GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Tahun Menunggu Janji, Pedagang Pasar Blok A Bertahan di Balik Pagar dengan Lapak Seadanya

Deretan tenda biru dan meja kayu reyot berjejer di pinggir Jalan Jalan Pete II, Blok A, Jakarta Selatan.
Kamis, 18 September 2025 - 22:47 WIB
10 Tahun Menunggu Janji, Pedagang Pasar Blok A Bertahan di Balik Pagar dengan Lapak Seadanya
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Deretan tenda biru dan meja kayu reyot berjejer di pinggir Jalan Jalan Pete II, Blok A, Jakarta Selatan.

Di balik pagar tinggi yang membatasi proyek terbengkalai Pasar Blok A, pedagang kecil berusaha bertahan hidup dengan lapak seadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suara klakson kendaraan bercampur teriakan pedagang menawarkan dagangan, menciptakan suasana pasar yang tak pernah benar-benar mati meski tubuhnya sudah lama dirobohkan.

Sri, pedagang buah yang sudah berjualan lebih dari 15 tahun, menghela napas panjang saat ditanya tentang nasib Pasar Blok A. Ia masih ingat saat bangunan lama diratakan demi proyek MRT.

“Katanya nanti kita dibangunkan pasar baru. Tapi sampai sekarang, sudah 10 tahun, nggak ada kejelasan,” ujarnya lirih.

Awalnya, para pedagang sempat berpindah ke Pasar Sambas sebagai tempat penampungan sementara. Namun tak lama, pasar itu dilalap api.

“Pasar Sambas kebakaran, banyak yang bilang sengaja dibakar. Dari situ, kita nggak tahu lagi harus ke mana. Akhirnya pindah ke sini, di pinggir jalan, di balik pagar Blok A,” tutur Sri.

Setiap hari, Sri bersama pedagang lain harus berdamai dengan panas terik, hujan deras, hingga debu jalanan. Mereka juga kerap khawatir digusur karena menempati jalanan.

“Kita dagang di sini seadanya. Nggak nyaman, tapi mau gimana lagi? Kalau nunggu pasar dibangun, bisa-bisa anak nggak makan,” tambahnya.

Lapak-lapak darurat itu jadi saksi bisu perjuangan pedagang Blok A mempertahankan hidup.

Mereka merasa janji pemerintah hanya tinggal janji, sementara mereka harus terus berhadapan dengan ketidakpastian.

“Kami cuma minta kepastian. Jangan tiap tahun dibilang mau dibangun, tapi nyatanya nol. Kasihan pedagang kecil, kami cuma cari makan,” tegas Sri.

Hinggaa kini, bayangan pasar baru yang modern belum juga terwujud. Yang ada hanya pedagang kecil yang setia menunggu di balik pagar, berdagang di pinggir jalan, menanti janji yang tak kunjung ditepati.

Cerita serupa juga dilontarkan oleh Ning, pedagang nasi dan lauk yang telah berjualan selama 20 tahun di Pasar Blok A.

Ning mengaku telah menempati kios di lantai 2 Pasar Blok A sejak tahun 2000-an. Dengan jerih payah Ning dan suami, akhirnya terbeli kios dengan harga puluhan juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, saat ada proyek pembangunan MRT, lapaknya mencari nafkah kini kandas. Ning mengaku tidak ada uang kompensasi sepeser pun dari pihak Pasar Jaya.

"Boro-boro, kios kita hangus begitu saja. Pas pindah ke Pasar Sambas juga kebakaran, masih ada uang di kaleng, stok beras semua terbakar tiba-tiba. Lenyap. Pemerintah mana mikirin nasib rakyat kecil kaya kita. Susah payah nyari uang sendiri malah dihanguskan," katanya. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

Kolaborasi dengan ASIX Indonesia menjadi langkah konkret BSD City sebagai township masa depan yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai pusat inovasi.
Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia mendadak menyindir Emil Audero setelah sang kiper Timnas Indonesia membawa kabar baik untuk John Herdman. Sang penjaga gawang baru saja meraih hasil positif di Liga Italia.
Menko Perekonomian Safari ke Eurasia, Target Kesepakatan Konkret Perdagangan dan Investasi

Menko Perekonomian Safari ke Eurasia, Target Kesepakatan Konkret Perdagangan dan Investasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan safari diplomasi ekonomi ke Kazakhstan, Rusia dan Belarus guna memburu pasar baru sekaligus
Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu

Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu

Ironis nasib dua siswa Madrasah Aliyah (selevel SMA) MAS Al Furqan yang tinggal di Panti Asuhan Nur Ilahi, Kota Padang, Sumbar, begitu diksi yang dialamatkan
Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi masih berada di zona optimistis, tetapi laju optimismenya mulai kehilangan tenaga dalam beberapa bulan terakhir.
Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Marcus Rashford berbicara mengenai masa depannya di Barcelona setelah keberhasilan meraih gelar juara Liga Spanyol. Sang penyerang bisa kembali ke Manchester United di akhir musim.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral