GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kisah Cinta Pierre Tendean, Ajudan Gagah Jenderal Nasution yang Banyak Dilirik Kaum Hawa, Dikenang Jadi Pahlawan Revolusi

Pierre Tendean merupakan ajudan muda yang gagah dari Jenderal Nasution. Meski kisahnya sudah lama, namun peristiwanya masih membekas dan menjadi sejarah
Kamis, 25 September 2025 - 23:41 WIB
Mengenal Kisah Cinta Pierre Tendean, Ajudan Gagah Jenderal Nasution yang Banyak Dilirik Kaum Hawa, Dikenang Jadi Pahlawan Revolusi
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Wikipedia-pierresangpatriot

Jakarta, tvOnenews.com- Bagi rakyat Indonesia, nama Pierre Tendean begitu familiar di telinga. Sebab kisahnya melekat pada tragedi G30S PKI.  

Mengenal Kisah Cinta Pierre Tendean, Ajudan Gagah Jenderal Nasution yang Banyak Dilirik Kaum Hawa, Dikenang Jadi Pahlawan Revolusi
Mengenal Kisah Cinta Pierre Tendean, Ajudan Gagah Jenderal Nasution yang Banyak Dilirik Kaum Hawa, Dikenang Jadi Pahlawan Revolusi
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Wikipedia-pierresangpatriot

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Pierre Tendean merupakan ajudan muda yang gagah dari Jenderal Nasution. Meski kisahnya sudah lama, namun peristiwanya masih membekas dan menjadi sejarah Indonesia.

Apabila bicara soal peringatan Gerakan 30 September (G30S), ada sosok patriot yang tak lekang dalam ingatan. Seorang taruna Akademi Teknik AD (Atekad) yang rela berkorban hingga titik darah penghabisan.

Diketahui, Pierre Tendean adalah taruna Atekad lulusan tahun 1961. Sosoknya yang rupawan, buat banyak digandrungi wanita sejak zaman sekolah. 

Sebagaimana dikutip dari buku Biografinya "Sang Patriot, Kisah Seorang Pahlawan Revolusi" dikatakan ada 3 wanita siswi SMA Dago yang taruhan untuk mendapatkan hati Pierre.

Pahlawan muda ini, tak menerima satupun dari gadis Bandung itu yang diterima oleh Pierre karena alasan sedang belajar untuk menyelesaikan pendidikan. 

Pierre ternyata lahir di Batavia, 21 Februari 1939. Ia merupakan putra blasteran (Minahasa-Prancis) dari pasangan Aurelius Lammert Tendean (Minahasa) dan Maria Elizabet Cornet (Prancis Kaukasian). 

Tak heran, Pierre termasuk siswa yang populer. Selain disiplin, ia juga sebagai olahragawan, pemain bola basket, tenis, dan sepak bola. 

Hal itu membuatnya jadi komandan korps taruna. Semakin buat wanita klepek-klepek.

Dia juga sering mendapat ledekan karena paras indonya. Pelecehan itu sering secara verbal berupa pertanyaan sindiran.

Diam-diam taruna muda ini, menjalani kisah cinta dengan gadis Medan bermula saat dirinya lulus dari Atekad dan ditempatkan di Medan. 

Di kota itulah, Pierre mulai membuka hati, bertemu tambatan hatinya Rukimini Chamim, gadis Medan keturunan Jawa. Meski tak lama dinas di Medan, namun kisah cinta dengan Mimin (panggilan Rukmini) tetap berlanjut.

Kemudian, Pierre pernah mengikuti pelatihan intelijen di Pusat Pendidikan Intelijen (Pusdikintel), untuk dipersiapkaan mengawal Menteri Oei Tjoe Tat ke Malaysia.

Seperti dikutip viva.co.id dari laman Histeria, Oei Tjoe Tat ditugaskan oleh Presiden Sukarno untuk menjalin hubungan dan kerja sama dengan semua pihak yang anti dengan pembentukan federasi Malaysia. 

"Misi ini dilakukan Oei dan Pierre dengan cara menyamar. Oei berlakon sebagai pedagang Tionghoa. Sementara Pierre, dengan wajah bulenya cukup apik berperan sebagai turis," keterangan di laman Histeria.

Dia pun memulai kariernya pada April 1965, Pierre dipercaya menjadi ajudan Menteri Pertahanan dan Keamanan Jenderal Abdul Haris Nasution. 

Diketahui, Pangkatnya naik jadi letnan satu dan tergolong ajudan termuda. Dari garis ibunya, Pierre masih berkerabat dengan Johana Sunarti Gondokusumo, istri Nasution.

Di sisi pekerjaannya, sehari-hari mengawal Nasution, Pierre kerap jadi pusat perhatian karena ketampanannya. Apabila Nasution diundang sebagai pembicara dalam seminar atau konferensi. Lalu, Pierre ikut jadi sorotan terutama dari kaum hawa.

Dari sinilah kemudian terkenal istilah, “Telinga kami untuk Pak Nas, tetapi mata kami untuk ajudannya.”

Siapa sangka, awla karier itu jadi langkah terakhirnya. Di malam 1 Oktober 1965 jadi hari pengabdian terakhir Pierre bagi keluarga Nasution. 

Pierre Tendean malah jadi korban saat pasukan Tjakrabirawa hendak meringkus Nasution. Jadi korban salah tangkap itu, buatnya berakhir di lubang buaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tersebut, memastikan kalau salah satu korban pembunuhan Gerakan 30 September 1965 atau G30S PKI ada Pierre Tendean. Dia tewas bersama enam perwira tinggi AD yang disebut Pahlawan Revolusi.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik Kasus Anak Dituduh Bunuh Ayah di Pemalang, Anggota DPR: Harus Dicari Solusi!

Polemik Kasus Anak Dituduh Bunuh Ayah di Pemalang, Anggota DPR: Harus Dicari Solusi!

Kasus seorang anak yang dituduh membunuh ayah kandungnya sendiri di Pemalang, Jawa Tengah mengundang anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo untuk bersuara
Kemenkeu Ungkap Skandal Ekspor CPO, 10 Perusahaan Raksasa Diduga Terlibat

Kemenkeu Ungkap Skandal Ekspor CPO, 10 Perusahaan Raksasa Diduga Terlibat

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap dugaan praktik manipulasi nilai ekspor yang melibatkan sedikitnya 10 perusahaan besar eksportir crude palm oil (CPO).
Ayah Max Verstappen dan Bos Mercedes Lakukan Pembicaraan di F1 GP Kanada 2026, Red Bull Langsung Angkat Bicara

Ayah Max Verstappen dan Bos Mercedes Lakukan Pembicaraan di F1 GP Kanada 2026, Red Bull Langsung Angkat Bicara

Gelaran F1 GP Kanada 2026 yang berlangsung akhir pekan kemarin memunculkan rumor panas terkait masa depan Max Verstappen bersama Red Bull pada musim depan.
Termasuk Bek Asal Barcelona, Ini 3 Calon Pengganti Jay Idzes di Timnas Indonesia yang Terancam Absen pada FIFA Matchday

Termasuk Bek Asal Barcelona, Ini 3 Calon Pengganti Jay Idzes di Timnas Indonesia yang Terancam Absen pada FIFA Matchday

Jay Idzes berada dalam kondisi yang buat Timnas Indonesia harap-harap cemas jelang FIFA Matchday. Bek sekaligus kapten Garuda itu terancam menepi akibat cedera.
Kata-kata Pertama George Russell Pasca Gagal Finis di Balapan Utama F1 GP Kanada 2026: Rasanya Seperti...

Kata-kata Pertama George Russell Pasca Gagal Finis di Balapan Utama F1 GP Kanada 2026: Rasanya Seperti...

Pembalap Mercedes dari Inggris, George Russell, mengungkapkan rasa frustrasinya setelah gagal finis saat memimpin balapan utama  F1 GP Kanada 2026 kemarin.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam terheran-heran dengan cara John Herdman mempertajam Timnas Indonesia, ternyata bukan dengan menambah striker baru di Timnas Indonesia, lalu apa?

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
Selengkapnya

Viral