GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Komisaris BUMN Saat Erick Thohir Menjabat, Kini Silfester Matutina Diburu — Bagaimana Nasibnya?

Silfester Matutina resmi jadi terpidana kasus pencemaran nama baik Jusuf Kalla. Namun hingga kini belum ditahan dan masih menjabat komisaris BUMN era Erick Thohir.
Jumat, 19 September 2025 - 09:26 WIB
Silfester Matutina Resmi Jadi Komisaris Independen ID Food, Ini Profil dan Kiprahnya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pergantian jabatan Erick Thohir dari Menteri BUMN menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) meninggalkan tanda tanya besar.

Salah satunya soal keberadaan Silfester Matutina, Komisaris Independen PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food, yang hingga kini masih bebas meski sudah berstatus terpidana kasus pencemaran nama baik terhadap Jusuf Kalla (JK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Silfester Resmi Jadi Komisaris Saat Erick Thohir Masih Menteri BUMN

Berdasarkan laman resmi perusahaan, Silfester diangkat sebagai komisaris independen ID Food melalui Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-58/MBU/03/2025 tertanggal 18 Maret 2025. Saat itu, Erick Thohir masih menjabat Menteri BUMN.

Padahal, aturan pengangkatan komisaris di perusahaan pelat merah sudah jelas. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 mengatur bahwa calon dewan komisaris wajib memenuhi syarat integritas, dedikasi, kompetensi di bidang usaha, serta tidak pernah terjerat perkara hukum yang merugikan keuangan negara atau sektor keuangan lima tahun sebelum pengangkatan.

Di titik inilah publik mulai bertanya-tanya, bagaimana Silfester bisa lolos seleksi jabatan komisaris, padahal rekam jejak hukumnya jelas bermasalah.

Terpidana Kasus JK, Tapi Belum Dieksekusi

Silfester Matutina, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Solidaritas Merah Putih, sempat dijatuhi hukuman 1 tahun penjara pada 2018 dalam kasus pencemaran nama baik terhadap Jusuf Kalla. Di tingkat kasasi, hukumannya diperberat menjadi 1 tahun 6 bulan penjara.

Namun hingga kini, putusan tersebut belum dieksekusi. Silfester bahkan masih bebas beraktivitas dan kerap muncul di publik.

Silfester sempat mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tetapi prosesnya berlarut-larut karena ia berulang kali mangkir dari sidang dengan alasan sakit. Majelis hakim pun akhirnya menolak surat keterangan medis yang diajukannya.

Kondisi ini membuat publik bertanya: mengapa eksekusi hukum terhadap Silfester tidak segera dilakukan?

Nasib Komisaris Pelat Merah Pasca-Erick Thohir

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pergantian Erick Thohir ke kursi Menpora membuat sorotan kini beralih ke Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan baru. Pertanyaan besar muncul: apakah penempatan Silfester sebagai komisaris akan ditinjau ulang?

Kementerian BUMN dituntut untuk menjaga integritas tata kelola perusahaan pelat merah. Jika seorang terpidana tetap bercokol di jajaran komisaris, kredibilitas BUMN bisa dipertanyakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejumlah Klub Championship Bisa Mengawali Musim Depan dengan Poin Minus, Begini Pemaparan I.League

Sejumlah Klub Championship Bisa Mengawali Musim Depan dengan Poin Minus, Begini Pemaparan I.League

Sanksi diberikan karena klub-klub terkait belum memenuhi sejumlah aspek wajib dalam proses club licensing musim 2026-2027.
Ayu Aulia Bongkar Luka Paling Kelam, Berhubungan Hingga Hamil dengan Pejabat Berinisial R

Ayu Aulia Bongkar Luka Paling Kelam, Berhubungan Hingga Hamil dengan Pejabat Berinisial R

Ayu Aulia mengaku kehilangan rahim usai mengalami komplikasi kehamilan dengan pejabat berinisial R. Pengakuannya kini jadi sorotan publik.
Bertemu Menteri LH, Ketum Kadin Bahas Peluang Green Jobs hingga Transisi Energi Berkeadilan

Bertemu Menteri LH, Ketum Kadin Bahas Peluang Green Jobs hingga Transisi Energi Berkeadilan

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan Menteri LH Jumhur Hidayat membahas sejumlah isu strategis mulai dari pengembangan green jobs, hilirisasi hijau, hingga just energy transition.
Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Token kripto kesehatan buatan lokal, Avicena (AVC), resmi melantai di bursa terdesentralisasi (DEX) jaringan Solana.
Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Artificial Intelligence (AI), dan Ekonomi Nasional.
Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral