GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Keberhasilan Diplomasi Prabowo dalam Pengembalian 30.000 Artefak dari Belanda, Hasnur: Saya Bangga

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman ikut angkat bicara soal hasil kesepakatan Presiden Prabowo Subianto dengan Belanda.
Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:24 WIB
Disambut Raja dan Ratu Belanda, Presiden Prabowo Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia-Belanda
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman ikut angkat bicara soal hasil kesepakatan Presiden Prabowo Subianto dengan Belanda.

Ia menilai, kesepakatan pengembalian 30.000 artefak dari Belanda ke Indonesia sebagai bukti keberhasilan diplomasi Presiden Prabowo yang membanggakan bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hasnur, harus jujur diakui, bahwa repatriasi benda-benda kuno bersejarah dalam jumlah yang sangat besar itu baru terjadi di era Presiden Prabowo. 

"Di era sebelumnya, seperti pada masa Presiden Jokowi, repatriasi juga terjadi tapi dalam jumlah yang kecil sekitar 288 artefak. Termasuk, pada masa Presiden Soeharto sudah mulai dirintis lewat Joint Recommendation 1975," katanya kepada pers di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Seperti diketahui, dalam kunjungan Presiden Prabowo ke Belanda pada 26 September lalu, salah satu oleh-oleh penting yang menjadi kabar gembira buat bangsa Indonesia adalah kesepakatan pengembalian 30.000 artefak.

Kesepakatan tersebut terjadi saat Presiden Prabowo bertemu Raja Belanda Willem -Alexander dan Ratu Maxima di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda

"Harus jujur diakui, kesepatan ini terjadi karena kepandaian Pak Prabowo dalam melakukan diplomasi budaya di kancah internasional. Sebagai bagian dari bangsa ini, saya bangga kepada beliau," ucapnya.

Meskipun, kata Hasnur, apa yang dilakukan Prabowo itu sesungguhnya merupakan upaya untuk mengambil kembali barang miliki kita sendiri yang dulu dibawa Belanda.

"Repatriasi ini kan sebenarnya merupakan sebuah pengakuan dari pihak Belanda, bahwa seluruh artefak yang mau dikembalikan itu adalah harta karun milik kita sendiri yang dulu dirampas mereka," lanjutnya.

Namun begitu, lanjut Hasnur, ada makna yang tak kalah penting dari spirit kesepakatan repatriasi itu. Yakni, simbol rekonsiliasi yang menjadi jembatan terwujudnya kerjasama kedua negara yang lebih erat, baik ekonomi, politik, maupun budaya.

"Ini kan semacam goodwill gesture untuk membuktikan adanya niat baik, kepeduliaan, keterbukaan dan kesediaan untuk bekerjasama dan saling membantu. Termasuk terafi menghapus luka lama penjajahan," tegasnya.

Terkait dengan makna penting lainnya dari repatriasi ini, Hasnur menyebutkan, selain untuk membangkitkan kesadaraan dan kebanggaan sebagai bangsa yang pernah besar, juga untuk kepentingan akademis.

Ia mencontohkan dengan kembalinya ribuan artefak itu, dunia akademis akan semakin hidup karena meransang para akademisi untuk melakukan berbagai penelitian terhadap benda-benda bersejarah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari itu, Hasnur berpendapat, repatriasi ini juga memberi ruang dan peluang secara ekonomi. Karena dengan terkumpulnya kembali ribuan artefak tersebut, akan membuka kesempatan hidupnya dunia pariwisata Indonesia.

"Minimal, koleksi ribuan artefak itu akan menjadi salah satu target kunjungan wisata yang sudah pasti akan menghasilkan devisa negara," tandasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Juga Kuliah, Siswi SMAN 1 Pontianak Langsung Dapat Jaminan Kerja usai Jawabannya Dianggap Salah oleh Juri LCC MPR

Belum Juga Kuliah, Siswi SMAN 1 Pontianak Langsung Dapat Jaminan Kerja usai Jawabannya Dianggap Salah oleh Juri LCC MPR

Ketua Komisi II DPR langsung menawarkan beasiswa dan jaminan kerja untuk Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang jawabannya dianggap salah oleh juri LCC.
Polresta Sleman Gandeng Ikatan Bidan Indonesia Bahas Legalitas Penampungan Bayi di Pakem Sleman

Polresta Sleman Gandeng Ikatan Bidan Indonesia Bahas Legalitas Penampungan Bayi di Pakem Sleman

Polresta Sleman menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) setempat untuk membahas aspek legalitas praktik penampungan bayi yang ditemukan di wilayah Hargobinangun, Pakem. 
Efek Megawati Hangestri Mendunia, Hyundai Hillstate Kembali Cetak Rekor Mentereng di Media Sosial

Efek Megawati Hangestri Mendunia, Hyundai Hillstate Kembali Cetak Rekor Mentereng di Media Sosial

Siapa sangka Megawati Hangestri mampu memberikan efek besar setelah resmi bergabung bersama Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Glendoh, Sapi Jumbo Milik Peternak di Sragen dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Glendoh, Sapi Jumbo Milik Peternak di Sragen dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Wajah sumringah terlihat dari Hadi Sumanto (83) seorang peternak sapi di Dukuh Tugu, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
AS Tolak Visa Lima Pemain Timnas Irak Jelang Piala Dunia 2026, Bagaimana Nasib Bintang Persib Bandung?

AS Tolak Visa Lima Pemain Timnas Irak Jelang Piala Dunia 2026, Bagaimana Nasib Bintang Persib Bandung?

Laporan dari media Irak mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menolak visa lima orang pemain Timnas Irak menjelang Piala Dunia 2026. Nasib bintang Persib Bandung, Frans Putros, belum diketahui.
SMAN 1 Pontianak Buka Suara soal Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Sebut Temukan Sejumlah Hal yang Perlu Dapat Perhatian dan Klarifikasi

SMAN 1 Pontianak Buka Suara soal Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Sebut Temukan Sejumlah Hal yang Perlu Dapat Perhatian dan Klarifikasi

SMAN 1 Pontianak akhirnya buka suara soal Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang saat ini menjadi sorotan. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral