Bukan MBG, Makan Gratis Siswa di Sekolah Rakyat Pakai Sistem Catering
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tidak menyasar ke Sekolah Rakyat. Meskipun seluruh siswa mendapat makan bergizi secara gratis, tetapi pemerintah menerapkan sistem catering untuk Sekolah Rakyat.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Ratu Muyanengsih, menjelaskan sistem catering ini sudah diterapkan sejak siswa tinggal di sini. Diketahui, SRMA 10 Margaguna yang berlokasi di Jakarta Selatan ini mulai aktif pada 14 Juli 2025.
“Kami catering. Ada catering khusus ngedrop (mengantar) ke sini,” kata Ratu saat ditemui tvOnenews di SRMA 10 Margaguna Jakarta, Senin (29/9/2025).
Dia mengungkapkan hingga saat ini total siswa yang bersekolah di SRMA 10 Margaguna sudah mencapai 100 orang, terdiri dari 41 perempuan dan 59 laki-laki.
Mereka mendapat makan gratis setiap 3 kali sehari. Dengan jadwal pukul 06.00 WIB sebelum kegiatan dimulai, pukul 12.00 WIB pada jam istirahat, dan pukul 18.30 WIB atau setelah salat magrib bagi yang muslim.
Ratu menuturkan anak-anak juga mendapat makanan ringan atau snack sehari 2 kali.
“Setiap hari (catering). Di Sekolah Rakyat ini semua anak semuanya gratis, termasuk makan. Dapat makan sehari 3 kali. Dapet snack sehari 2 kali. Dan itu diantar ke sini,” katanya.
Ratu mengatakan selama ini seluruh siswa tidak bermasalah dengan makanan yang diberikan. Mereka juga mendapat menu makanan yang berbeda-beda setiap harinya.
Namun, pemerintah berencana untuk menyetop catering dan beralih dengan cara masak sendiri di dapur pribadi sekolah.
“Sudah ada sih tukang masaknya, chefnya. Cuma karena perlengkapan dapurnya itu belum lengkap, masih berproses. Baru ada kulkas. Terus tempat freezer gitu kan. Terus sama kompor. Jadi belum ada perintah untuk memasak,” jelasnya. (saa/rpi)
Load more