News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Anarkisme, Aliansi Mahasiswa Indonesia Gelar Panggung Mahasiswa Bersama Rakyat

Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) menggelar acara Panggung Mahasiswa Bersama Rakyat: SUARA (Suara Rakyat Anti Anarkisme) di Taman Proklamator, Jakarta,
Rabu, 24 September 2025 - 16:06 WIB
Tolak Anarkisme, Aliansi Mahasiswa Indonesia Gelar Panggung Mahasiswa Bersama Rakyat
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) menggelar acara Panggung Mahasiswa Bersama Rakyat: SUARA (Suara Rakyat Anti Anarkisme) di Taman Proklamator, Jakarta, Selasa (23/9/2025). 

Kegiatan ini menjadi refleksi atas peristiwa kerusuhan Agustus 2025 yang dinilai mencederai demokrasi sekaligus meninggalkan luka mendalam bagi bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara tersebut, mahasiswa menegaskan komitmen untuk menolak segala bentuk anarkisme, merawat demokrasi, dan memperkuat persatuan nasional. Berbeda dengan demonstrasi yang kerap identik dengan aksi jalanan, kegiatan ini dikemas melalui drama, talk show, festival musik, dan puisi. 

Kehadiran tokoh mahasiswa serta influencer diharapkan mampu memperluas pesan damai ke publik.

Ketua Panitia Panggung Mahasiswa Bersama Rakyat: SUARA, Charles Gilbert, menegaskan pentingnya refleksi pasca-kerusuhan Agustus 2025.

“Kerusuhan Agustus 2025 menjadi catatan kelam demokrasi sekaligus luka sosial bagi bangsa. Gerakan mahasiswa yang seharusnya moral force justru ternodai provokasi hingga berujung anarkisme, merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa anarkisme adalah ancaman serius bagi demokrasi dan stabilitas bangsa. Karena itu, mahasiswa harus menjaga idealisme, mengedepankan etika intelektual, dan menolak kekerasan.

“Acara ini menegaskan sikap bersama: menolak anarkisme, merawat demokrasi, dan memperkuat persatuan. Panggung ini bukan sekadar seni dan diskusi, melainkan panggung sejarah persatuan mahasiswa dan rakyat,” tegas Charles.

Acara dimulai dengan drama teatrikal berjudul “Langkah Damai untuk Indonesia”, yang menggambarkan perjalanan mahasiswa dalam menghadapi godaan provokasi dan bahaya anarkisme. Drama ini memvisualisasikan bagaimana narasi kebencian dapat memicu kerusuhan, sekaligus menegaskan bahwa jalan damai selalu lebih mulia. 

Tujuan drama ini adalah menyentuh emosi peserta dan membuka kesadaran bahwa setiap tindakan anarkis hanya akan melukai bangsa sendiri.

Setelah itu, digelar talkshow bertema “Refleksi Agustus 2025: Menjaga Aspirasi Damai dan Persatuan Bangsa” dengan menghadirkan empat narasumber Utama, seperti Silvia Tjan (Penggiat Media Sosial), Kevin Geraldi Nguyen (Penggiat Media Sosial), Ahmad Samsul Munir (Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren), dan Achmad Baha’ur Rifqi (Presidium Nasional BEM PTNU).

Suasana semakin syahdu dengan pembacaan puisi “Indonesia Damai”, yang menghadirkan pesan persatuan dari Sabang sampai Merauke. Lalu, drama “Langkah Damai untuk Indonesia” kembali dipentaskan dalam versi singkat, untuk meneguhkan kembali pesan damai sebelum menuju acara hiburan kebangsaan.

Acara kemudian dimeriahkan dengan festival musik kebangsaan, di mana lagu-lagu perjuangan dan kebersamaan dibawakan guna mengobarkan semangat persatuan. 

Musik dijadikan medium yang menyatukan mahasiswa dan masyarakat dalam satu rasa kebangsaan.

Sebagai puncak acara, mahasiswa bersama masyarakat membacakan Deklarasi Mahasiswa Indonesia. Deklarasi ini berisi komitmen kolektif untuk menolak anarkisme, mengutamakan dialog, membangun literasi digital, serta menjaga persatuan bangsa. 

Momentum ini menandai tekad generasi muda untuk menjadikan tragedi 25 Agustus sebagai pelajaran, sekaligus pijakan menuju masa depan yang damai.

Dalam talkshow “Refleksi Agustus 2025: Menjaga Aspirasi Damai dan Persatuan Bangsa”, para narasumber memberikan pandangan kritis mengenai peran mahasiswa, media sosial, dan solidaritas pasca-kerusuhan.

Silvia Tjan menekankan literasi digital dan tanggung jawab kreator konten. Ia mencontohkan kasus video Bu Sri Mulyani yang viral dan menimbulkan salah persepsi publik. 

Menurutnya, mahasiswa harus membiasakan tabayyun dan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

“Headline berita harus selalu di-crosscheck. Kasus video Bu Sri jadi pelajaran bahwa potongan informasi bisa menyesatkan. Mahasiswa perlu tabayyun agar tidak mudah terprovokasi hoaks.”

Kevin Geraldi Nguyen melihat kerusuhan 25 Agustus lahir dari lemahnya literasi politik, infiltrasi kepentingan, dan kurangnya kontrol massa. 

Ia membagikan pengalaman di lapangan, mulai dari anak STM yang menyiapkan molotov, keberadaan ibu-ibu berkerudung pink, hingga isu orang hilang. Kevin juga menegaskan perlunya konsekuensi hukum bagi influencer penyebar hoaks.

“Kerusuhan 25 Agustus terjadi karena lemahnya literasi politik, infiltrasi kepentingan, dan minimnya kontrol massa. Dari anak STM yang siapkan molotov, ibu-ibu berkerudung pink, hingga influencer penyebar hoaks—semuanya menunjukkan betapa bahayanya provokasi digital.”

Ahmad Samsul Munir menegaskan organisasi mahasiswa, khususnya BEM, harus jadi penyalur aspirasi tanpa kekerasan. 

Ia menekankan pentingnya memilah berita hoaks, menyiapkan tuntutan berbasis data, serta menghindari sikap ikut-ikutan yang justru memicu anarkisme.

“BEM harus kritis berbasis data dan jadi penyalur aspirasi tanpa kekerasan. Kami menolak terjebak dalam hoaks maupun fomo anarkis, karena perjuangan mahasiswa harus menjaga persatuan.”

Achmad Baha’ur Rifqi menyoroti pentingnya solidaritas lintas kampus dan penyampaian tuntutan yang damai. Menurutnya, aksi 25 Agustus harus menjadi pelajaran bersama agar mahasiswa tidak terjebak dalam kepentingan politik jangka pendek.

“Aksi 25 Agustus harus jadi pelajaran kolektif. Gerakan mahasiswa tidak boleh dimanfaatkan politik sempit, dan tuntutan harus disampaikan terstruktur serta damai melalui forum lintas kampus.”

Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Mahasiswa Indonesia Damai yang memuat lima poin utama. Isinya menegaskan sikap mahasiswa untuk: menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi, mengajak masyarakat menjaga Indonesia tetap damai dan aman, meneguhkan persatuan bangsa, berkomitmen menjadi mitra kritis serta konstruktif bagi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deklarasi itu menegaskan bahwa mahasiswa akan selalu hadir di garda depan sebagai agen perubahan, pembawa aspirasi damai, sekaligus penjaga persatuan bangsa.

Dari Taman Proklamator, suara mahasiswa menggema ke seluruh negeri menyebutkan, "Mahasiswa Bersatu, Menolak Anarkisme, Merawat Persatuan Bangsa.” (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) buka suara usai cabang olahraga (cabor) dayung dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan SEA Games 2027 di Malaysia. Indonesia pun terancam kehilangan salah satu sumber medali emas andalannya.
Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Rabu (4/11/2026).
Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Sejumlah anggota kepolisian hingga TNI mengalami luka akibat aksi unjuk rasa penolakan konser musisi Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang sempat ricuh pada Selasa (3/11/2026) malam.
Kapan Sebaiknya Shalat Taubat? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Lengkap dengan Tata Caranya

Kapan Sebaiknya Shalat Taubat? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Lengkap dengan Tata Caranya

Apabila anda telah melakukan kesalahan, sebaiknya segera melakukan shalat taubat. Selain shalat taubat, seseorang juga harus memenuhi beberapa hal dalam proses.
Pelindo Hadirkan Dashboard ACS, Transaksi Kepelabuhanan Kini Lebih Transparan dan Mudah

Pelindo Hadirkan Dashboard ACS, Transaksi Kepelabuhanan Kini Lebih Transparan dan Mudah

Pelindo memperkuat transparansi transaksi kepelabuhanan melalui Dashboard ACS. Simak fitur, manfaat, dan integrasi sistem pembayaran digital dengan Bank BRI dan Mandiri.
Bruno Fernandes Bicara soal Nasib Michael Carrick di Manchester United usai Tumbangkan AS Roma

Bruno Fernandes Bicara soal Nasib Michael Carrick di Manchester United usai Tumbangkan AS Roma

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, berbicara soal nasib Michael Carrick setelah kemenangan atas AS Roma. Menurutnya, ini bukanlah misi penyelamatan pekerjaan Carrick.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Sejumlah institusi negara memang memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan dengan menggunakan perangkat khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selengkapnya

Viral