News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi Ambruknya Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, BSI Maslahat Buru-buru Kirim Bantuan ke Ratusan Santri yang Jadi Korban

Banyak pihak termasuk BSI Maslahat bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa santunan kepada para santri dan dukungan logistik darurat bagi korban runtuhnya pesantren di Sidoarjo.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 13:38 WIB
BSI Maslahat mengirimkan bantuan kepada korban tragedi ambruknya gedung pesantren di Sidoarjo.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Musibah runtuhnya bangunan tiga lantai di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi tragedi memilukan yang menimpa dunia pendidikan.

Insiden tersebut menuai banyak empati, termasuk BSI Maslahat yang merespons cepat dengan langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa santunan kepada para penyintas serta dukungan logistik darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyerahan dilakukan langsung oleh RCEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Surabaya, Jajang Abdul Karim yang diterima langsung oleh Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH. Abdul Mu'id Mujib Abbas. 

Bantuan logistik yang disalurkan berupa air dalam kemasan, roti, mi instan, dan makanan siap saji. 

Selain itu, BSI Maslahat juga akan mendirikan dapur umum pada Rabu (1/10) guna memenuhi kebutuhan asupan para santri, pengurus pesantren, serta para relawan yang bertugas.

RCEO BSI Surabaya, Jajang Abdul Karim menyampaikan harapannya semoga bantuan ini bisa meringankan beban para penyintas dan pesantren. 

“Kami terus berupaya untuk cepat tanggap dalam membantu penyintas bencana. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan mendesak pesantren maupun bagi penyintas dan keluarga" ujar Jajang.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH. Abdul Mu'id Mujib Abbas menyampaikan ucapan terima kasihnya atas bantuan yang disalurkan. 

“Terima kasih banyak atas kepeduliannya terhadap musibah di Pesantren Al Khoziny. InsyaAllah bantuan tersebut sangat bermanfaat” ucapnya.

Proses Evakuasi Pondok Pesantren Al Khozyni
Proses Evakuasi Pondok Pesantren Al Khozyni
Sumber :
  • BNPB

 

Musibah runtuhnya bangunan pesantren setinggi tiga lantai terjadi pada Senin (29/09) pukul 20.23 WIB. 

Peristiwa bermula saat dilakukan pengecoran di atap lantai tiga pada malam hari tanggal (28/09). 

Diduga, pondasi yang tidak cukup kuat menyebabkan bangunan dari lantai tiga ambruk hingga ke lantai dasar yang dipergunakan sebagai musholla. 

Di waktu yang bersamaan sejumlah santri sedang menunaikan salat ashar berjemaah. 

Menurut informasi tim SAR gabungan Surabaya (30/09/2025) pukul 15.30 WIB, total korban mencapai 140 orang. Total 3 korban meninggal dunia dan diduga 38 orang masih terjebak di tengah reruntuhan. 

Para korban luka-luka dirawat intensif di beberapa rumah sakit, diantaranya RSUD Notopuro, RS Delta Surya dan RS Siti Hajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BSI Maslahat berkomitmen untuk terus hadir memberikan bantuan cepat dan tepat bagi masyarakat yang terdampak musibah. 

Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dalam menebar manfaat dan meringankan beban sesama. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari sumber terpercaya membenarkan bahwa ada kegiatan OTT pejabat Pemkab Tulungagung yang dilakukan KPK.
Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Ditlantas Polda Metro Jaya membuka empat lokasi layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan masa berlaku syarat legal berkendara itu, di wilayah Jakarta, Sabtu.
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Selengkapnya

Viral