News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham BBRI Anjlok 2,62 Persen, Big Cap Perbankan Kompak Melemah di Bursa

Saham BBRI anjlok 2,62% ke Rp3.710, sementara BBCA stagnan Rp7.500. BMRI dan BBNI ikut melemah, sektor perbankan kompak tertekan di Bursa Efek Indonesia.
Jumat, 3 Oktober 2025 - 08:47 WIB
Cum Date Jatuh pada 10 April 2025, Jangan Lewatkan Kesempatan Dapatkan Dividen Rp31,4 Triliun dari BBRI
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali diramaikan dengan pergerakan saham sektor perbankan yang cenderung melemah pada perdagangan Jumat, 3 Oktober 2025. Dari empat bank big cap (kapitalisasi jumbo) yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI), hampir seluruhnya merah. 

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI menjadi sorotan utama setelah anjlok 2,62 persen ke level Rp3.710 per saham. Angka ini turun 100 poin dari penutupan sebelumnya di Rp3.810. Kapitalisasi pasar BBRI tercatat Rp556,66 triliun dengan rasio price to earning (P/E) sebesar 9,85 kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BBRI Terseret Tekanan Jual

Penurunan tajam saham BBRI dipicu oleh tingginya tekanan jual investor. Dalam perdagangan hari ini, saham BBRI bergerak di rentang Rp3.710–Rp3.790. Dengan volume transaksi mencapai 166,75 juta lembar, BBRI masuk kategori saham paling aktif yang diperjualbelikan di bursa.

Meski mencatat dividend yield yang cukup menarik sebesar 9,26 persen, saham BBRI tetap belum mampu bertahan di zona hijau. Kondisi ini memperlihatkan adanya sentimen negatif di tengah pasar yang memicu aksi ambil untung.

BBCA Tertahan di Rp7.500

Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau stagnan di level Rp7.500 per saham. Meski tidak mencatatkan kenaikan, BBCA juga tidak merosot di tengah tren pelemahan sektor perbankan. Saham bank swasta terbesar ini bergerak di rentang Rp7.500–Rp7.600 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp915,32 triliun.

P/E ratio BBCA tercatat 16,23 kali, lebih tinggi dibandingkan bank BUMN, dengan dividend yield sebesar 4 persen. Hal ini memperlihatkan bahwa BBCA masih menjadi pilihan aman investor meski pergerakannya cenderung flat.

BMRI dan BBNI Juga Melemah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ikut terkoreksi 0,46 persen atau turun 20 poin ke level Rp4.360 per saham. Saham BMRI diperdagangkan di kisaran Rp4.360–Rp4.440 dengan kapitalisasi pasar Rp402,86 triliun. BMRI masih menawarkan dividend yield tinggi 10,69 persen, yang berpotensi menarik investor jangka panjang.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat pelemahan tipis sebesar 0,25 persen ke Rp4.040 per saham. Saham BBNI berada dalam kisaran perdagangan Rp4.040–Rp4.100. Kapitalisasi pasar BBNI terpantau Rp149,17 triliun dengan P/E ratio 7,22 kali dan dividend yield 9,26 persen.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

20  Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

20 Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

Cari caption Valentine yang romantis dan berkesan? Temukan ide caption Selamat Hari Valentine 2026 yang manis, tulus, dan cocok untuk posting di media sosial.
Isu Cerai Mencuat, Nia Ramadhani Angkat Bicara Soal Hubungannya dengan Ardi Bakrie

Isu Cerai Mencuat, Nia Ramadhani Angkat Bicara Soal Hubungannya dengan Ardi Bakrie

Nia Ramadhani akhirnya buka suara soal isu perceraian dengan Ardi Bakrie. Ia tegas membantah kabar yang menyebut rumah tangganya retak.
Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Ambisi Al Nassr untuk jadi pemenang di musim ini harus menemui jalan terjal. Sebab, Ronaldo tetap melakukan protes dengan mogok main di laga melawan Al Ittihad.
Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

Manajemen AC Milan memasuki fase krusial menjelang akhir musim dengan satu fokus utama, yakni memantau nasib para pemain yang tengah dipinjamkan ke klub lain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT