News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamenkomdigi Ungkap Tantangan Jurnalisme di Era AI, Disiplin Verifikasi Tetap Jadi Senjata Utama Wartawan

Kecanggihan teknologi digital dan AI mau tidak mau akan menggeser pola kerja serta hubungan profesional di dalam dunia industri, tak terkecuali industri media dan jurnalisme.
Jumat, 26 September 2025 - 14:54 WIB
Wamenkomdigi Nezar Patria saat workshop wartawan yang digelar United Tractors dengan tema 'AI dalam Ruang Redaksi'.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria memaparkan bahwa teknologi artificial intelligence (AI), turut berdampak besar sekaligus menjadi tantangan baru bagi dunia jurnalisme.

Mulai dari produksi berita hingga model bisnis media, seluruh aspek kini dituntut beradaptasi dengan cepatnya teknologi kecerdasan buatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nezar mengungkapkan, AI di abad ke-21 berkembang sangat pesat sehingga mampu menggabungkan teks, gambar, serta audio untuk menghasilkan foto maupun video yang sangat realistis.

Perubahan era yang sangat mutkahir ini tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga menggeser pola kerja serta hubungan profesional di dalam industri, tak terkecuali industri media.

“Perkembangan teknologi ini mengubah hubungan-hubungan profesional dan hubungan produksi yang ada di dalam korporasi ataupun di dalam industri," kata Nezar saat mengisi workshop wartawan yang digelar United Tractors dengan tema 'AI dalam Ruang Redaksi', Kamis (25/9/2025).

"Ini yang mengguncangkan banyak sisi dari masyarakat, termasuk juga jurnalisme," jelasnya.

Ia menguraikan, terdapat dua tantangan utama yang kini dihadapi media. Pertama, dominasi platform media sosial yang mengambil alih kendali atas audiens.

"Dulu saat di media cetak ada hubungan emosional yang kuat antara pembaca dan media. Lalu datang platform, media sosial, yang mengontrol audiens."

"Sekarang direct traffic ke situs sangat kecil karena rata-rata sebagian besar distribusi konten media lewat platform media sosial," ucap Nezar.

Lebih lanjut, tantangan kedua adalah kemunculan AI generatif yang mampu memproduksi konten secara otomatis.

Teknologi ini bahkan bisa merangkum data hingga menyusun naskah berita secara instan.

"Hanya reporter yang dibutuhkan. Untuk pengolahan data dan lainnya itu bisa dikerjakan oleh generative AI. Platform-platform aplikasi AI bisa mengubah bahan-bahan itu dan menjadi tulisan," ucapnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menimbulkan persoalan baru, khususnya terkait hak cipta wartawan.

Pasalnya, AI dapat meniru gaya penulisan media sehingga berpotensi melahirkan konten palsu.

Risiko misinformasi juga semakin tinggi karena siapa pun dapat memproduksi berita tanpa standar kredibilitas.

"Kemudian muncul apa yang kita kenal sebagai information disorder atau kekacauan informasi. Karena apa? Kita tidak tahu lagi mana informasi yang benar atau tidak benar."

"Apalagi dengan AI, kita tidak tahu apakah ini produk buatan AI atau ini produk yang dibuat oleh manusia," kata Nezar.

Ia mencontohkan, sejumlah media global telah mulai mengambil langkah strategis menghadapi gempuran AI.

New York Times, misalnya, mengubah entitasnya menjadi perusahaan teknologi demi menjaga daya saing.

"Jadi struktur organisasinya berubah. Konten hanya sub dari tech company karena mereka melawan platform media sosial. Makanya kita kalau cari New York Times di Google, kita cuma dapat ringkasan (berita) kecil saja, selanjutnya kalau Anda mau baca harus berlangganan," kata Nezar.

Selain itu, berbagai media internasional kini membangun koalisi untuk menjaga otentisitas produk jurnalistik.

Upaya ini dilakukan agar publik dapat membedakan karya yang ditulis jurnalis dengan konten yang dihasilkan AI, sekaligus mencegah mesin AI mengambil data dari situs berita.

Nezar menegaskan, jurnalisme tetap memiliki keunggulan fundamental dibandingkan AI, yaitu disiplin verifikasi.

“Disiplin verifikasi ini yang paling penting dan hanya para profesional yang mendedikasikan dirinya untuk mencari akurasi, kebenaran dalam laporan yang bisa dilakukan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan peta jalan nasional AI untuk mendorong pemanfaatan teknologi secara etis dan bertanggung jawab.

“Kita berharap industri media bisa adaptif dengan perubahan-perubahan yang terjadi ini,” ucapnya.

Sebagai penutup, Nezar menilai transformasi digital memang membawa tekanan besar bagi industri pers, tetapi sebenarnya juga sekaligus membuka ruang inovasi.

Menurutnya, hanya media yang mampu beradaptasi dan menjaga integritas jurnalistik yang dapat bertahan di tengah derasnya arus teknologi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesi workshop wartawan ini juga diisi oleh Pakar Teknologi Informasi, Onno W. Purbo dan Pakar AI serta Digital Forensik, Ruby Alamsyah.

Setelah itu, acara dilanjutkan sesi corporate update menghadirkan perwakilan dari berbagai anak usaha dalam Grup UT, antara lain Ari Setiyawan dan Sara K. Loebis dari PT United Tractors Tbk; Boy G. Kalauserang dari PT Energia Prima Nusantara (EPN); Gunawan Setiadi dari PT Pamapersada Nusantara (PAMA); serta Katarina Siburian H. dari PT Agincourt Resources (PTAR). (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral