GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Siswa Keracunan MBG, BGN Didesak Evaluasi SPPG Secara Menyeluruh

Badan Gizi Nasional (BGN) diminta untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh usai rentetan kasus siswa keracunan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Minggu, 5 Oktober 2025 - 15:17 WIB
Ilustrasi siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) diminta untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh usai rentetan kasus siswa keracunan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Praktisi hukum, Krisna Murti mengatakan BGN harus melakukan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang memproduksi MBG. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya pemerintah harus memastikan bahwa makanan yang didistribusikan layak dan memenuhi gizi pelajar.

Praktisi hukum, Krisna Murti
Praktisi hukum, Krisna Murti
Sumber :
  • Istimewa

 

"MBG ini program besar. Pemerintah harus memastikan dapur-dapurnya ini bekerja dengan benar. Dapur harus mampu menjaga kualitas produksinya," kata Krisna di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Krisna mengingatkan agar evaluasi tidak hanya berfokus pada bahan baku pembuatan menu MBG. 

Melainkan evaluasi juga menyasar pada peralatan yang digunakan oleh dapur dalam menyiapkan menu MBG.

"Kalau kualitas peralatannya tidak sesuai standar, makanan yang semula kualitasnya bagus juga bisa rusak, bikin siswa keracunan," imbuhnya.

Salah satu peralatan yang disorot oleh Krisna yakni ompreng atau food tray.

Ia mengaku menemukan di lapangan bahwa ompreng yang disediakan oleh dapur MBG tidak berkualitas sehingga, berisiko tinggi mencemari makanan.

Dia mengungkapkan bahwa ompreng yang ditetapkan oleh pemerintah adalah yang berbahan stainless jenis 304.

Ketentuan ini pun sudah termuat dalam perjanjian kerja sama antara BGN dan mitra dapurnya.

Stainless 304 dipilih jarena jenis ini memiliki kualitas tinggi, anti karat, dan aman bila bersentuhan dengan makanan.

Sayangnya, kata Krisna, di lapangan ia menemukan ada dapur yang menyediakan ompreng dengan kualitas kurang bagus. 

Stainless yang digunakan jenis 204, namun dibuat sedemikian rupa agar menyerupai jenis 304.

"Di lapangan ditemukan pakai stainless jenis 204, tapi disemprot ulang supaya mirip 304. Jelas ini kan berbahaya kalau kualitas omprengnya begitu. Makanannya bisa bikin keracunan. Jelas pidana ini. Dapur tidak boleh berpikir asal ngebul, tapi mengesampingkan kualitas," kata Krisna.

Meski begitu, Krisna menegaskan dukungannya terhadap program MBG tetap berjalan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, program ini bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat dalam hal pemenuhan gizi maupun lapangan kerja.

"Kita dukung MBG tetap berjalan. Tapi harus diperbaiki tata kelolanya, terutama di area dapur-dapurnya yang memproduksi makanan," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesal dengan Pramusaji di Gedung Pakuan, Dedi Mulyadi Blak-Blakan Bilang Tak Suka dengan Jenis Orang Seperti Ini

Kesal dengan Pramusaji di Gedung Pakuan, Dedi Mulyadi Blak-Blakan Bilang Tak Suka dengan Jenis Orang Seperti Ini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi jadi sorotan setelah menegur pramusaji yang bekerja di Gedung Pakuan. Ia blak-blakan ungkap tidak menyukai orang jenis ini.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
Prabowo ‘Pasang Rem’ Investor AS: Tak Ada Lagi Ekspor Mentah, Semua Wajib Diolah di RI

Prabowo ‘Pasang Rem’ Investor AS: Tak Ada Lagi Ekspor Mentah, Semua Wajib Diolah di RI

Prabowo tegaskan hilirisasi jadi syarat investasi AS, larang ekspor bahan mentah dan wajibkan pengolahan di dalam negeri.
Hutan Terus Menyusut, Aksi Tanam Pohon Jadi Alarm Nyata Jaga Masa Depan

Hutan Terus Menyusut, Aksi Tanam Pohon Jadi Alarm Nyata Jaga Masa Depan

Kelestarian hutan jadi kunci masa depan, dunia kehilangan 10 juta hektare per tahun, aksi tanam pohon dorong pemulihan ekosistem.
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Janji Beri Sumbangan Rp17 Triliun untuk BoP

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Janji Beri Sumbangan Rp17 Triliun untuk BoP

Presiden Prabowo Subianto memberikan penjelasan soal sumbangan Rp17 triliun untuk Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.

Trending

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa mencoba memprediksi cara berpikir John Herdman yang lebih memilih Cahya Supriadi dan bukan Teja Paku Alam ataupun Ernando Ari di Timnas Indonesia.
5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

Lima pemain Timnas Indonesia tetap dipanggil ke FIFA Series 2026 meski minim menit bermain di klub. Keputusan John Herdman pun jadi sorotan publik.
Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026 di kantor dinas Gedung Pakuan Bandung.
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT