News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh BCA Mobile, myBCA, dan Blu Error Serentak: Nasabah Ngamuk di Medsos, BCA Akhirnya Buka Suara

BCA Mobile, myBCA, dan blu by BCA sempat error serentak hingga bikin warganet ngamuk di media sosial. BCA akhirnya buka suara dan pastikan layanan sudah normal.
Senin, 29 September 2025 - 10:54 WIB
Menara BCA
Sumber :
  • BCA

Jakarta, tvOnenews.com – Layanan digital perbankan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sempat mengalami gangguan pada Senin pagi (29/9/2025). Aplikasi BCA Mobile, myBCA, dan blu by BCA dilaporkan tidak bisa diakses sejak sekitar pukul 06.30 WIB, membuat ribuan nasabah panik dan ramai-ramai mengeluh di media sosial.

Gangguan ini langsung menjadi perbincangan hangat di platform X (dulu Twitter). Banyak pengguna yang melampiaskan kekesalan karena tidak bisa melakukan transaksi harian, mulai dari top up saldo hingga pembayaran di SPBU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warganet Ramai-ramai Protes

Salah satu akun X dengan nada kesal menulis, “Aplikasi MyBCA @HaloBCA dan @blubybcadigital bermasalah. Jangan bilang belum ada info, sudah banyak yang lapor. CS juga harusnya punya akses dong.”

Ada pula pengguna lain yang menambahkan, “Awali Senin pagi ini dengan M-BANKING BCA ERROR… !!!!!!!!!!!!!. @HaloBCA #bca.”

Tak hanya itu, beberapa warganet membagikan pengalaman nyata akibat gangguan tersebut. Ada yang mengaku ditahan di SPBU karena tidak bisa membayar lewat aplikasi BCA, hingga gagal melakukan transfer penting.

Seorang pengguna bahkan bercerita bagaimana dirinya telat masuk kantor lantaran tidak bisa top up Flazz dan harus meminta bantuan orang tuanya untuk mengisi saldo e-wallet lain. “Summary pagi ini: Mau naik kereta > Flazz abis > mau top up > semua aplikasi BCA error > duit semua di BCA grup > telfon emak minta isiin GoPay > telat masuk kantor,” tulis akun lain.

BCA Akhirnya Angkat Bicara

Tingginya keluhan publik membuat BCA akhirnya buka suara. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyampaikan permintaan maaf sekaligus memastikan bahwa sistem kini sudah kembali normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehubungan dengan kendala yang sempat dialami nasabah saat bertransaksi dengan produk layanan BCA, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini sistem sudah berangsur normal. Kami mengimbau nasabah untuk melakukan pengecekan secara berkala pada aplikasi myBCA dan BCA Mobile," ujar Hera dalam keterangannya.

Tak hanya BCA induk, Direktur Utama BCA Digital, Lanny Budiati, juga mengonfirmasi bahwa blu by BCA sempat mengalami kendala teknis. Ia meminta maaf dan menegaskan tim teknis segera melakukan perbaikan agar layanan kembali berjalan normal.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Banjarmasin. OTT ini dilakukan di hari yang sama, Rabu (4/2/2026).
Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Kepolisian Sektor Senduro Lumajang Jawa Timur, akhirnya berhasil menemukan pelaku pembuang bayi laki-laki di sebuah warung gorengan Desa Kandangan Kecamatan Senduro Lumajang, pada Rabu (4/2) pagi.
Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Kasus anak bunuh diri di NTT, negara seharusnya tidak boleh kecolongan hanya karena jalur komunikasi antara masyarakat dan pemerintah tersumbat, baik secara administratif maupun sosial.
Bahar Bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar Bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar bin Smith minta penundaan pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser Kota Tangerang hari ini.
Presiden Instruksikan Penggunaan Genteng untuk Program 3 Juta Rumah, Ini Respon Pengrajin Lokal di Banyuasin

Presiden Instruksikan Penggunaan Genteng untuk Program 3 Juta Rumah, Ini Respon Pengrajin Lokal di Banyuasin

Presiden Prabowo Subianto menurunkan instruksi penggunaan genteng untuk program 3 juta rumah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) seluruh
Tiket Arus Balik H+1 Lebaran 2026 Mulai Dijual Malam Ini, Simak Jadwalnya!

Tiket Arus Balik H+1 Lebaran 2026 Mulai Dijual Malam Ini, Simak Jadwalnya!

PT KAI mulai melakukan penjualan tiket kereta api untuk periode arus balik H+1 Lebaran 2026 pada Kamis (5/2/2026). Ini jadwal lengkap pemesanan tiket arus balik

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT