News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Elite Politik Hingga Pengamat Lontarkan Kritik soal Jokowi sebut Prabowo-Gibran 2 Periode: Masih Saja Cawe-cawe

Soal pernyataan Presiden ke-7 RI Jokowi terkait memerintahkan relawannya untuk mendukung Prabowo Subianto dan Gibran memimpin RI 2 periode, menuai kiritik dari
Selasa, 23 September 2025 - 16:47 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Mencuat pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) soal memerintahkan relawannya untuk mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memimpin RI selama 2 periode di berbagai media sosial hingga media massa.

Sontak, pernyataan perintah dukung Prabowo-Gibran 2 Periode menuai kritikan keras dari elite politik hingga pengamat politik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Jokowi menyatakan hal tersebut kepada wartawan pada pekan ketiga September 2025 lalu.

“Sejak awal saya sampaikan seluruh relawan untuk itu. Ya memang sejak awal saya perintahkan seperti itu untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran 2 periode,” beber Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2025).

Buntut dari itu, mencuat kritikan keras dari deretan elite politik dari berbagai partai politik hingga pengamat politik.

Satu di antaranya, elite politik dari Partai NasDem, Saan Mustopa yang berkomentar soal itu.

Katanya, pemilihan umum (pemilu) 2029 masih lama.

"Ya ini masih lama pemilu kan," jelas Saan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Bahkan ia menyebutkan, saat ini NasDem sedang fokus mendukung seluruh program pemerintahan Prabowo-Gibran supaya berjalan sukses.

"Kita fokus saja mendukung bagaimana program Pak Prabowo bisa berjalan. Sukses, lancar, semua program-program prioritasnya itu bisa diwujudkan, bisa memuaskan semua harapan dan keinginan rakyat," jelas Saan. 

Maka, ia menyebutkan bahwa pihaknya belum membicarakan soal pemilu 2029. 

"Jadi kita konsentrasi mendukung dan menyukseskan semua program dan kebijakan prioritas dari Pak Prabowo," beber Saan.

Selain itu, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menilai, momen Jokowi menyampaikan dukungan itu terlalu cepat.

Mengingat, saat ini pemerintahan Prabowo-Gibran baru berjalan hampir satu tahun, sedangkan Pemilu 2029 masih empat tahun lagi.

"Apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi ini ya mungkin momennya terlalu terlalu cepat," kata Hugo dalam acara Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Senin (22/9/2025).

Bahkan, ia mencoba memprediksi apa yang melatarbelakangi Jokowi menyampaikan dukungan dua periode kepada Prabowo-Gibran.

Menurut pria berusia 61 tahun tersebut, pernyataan Jokowi merupakan mekanisme penyelamatan diri di tengah polemik ijazahnya yang masih terus bergulir dan kini merembet pada sang anak sulung, Gibran Rakabuming Raka.

Oleh sebab itu, Jokowi membutuhkan mekanisme penyelamatan diri, yakni dengan menyatakan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran.

Ia menilai, Jokowi begitu cerdik dalam berpolitik sehingga bermanuver cepat dengan melontarkan statement dukungan tersebut.

"Kita juga perlu perhatikan, apa sih sebenarnya latar belakang Pak Jokowi ini menyampaikan itu terlalu cepat gitu. Kan kita lihat situasi saat ini, serangan terhadap Pak Jokowi sendiri soal ijazah, kemudian Gibran juga akhir-akhir [ini] dipersoalkan soal ijazahnya."

"Sehingga ini perlu ada escape mechanism gitu, mekanisme penyelamatan, sehingga untuk meyakinkan [publik] mungkin, Ini analisa kita terhadap apa yang dia sampaikan gitu. Memaksakan cepat ini kan tentu ada ada latar belakangnya, kita tahu Pak Jokowi ini kan sangat cerdik dalam berpolitik, dengan [melihat] pengalaman kita di periode yang lalu," bebernya.

Sementara, Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga juga ikut berkomentar soal hal itu, ia juga mengkritisi pernyataan Jokowi itu.

Kata dia, Jokowi seharusnya tidak melulu melakukan cawe-cawe politik dan merasa dirinya sebagai penentu di kontestasi pemilu.

"Jokowi masih saja cawe-cawe urusan presiden dan wakil presiden. Hal ini tak sepatutnya dilakukan seorang mantan presiden. Kesannya, Jokowi masih tetap ingin mengatur siapa yang layak menjadi calon presiden dan wakil presiden," ucap Jamiluddin.

Lanjutnya menjelaskan, pernyataan Jokowi menunjukkan bahwa dirinya berupaya terlihat memiliki kekuatan politik.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dinilai ingin memberi sinyal bisa mendikte siapa yang akan menjadi pemimpin Indonesia pada 2029.

Dengan sinyal tersebut, sambungnya, Jokowi ingin mengatakan kalau Prabowo akan kembali memimpin Indonesia bila bersama Gibran.

"Hal itu tentu membahayakan politik nasional. Seorang Jokowi nantinya akan dapat mengklaim dirinya penentu presiden dan wakil presiden pada 2029," bebernya.

Padahal, menurut Jamiluddin, Prabowo sejak jauh hari sudah menolak keinginan kadernya untuk mencalonkannya kembali sebagai capres pada Pemilu 2029. 

Prabowo menilai, permintaan yang disampaikan para kader Gerindra masih terlalu dini.

"Prabowo sendiri hanya akan kembali mencalonkan kembali bila janji-janjinya dapat diwujudkan. Karena itu, ada saatnya Prabowo menyatakan akan maju kembali atau tidak berdasarkan capaian kerjanya," jelas Jamiluddin.

Selain itu, dia menyebutkan, dengan adanya perintah kepada relawannya untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode, Jokowi sudah mendahului keputusan Prabowo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jamiluddin menyatakan, Jokowi berupaya mengikat Prabowo seolah harus maju dan hanya berpasangan dengan Gibran pada Pemilu 2029.

"Hal ini kiranya menyalahi etika politik. Hal ini tak seharusnya dilontarkan seorang mantan presiden sebab siapa pendamping Prabowo yang paling berhak menentukan ya Prabowo sendiri," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Makam Sutrimo Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Polisi Cek DNA hingga Toksikologi

Makam Sutrimo Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Polisi Cek DNA hingga Toksikologi

Ekshumasi makan Sutrimo yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu tak hanya sebatas mengangkat jenazah. Tim forensik mengambil sejumlah sampel dari tubuh Sutrimo dan lingkungan makam untuk dianalisis di laboratorium.
Optimis PNBP Sektor Minerba dan Migas Lampaui Target, Bahlil: Pasti Akan Lebih!

Optimis PNBP Sektor Minerba dan Migas Lampaui Target, Bahlil: Pasti Akan Lebih!

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menjamin bahwa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) serta minyak dan gas (migas), akan melebihi target yang telah ditentukan.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Jorge Martin Tak Tertarik Kejar Gelar Juara Dunia MotoGP 2026, Pilih Fokus Kejar Hal Ini

Jorge Martin Tak Tertarik Kejar Gelar Juara Dunia MotoGP 2026, Pilih Fokus Kejar Hal Ini

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku bahwa dirinya tak tertarik mengejar gelar juara MotoGP 2026. Alih-alih menambahkan titlenya, Martinator memilih untuk fokus pada hal lainnya.
Lagi Jumpa Penggemar di Perth, Federico Barba Tiba-tiba Sebut Bobotoh, Rindu Persib Bandung?

Lagi Jumpa Penggemar di Perth, Federico Barba Tiba-tiba Sebut Bobotoh, Rindu Persib Bandung?

Mantan bek Persib Bandung asal Italia Federico Barba menitipkan salam untuk Bobotoh. Hal ini dikatakan ketika sang pemain selesai latihan bersama skuad Palermo.
Siap-Siap Karir Melesat! 6 Zodiak Ini Panen Keberuntungan Karier pada 13 Agustus 2026: Leo Emban Peran Penting

Siap-Siap Karir Melesat! 6 Zodiak Ini Panen Keberuntungan Karier pada 13 Agustus 2026: Leo Emban Peran Penting

Tanggal 13 Agustus 2026 bisa menjadi hari yang penuh peluang bagi beberapa zodiak. Apakah kamu termasuk yang panen keberuntungan karier di tempat kerja besok?

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral