News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggaran Capai Ratusan Miliar Tapi Warga Jakarta Masih Tak Punya MCK, Komisi D DPRD: Miris Terjadi di Tengah Kota

Wakil Ketua Komisi D dari Fraksi NasDem, Muhammad Idris, menilai soal masih banyaknya warga Jakarta yang tidak punya MCK tidak seharusnya terjadi di Ibu Kota.
Kamis, 25 September 2025 - 15:15 WIB
Kawasan kumuh Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Jumat (19/9).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi warga Jakarta yang masih belum memiliki fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) memicu keprihatinan DPRD DKI Jakarta.

Wakil Ketua Komisi D dari Fraksi NasDem, Muhammad Idris, menilai situasi tersebut tidak seharusnya terjadi di tengah Ibu Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya saya cukup miris ya, di tengah kota, di Jakarta, masih ada beberapa yang tidak memiliki MCK. Namun, dari Komisi D, tentunya saya berharap bagaimana wali kota mengawasi hal ini,” ujar Idris saat dihubungi tvOnenews.com, Kamis (25/9/2025).

Idris menegaskan, ketersediaan MCK adalah kebutuhan mendasar yang wajib dipenuhi. Menurutnya, penyelesaian persoalan ini harus segera ditindaklanjuti melalui komunikasi langsung dengan pemerintah kota.

“Nah, namun saya sekali lagi untuk menyelesaikan permasalahan ini, berharap saya bisa berkomunikasi langsung dengan pihak wali kota (Jakarta Pusat) terkait untuk bisa segera menyelesaikan permasalahan ini,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah Komisi D akan memanggil wali kota terkait persoalan ini, Idris menyatakan akan mengupayakan hal tersebut.

“Saya berharap tentu kita menjelaskan kepada bapak wali kota terkait dengan permasalahan ini. Kalau misalnya memang tentu saja bila kami menemuinya langsung, bagaimana kami berharap semua permasalahan terkait hal tersebut bisa segera diselesaikan,” ungkap dia.

Idris juga menyoroti besarnya alokasi anggaran penataan kawasan kumuh yang dikelola Pemprov DKI.

“Oh iya. Kita lihat dulu, sebesar apa yang ingin kita bangun. Karena memang kita tidak tahu apa namanya, persis seperti apa di lapangan. Harapannya kalau pun memang itu sudah begitu besar, ya mungkin anggarannya akan begitu besar. Kita juga akan meneliti betul, menyisir betul bagaimana anggaran ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan warga masyarakat DKI,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua RW 004 Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat, Andi (57), mengungkapkan sekitar 2–3 persen dari 3.000 jiwa warganya masih tidak memiliki MCK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Banyak juga rumah warga itu yang belum punya kamar mandi ya. Ada beberapa lah, ya sekitar kurang lebih 2-3 persen,” kata Andi, Selasa (23/9/2025).

Andi menambahkan, pembangunan MCK justru pernah ditangani langsung oleh Kementerian Sosial saat Tri Rismaharini menjabat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral