News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Saling Dorong Pedagang JPM Tanah Abang dengan Polisi Mau Geruduk Kantor Sarana Jaya

Puluhan pedagang Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang melakukan aksi demonstrasi kepada Perumda Pasar Jaya. Aksi ini dilakukan karena pedagang..
Senin, 6 Oktober 2025 - 12:22 WIB
Aksi Saling Dorong antara Pedagang JPM Tanah Abang dengan Polisi saat Geruduk Kantor Sarana Jaya
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Puluhan pedagang Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang melakukan aksi demonstrasi kepada Perumda Pasar Jaya.

Hal ini dikarenakan, para pedagang merasa keberatan dengan biaya sewa yang dinilai sangat tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, sejak Perumda Sarana Jaya mengalihkan pengelolaan kepada pihak swasta yakni PT Miratti Sarana Utama.

“Ternyata PT Miratti itu PT yang abal-abal, PT Miratti kantornya enggak ada. Udah kantornya enggak ada, abal-abal,” tegas Ketua Asosiasi Pedagang JPM Tanah Abang, Jimmy Rory, di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2025).

Terlebih kenaikan harga sewa yang tinggi tersebut dinilai memberatkan pedagang, karena daya beli masyarakat dewasa ini tengah lesu.

Para pedagang di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjerit akibat melonjaknya biaya sewa kios. Kenaikan tarif yang terjadi dua kali dalam waktu berdekatan itu dianggap memberatkan, terlebih di tengah kondisi penjualan yang terus merosot sejak beberapa tahun terakhir.

JPM Tanah Abang yang membentang di atas Jalan Jatibaru sepanjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter ini sejatinya dibangun sebagai penghubung antara Stasiun Tanah Abang dan sejumlah blok di kawasan pasar terbesar di Indonesia tersebut.

Selain menjadi jalur pejalan kaki, fasilitas itu juga menampung ratusan kios bagi pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di trotoar Jalan Jatibaru.

Relokasi para pedagang ke JPM dilakukan sejak 2018 oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya selaku pengelola dan pemilik aset.

Namun, seiring waktu, banyak pedagang yang mengaku kesulitan bertahan karena omzet terus turun. Kondisi itu makin diperparah oleh kebijakan kenaikan sewa kios yang dinilai tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tarif sewa yang semula sebesar Rp560.000 per bulan naik menjadi Rp800.000 pada awal 2024, dan belum lama ini kembali melonjak hingga Rp1,4 juta per bulan. Kenaikan beruntun itu membuat sebagian pedagang mempertimbangkan untuk menutup usahanya.

Para pedagang berharap pemerintah daerah dan pengelola dapat meninjau ulang kebijakan sewa tersebut agar mereka tetap bisa bertahan di tengah sulitnya kondisi ekonomi saat ini. (agr/iwh)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Karier 2 Mei 2026: Siap-siap Ada Peluang Baru Muncul

Ramalan Zodiak Karier 2 Mei 2026: Siap-siap Ada Peluang Baru Muncul

Ramalan zodiak karier 2 Mei 2026! Simak peluang kerja, ide baru, dan momen penting yang bisa mengubah arah karier setiap zodiak hari ini.
Buntut Kasus Kekerasan Anak, Kemen PPPA Susun Pedoman Standarisasi Daycare, CCTV Orangtua Jadi Poin Utama

Buntut Kasus Kekerasan Anak, Kemen PPPA Susun Pedoman Standarisasi Daycare, CCTV Orangtua Jadi Poin Utama

Buntut kasus kekerasan anak semakin meningkat di Daycare. Sontak, hal ini menjadi perhatian pemerintah hingga Kemen PPPA susun pedoman standarisasi Daycare.
Ketum KASBI Mengaku Sempat Dapat Intimidasi Sebelum Gelar Aksi di DPR RI

Ketum KASBI Mengaku Sempat Dapat Intimidasi Sebelum Gelar Aksi di DPR RI

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno mengaku sempat mendapatkan intimidasi sebelum melakukan aksi hari buruh atau may
Hari Buruh di Monas, Pemprov DKI Terjunkan 1.400 Petugas Kebersihan

Hari Buruh di Monas, Pemprov DKI Terjunkan 1.400 Petugas Kebersihan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas LH menerjunkan 1.400 petugas kebersihan untuk membersihkan kawasan Monas, Jakarta Pusat, usai Hari Buruh Internasional.
Terungkap, Alasan Utama Sebagian Buruh Tak Ikut Aksi ke Monas dan Lebih Memilih Aksi ke DPR

Terungkap, Alasan Utama Sebagian Buruh Tak Ikut Aksi ke Monas dan Lebih Memilih Aksi ke DPR

Terungkap, alasan utama Sebagian buruh tak ikut aksi di Monas dan lebih memilih aksi ke Gedung DPR RI. Hal ini langsung disampaikan Ketua Umum KASBI Sunarno,
May Day 2026 di DPR: “Bukan Pesta, Ini Tuntutan Keadilan”

May Day 2026 di DPR: “Bukan Pesta, Ini Tuntutan Keadilan”

Aksi May Day 2026 di DPR RI diwarnai tuntutan keadilan buruh. Massa membludak, Jalan Gatot Subroto ditutup, ribuan personel disiagakan.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Selengkapnya

Viral