News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua RW Sebut Warga Kampung Kumuh di Tanah Tinggi Hidup dari Bansos: 99 Persen Berharap Bantuan Pemerintah

Hampir setiap keluarga mengandalkan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sosial lainnya untuk bertahan hidup.
Jumat, 19 September 2025 - 18:34 WIB
Cerita Huru-hara Warga Johar Baru, Kali Sunter Jadi Saksi Kehidupan Kampung Kumuh
Sumber :
  • tvOnenews - Julio

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah gang sempit dan rumah-rumah bertingkat di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, kehidupan warganya tak lepas dari bantuan pemerintah.

Hampir setiap keluarga mengandalkan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sosial lainnya untuk bertahan hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua RW 11 Tanah Tinggi, Sukardi Yanto, menuturkan betapa besar harapan warganya pada uluran tangan pemerintah.

“Kebutuhan masyarakat sekarang ini memang mengharapkan dari pemerintah, artinya 99 persen nih hampir. Hanya 1 persen yang daerah Menteng (tidak mengharapkan bansos). Kalau Tanah Tinggi, Johar Baru, pokoknya 99 persen mengharapkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya, kepada tvOnenews.com, Jumat (19/9/2025).

Ia menjelaskan, hampir semua warganya mendapatkan PKH. Namun, persoalan baru muncul setelah mekanisme pencairan diubah.

“Dulu kan melalui pos, sekarang diubah menjadi melalui ATM BNI, tapi sampai sekarang belum bisa dicairkan PKH-nya,” kata Sukardi.

Meski bansos cukup merata, cerita berbeda muncul pada bantuan pendidikan. Menurut Sukardi, Kartu Jakarta Pintar (KJP) kerap salah sasaran.

“KJP itu kan pakai proses, mereka kan (pemerintah) cek dulu kan. Memang benar bagus, tapi kalau di sini yang saya lihat ada yang tidak masuk dalam kategori (penerima KJP) seperti itu. Ada yang kelewat lah, itu kan dilarang punya mobil dan motor dua, tapi kadang-kadang justru mereka dapat,” jelasnya.

Sukardi menegaskan, banyak warga miskin yang justru terlewat meski sudah mengajukan melalui RT, RW, hingga LMK.

“Ada beberapa di sini, 10 atau 20 orang, mereka sangat membutuhkan tapi terlewat (tidak dapat), entah komputernya yang salah atau manusianya yang salah. Jadi kan dua yang saya bilang, diajukan sudah, dibantu oleh LMK udah, dibantu oleh ini udah, tapi kenapa tidak dapat. Artinya kan kasihan sekali, sangat-sangat membutuhkan orangnya,” tuturnya.

Ironisnya, ia mendapati penerima KJP justru berasal dari keluarga yang masih cukup mampu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Malah yang dapat saya anggap orangnya yang lumayan, di atas orang yang membutuhkan. Tidak tepat sasaran, harusnya mereka turun, atau melalui RT RT yang bisa dipercayakan,” tegasnya.

Bagi Sukardi, bansos bukan sekadar program pemerintah, melainkan urat nadi kehidupan warganya. Namun tanpa perbaikan sistem, bantuan yang diharapkan bisa meringankan beban, justru berpotensi melahirkan ketidakadilan baru di tengah permukiman padat itu. (agr/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 11 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Ketahui peluang finansial dan strategi mengelola uang.
Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredam intensitas serangan militer di Lebanon. 
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Selengkapnya

Viral