News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Instruksi Presiden Prabowo: Semua Makanan MBG Harus Lolos Tes ‘Racun’ di SPPG Polri!

Usai ribuan kasus keracunan, BGN pastikan setiap makanan Program MBG diuji dengan rapid test di SPPG Polri sesuai instruksi Presiden Prabowo.
Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:29 WIB
Menu MBG
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini wajib melalui uji cepat (rapid test) sebelum dibagikan. Langkah ini diterapkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri, menyusul instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan alat uji makanan sudah digunakan untuk memastikan setiap hidangan aman, bebas racun, dan layak dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pak Presiden telah memerintahkan agar di setiap SPPG memiliki alat rapid test. Ini digunakan untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan, dan sudah diterapkan di SPPG Polri,” ujar Dadan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (1/10/2025).

Antisipasi Kasus Keracunan Ribuan Penerima MBG

Kebijakan ini muncul setelah catatan per 30 September 2025, sebanyak 6.456 penerima manfaat MBG mengalami keracunan makanan. Akibatnya, sejumlah SPPG yang terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) langsung ditutup sementara.

“SPPG yang tidak patuh SOP dan menimbulkan kasus keracunan akan kita tutup sementara sampai ada perbaikan,” tegas Dadan.

Perketat Pengawasan: Dari Bahan Baku hingga Alat Makan

Selain penggunaan alat uji makanan, pemerintah juga memperketat seluruh rantai distribusi MBG. Beberapa langkah tambahan yang wajib dipatuhi SPPG, antara lain:

  • Seleksi ketat penyuplai bahan baku

  • Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) bagi setiap SPPG

  • Kewajiban memiliki alat sterilisasi agar peralatan makan selalu steril

Menurut Dadan, sebagian besar kasus keracunan terjadi akibat ketidakpatuhan terhadap SOP. Misalnya, pembelian bahan baku tidak sesuai ketentuan. BGN menetapkan bahan baku harus dibeli maksimal H-2 sebelum dimasak, namun masih ada SPPG yang membeli sejak H-4.

Selain itu, SOP juga mengatur waktu ideal penyiapan dan pengiriman makanan maksimal 6 jam, dengan optimal 4 jam. Faktanya, ada SPPG yang baru mendistribusikan makanan setelah 12 jam, sehingga meningkatkan risiko keracunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan untuk Masyarakat

BGN menegaskan bahwa pemerintah serius menjaga keberlangsungan Program MBG agar tidak lagi menimbulkan kasus keracunan massal. Dengan adanya alat uji makanan di setiap SPPG, termasuk milik Polri, masyarakat diharapkan tenang dan tetap mendukung program tersebut. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Pada 2020 lalu sosook Imroatus sempat viral lantaran filter alien yang digunakannya saat mengikuti webinar via Zoom meeting. Ternyata begini wajah aslinya.
WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

Seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial CC diamankan tim Polsek Sawah Besar usai terlibat penganiayaan sesama WNA, hingga mengakibatkan meninggal dunia di sebuah kafe, Jalan Krekot I, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).
Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Setelah sepuluh tahun fokus menyederhanakan administrasi perpajakan digital, perusahaan pengembang solusi bisnis, OnlinePajak kini bertransformasi dengan memperkenalkan identitas ekosistem baru yang lebih komprehensif. 
Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Kemendagri dan DPR terus memperkuat verifikasi penerima bansos berbasis NIK, IKD, DTSEN, dan biometrik untuk mencegah data ganda serta bantuan salah sasaran.
Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Babi esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.
Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih ingatkah Anda dengan sosok Imroatus? Sosok 'alien' yang pernah menggemparkan jagat media sosial terutama X tersebut kini diketahui telah resmi menikah.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral