News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maraknya Ujaran Kebencian di Media Sosial, Kemkomdigi Beri Peringatan Keras ke Para Platform

Maraknya ujaran kebencian di media sosial membuat Kemkomdigi memberikan peringatan keras ke para platform media sosial.
Sabtu, 20 September 2025 - 19:56 WIB
Maraknya Ujaran Kebencian di Media Sosial, Kemkomdigi Beri Peringatan Keras ke Para Platform
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Maraknya ujaran kebencian di media sosial membuat Kemkomdigi memberikan peringatan keras ke para platform media sosial.

Hal ini diutarakan Staf Ahli Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Wijaya Kusumawardhana dalam menyoroti fenomena maraknya ujaran kebencian di platform media sosial, yang menarik perhatian banyak warganet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengemukakan perlunya pengaturan agar fitur siaran langsung di platform media sosial tidak disalahgunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian.

"Pemerintah juga melihat dan mengingatkan para platform, harus dibedakan, jangan sampai media sosial dijadikan alat untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu, tapi merugikan yang lainnya," ujarnya di Jakarta Selatan, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Wijaya, platform media sosial seharusnya dapat menghadirkan pengalaman positif bagi pengguna, seperti memungkinkan penjualan dagangan secara interaktif di ruang digital.

"Belanja di marketplace tidak hanya sekadar melihat foto, tapi juga bisa tahu bentuk, ukuran, warna, melalui video. Itu bisa membuat ekosistem lebih terberdayakan," bebernya.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk membenahi ruang digital agar lebih banyak mendatangkan manfaat bagi penggunanya.

"Bagaimana misalnya TikTok Live yang harusnya bisa meningkatkan UMKM, tapi juga pada momen tertentu justru menjadi sumber disinformasi. Itu tentu dibenahi," katanya.

"Pelan-pelan nanti pemerintah akan bekerja sama dengan platform dan swasta supaya manfaatnya lebih besar daripada mudaratnya," sambungnya.

Guna mencegah penyebaran narasi yang berpeluang menimbulkan masalah, Kemkomdigi aktif melakukan pengawasan di ruang digital untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran konten-konten yang dinilai provokatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah melakukan sinkronisasi respons ketika mendapati upaya provokasi di ruang digital yang mengarah pada ajakan melakukan kerusuhan di ruang publik.

Selain itu, Kemkomdigi memastikan penyelenggara sistem elektronik menjalankan mekanisme moderasi konten serta meningkatkan literasi digital masyarakat. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Malang Dihadiri 104.541 Jamaah

Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Malang Dihadiri 104.541 Jamaah

Puncak Hari Lahir (Harlah) “Satu Abad NU” yang diadakan PWNU Jatim yakni Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Malang, Jatim pada 7–8 Februari 2026 tercatat dihadiri jamaah yang jumlahnya tembus angka 104.541 orang hingga H-2 pelaksanaan (6/2).
Di Hadapan Purbaya, Pengusaha Apotek Ngadu Dimintai Rp30 Juta buat Urus SLF

Di Hadapan Purbaya, Pengusaha Apotek Ngadu Dimintai Rp30 Juta buat Urus SLF

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menggelar sidang debottlenecking Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP).
Polisi Ungkap Modus Culas Pelaku Pengoplosan Gas Bersubsidi di Tanjung Priok

Polisi Ungkap Modus Culas Pelaku Pengoplosan Gas Bersubsidi di Tanjung Priok

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar praktik ilegal pengoplosan gas elpiji bersubsidi. 
Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Akses Keuangan Lewat Agen BRILink Mekaar, Jumlahnya Kini Tembus 430 Ribu Agen

Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Akses Keuangan Lewat Agen BRILink Mekaar, Jumlahnya Kini Tembus 430 Ribu Agen

Hingga kini, lebih dari 430 ribu Agen BRILink Mekaar telah dihadirkan untuk memperluas layanan transaksi keuangan hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Malang, 100 Posko dan Ribuan Relawan Disiagakan

Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Malang, 100 Posko dan Ribuan Relawan Disiagakan

Menjelang pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana pada 7–8 Februari 2026, seluruh mesin organisasi NU di Kota Malang digenjot maksimal.
21 Ribu BPJS PBI Warga Kota Yogyakarta Nonaktif, Pasien Diabetes dan Kanker Jadi Prioritas Reaktivasi

21 Ribu BPJS PBI Warga Kota Yogyakarta Nonaktif, Pasien Diabetes dan Kanker Jadi Prioritas Reaktivasi

Sebanyak 21 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) milik warga Kota Yogyakarta dalam status nonaktif. 

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT