News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Pemecatan, PDIP Bakal Ajukan PAW Wahyudin Moridu Besok Senin

Jubir PDIP Guntur Romli mengatakan partainya akan ajukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap kadernya Wahyudin Moridu sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo.
Minggu, 21 September 2025 - 22:09 WIB
Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Gorontalo
Sumber :
  • Istimewa | Instagram/wahyumoridu

Jakarta, tvOnenews.com - Juru bicara PDIP Guntur Romli mengatakan partainya akan mengajukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap kadernya Wahyudin Moridu sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Wahyudin dipecat PDIP dari anggota DPRD Provinsi Gorontalo usai videonya viral di sosial media yang melontarkan perkataan soal ingin merampok uang negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah dipecat sejak kemarin. Sudah resmi,” kata Guntur saat dihubungi tvOnenews, Minggu (21/9/2025).

Dia mengungkapkan PDIP rencananya akan mengajukan PAW Wahyudim ke DPRD Gorontalo pada Senin (22/9/2025) besok.

“Besok akan diajukan PAW,” ungkapnya.

Diketahui, video Wahyudin viral di media sosial saat dirinya sedang menyetir mobil dengan seorang perempuan di sebelahnya.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita habiskan saja biar negara ini semakin miskin,” kata Wahyudin sambil tertawa.

Wahyudin juga mengatakan dalam perjalanan ke Makassar, dia membawa hugel atau hubungan gelap.

“Membawa hugel (hubungan gelap) langsung ke Makassar mengunakan uang negara. Siapa Ji? Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi. Nanti 2031 berhenti masih lama,” kata dia.

Video Viral Wahyudin Moridu

Diketahui, di dalam video yang viral sebelumnya, Wahyudin Moridu mengatakan dirinya sedang menuju ke Makassar.

"Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita habiskan saja biar negara ini semakin miskin," kata politikus PDIP itu diselingi tawa.

Terlihat ia mengendarai mobil, sementara di sebelah kirinya adalah perempuan menggunakan pakaian pendek tertawa-tawa bersamanya.

Berdasarkan video yang beredar, tampaknya perempuan inilah yang merekam video bersama Wahyudin Moridu.

Seakan tak cukup sampai di situ, ia kembali mengucapkan kata-kata yang kontroversial.

Anggota DPRD Gorontalo itu kemudian mengatakan bahwa dirinya membawa hugel sambil menghabiskan uang negara.

"Membawa hugel (hubungan gelap) langsung ke Makassar mengunakan uang negara. Siapa Ji? Wahyudin Moridu, angota DPRD Provinsi. Nanti 2031 berhenti masih lama," katanya. (saa/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral