News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dicabuli Oknum Kiai Ternama di Bekasi sejak Kelas 2 SMP, Anak Angkat Kaget Baru Tahu Jadi Buah Hati MR saat SMA

ZA (22), anak angkat MR (52) oknum kiai/ustaz ternama di Bekasi mengungkap dirinya baru mengetahui sebagai anak angkat ulama tersebut saat duduk di bangku SMA.
Jumat, 26 September 2025 - 03:13 WIB
Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur
Sumber :
  • Mutawakkir Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Anak angkat MR oknum kiai ternama di Bekasi, ZA (22) mengungkap dirinya baru mengetahui sebagai anak angkat ulama tersebut saat duduk di bangku SMA.

"Sebenarnya aku selama ini nggak tahu kalau aku anak angkat dari si pelaku ini, cuma aku baru tahu itu pas aku naik kelas 2 SMA," ungkap ZA saat konferensi pers di Klinik Athena Kemang milik dr Richard Lee di Jakarta Selatan dikutip, Jumat (26/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ZA baru menyadari hal ini ketika istri oknum kiai sekaligus ibu angkatnya memergoki sang suami diduga sedang mencabuli dirinya.

"Aku lagi dicab*li sama si pelaku ini pas lagi tidur siang. Di situ aku baru tahu kalau aku bukan anak kandung si pelaku," jelas dia.

ZA (22), anak angkat dan SA (21) kiai MR oknum ulama di Bekasi bersama dr Richard Lee saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis
ZA (22), anak angkat dan SA (21) kiai MR oknum ulama di Bekasi bersama dr Richard Lee saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis
Sumber :
  • Instagram/dr Richard Lee

 

Dalam podcast YouTube dr Richard Lee, ZA menceritakan baru mengetahui orang tua kandung dirinya masih ada, kebetulan ia anak kembar.

"Ada, anak orang tua aku ada lima, kembaran aku cowok. Jadi, aku diangkat karena waktu itu alasannya kata dari mama aku si pelaku ini mau mancing anak buat istrinya biar hamil," cerita ZA.

Usut punya usut, ia menjadi anak angkat oknum ustaz itu sedari berusia 16 bulan, namun telah mendapat kekerasan secara fisik oleh MR.

"Si pelaku ini agak temperamen, dari kecil setiap mau mandi pasti kepala aku selalu dicelupin ke dalam gentong besar di dalam kamar mandi. Aku nggak ngerti maksud dia kayak gitu," terangnya.

Akibatnya, ZA yang mengalami nasib tragis sejak belia trauma setiap bertemu dan memutuskan pisah rumah dengan pelaku.

Namun, ketika ZA duduk di bangku kelas 2 SMP hingga kuliah, nasibnya kembali mengenaskan yakni diduga mengalami aksi pencabulan MR.

Keponakan dan anak angkat Kiai MR ceritakan kronologi lengkap aksi pencabulan tokoh agama di Bekasi tersebut.
Keponakan dan anak angkat Kiai MR ceritakan kronologi lengkap aksi pencabulan tokoh agama di Bekasi tersebut.
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube dr Richard Lee

 

Ia menceritakan kronologi dirinya diduga diperkosa secara paksa sejak SMP hingga kuliah.

"Pokoknya dari kelas 1 SMP, dia udah ngebiasain aku kayak colek-colek. Menurut aku awalnya itu rasa sayang orang tua ke anak. Aku juga nggak terlalu paham waktu itu," jelasnya.

Ia selalu mengalami peristiwa tragis tersebut sejak liburan pesantren saat masih kelas 2 SMP dan selalu berulang hingga sekarang.

Ironisnya lagi, ia kerap dipaksa mengirim video asusila dirinya, terutama saat ingin ditransfer uang oleh pelaku.

"Itu setiap istrinya nggak ada atau pasti cari cara agar istrinya disuruh kayak nganter (makanan) dari hasil ceramah ke ibunya," tuturnya.

Diketahui, peristiwa dugaan pemerkosaan juga dialami SA (21), keponakan MR. Ia berbagi kisah nasib tragis tersebut berlangsung sejak kelas 6 SD.

MR merupakan oknum ternama di Bekasi yang menjabat sebagai Ketua FPAU (Forum Penjaga Alim Ulama). Pelaku juga memiliki sekolah bernama Yayasan Arrohiliyah Bekasi (YAHIB).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Agta Bhuwana Putra membenarkan ZA dan SA diduga menjadi korban asusila MR sejak keduanya duduk di bangku SD dan SMP.

Polisi menindaklanjuti kasus bejat ayah angkatnya setelah ZA melapor terakhir kali pada 27 Juni 2025.

"Ya, sudah kami tetapkan tersangka kemarin Rabu, 24 September 2025 dan per hari ini sudah kami lakukan penahanan di polres," ungkap AKBP Agta kepada awak media, Kamis (25/9/2025).

MR ditetapkan melanggar UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi menyatakan bahwa fasilitas energi penting di Arab Saudi baru-baru ini telah menjadi sasaran beberapa serangan, termasuk fasilitas produksi, transportasi, dan penyulingan minyak dan gas.
73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.
Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Inter Milan mulai menyiapkan langkah besar untuk merombak sektor sayap mereka menjelang bursa transfer musim panas. Nama Marco Palestra muncul sebagai opsi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral