pembunuhan.

Seperti diketahui, Perwira yang gugur di antaranya Jenderal TNI Ahmad Yani, Letjen TNI Raden Suprapto, Letjen TNI MT Haryono, Letjen TNI S Parman, Mayjen TNI DI Pandjaitan, Mayjen TNI Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Pierre Tendean, KS Tubun, Brigjen Katamso, dan Letkol Sugiyono.

Lebih lanju, menurut Kolonel Abdul Latief, Soeharto sedari awal memang tidak dimasukkan sebagai pihak yang mendukung adanya aksi Dewan Jenderal oleh PKI.

Sebab Mayjen Soeharto yang menjabat sebagai Pangkostrad berada di pihak Presiden Soekarno sehingga namanya tidak dimasukkan ke daftar penculikan.

Tetapi, Abdul Latief mengatakan jika Soeharto memang telah mengetahui rencana penculikan itu dari awal. Ini karena sang kolonel pernah menemuinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka pada momen tersebut, Soeharto tidak bergeming meski sudah diberi tahu oleh Kolonel Abdul Latief. Jika PKI hendak melakukan penculikan terhadap jenderal TNI AD. 

Sehingga muncullah stigma, Soeharto menghilang ketika peristiwa G30S PKI karena dia dianggap tidak terlibat dalam isu Dewan Jenderal dan dianggap sebagai loyalis Presiden Soekarno.(han/klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Peningkatan Aktivitas Kapal Perang Asing di Selat Malaka, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Aparat Intelijen

Respons Peningkatan Aktivitas Kapal Perang Asing di Selat Malaka, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Aparat Intelijen

Asintel Panglima TNI Mayjen Rio Firdianto mengumpulkan aparat intelijen di Kepri sebagai respons aktivitas kapal perang asing yang meningkat di Selat Malaka.
Terpopuler Trend: Gubernur Dedi Mulyadi Minta Sanksi Tegas Siswa Purwakarta Ejek Guru, hingga KDM Dibohongi Pemulung

Terpopuler Trend: Gubernur Dedi Mulyadi Minta Sanksi Tegas Siswa Purwakarta Ejek Guru, hingga KDM Dibohongi Pemulung

Tanggapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal siswa SMAN 1 Purwakarta tidak sopan kepada gurunya. Kang Dedi Mulyadi (KDM) dibohongi oleh seorang pemulung
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 20–26 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 20–26 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 20-26 April 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 20–26 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 20–26 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 20-26 April 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo.
SEMMI Soroti Peran Polri dalam Menjaga Stabilitas Nasional, Apresiasi Kinerja Kapolri

SEMMI Soroti Peran Polri dalam Menjaga Stabilitas Nasional, Apresiasi Kinerja Kapolri

Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI, Bintang Wahyu Saputra mengungkapkan apresiasi terhadap kinerja Polri yang dipimpin oleh Kapori Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kepincut Atmosfer Fans Indonesia, Eks Inter Milan Blak-blakan Ingin Kembali ke Tanah Air: Luar Biasa, Kami Seperti Raja

Kepincut Atmosfer Fans Indonesia, Eks Inter Milan Blak-blakan Ingin Kembali ke Tanah Air: Luar Biasa, Kami Seperti Raja

Eks Inter Milan, Sebastian Frey, terpukau dengan atmosfer yang ditunjukkan suporter Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno. Ia berencana balik ke Tanah Air.

Trending

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Legenda Timnas Indonesia Irfan Bachdim mendapatkan momen tak terlupakan saat menghadapi Barcelona Legends dalam laga sportainment Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/4/2026) malam WIB
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 19 April: Megawati Hangestri Cs Berebut Juara Putaran Kedua di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 19 April: Megawati Hangestri Cs Berebut Juara Putaran Kedua di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 19 April, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berebut juara putaran kedua saat melakoni big match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Dua legenda sepak bola dunia yang pernah membela Inter Milan bicara jujur soal Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kandang Timnas Indonesia itu mendapatkan pujian setelah Clash of Legends.
Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Dalam wawancara eksklusif dengan media Malaysia, asisten andalan John Herdman di Timnas Indonesia menyebut empat nama pemain yang memiliki kualitas menonjol.
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki harapan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Itu tidak berkaitan dengan Malaysia, yang berhasil mengalahkan mereka pada laga sebelumnya.
Giovanna Milana Menangis, Sahabat Megawati Hangestri Gagal Bawa NEC Red Rockets Lolos ke Final Liga Voli Jepang 2025-2026

Giovanna Milana Menangis, Sahabat Megawati Hangestri Gagal Bawa NEC Red Rockets Lolos ke Final Liga Voli Jepang 2025-2026

Giovanna Milana tak kuasa menahan air matanya setelah sahabat Megawati Hangestri itu gagal membawa NEC Red Rockets lolos ke partai final Liga Voli Jepang 2025-2026.
Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Masih ingatkah anda dengan pemain asing ini? Kisah mualafnya pernah viral loh. Pemain ini juga menikahi anak dari legenda timnas Indonesia
Selengkapnya

Viral