News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap "Permainan Lama" di Pasar Saham, Sindir IDX dan OJK yang…

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa kritik keras IDX dan OJK soal lemahnya pengawasan terhadap praktik goreng saham yang dinilai masih marak dan rugikan investor.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:49 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akui tak takut pada siapapun dalam mengambil kebijakan.
Sumber :
  • YouTube/Investor Daily

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lemahnya penegakan hukum di pasar modal Indonesia. Ia secara terbuka mengkritik Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dinilainya belum tegas menindak praktik manipulasi harga saham atau yang dikenal dengan istilah “goreng saham.”

Dalam konferensi pers daring, Jumat (10/10/2025), Purbaya menilai praktik tersebut masih marak dan telah lama menjadi penyakit kronis di pasar modal Tanah Air. “Saya amati pasar saham kita, dan ya, masih ada yang bermain-main. Beberapa bahkan saya kenal sendiri,” ujarnya blak-blakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Goreng Saham, Ancaman Bagi Kepercayaan Investor

Menurut Purbaya, aksi spekulatif yang membuat harga saham naik-turun secara tidak wajar bukan hanya merugikan investor kecil, tapi juga merusak kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia. Ia mengingatkan bahwa fenomena seperti ini pernah menjerumuskan sejumlah perusahaan pelat merah.

“Dulu di Danareksa Sekuritas, kami hampir kolaps karena terlibat dalam transaksi spekulatif. Kasus Asabri dan Jiwasraya juga jelas akibat permainan saham seperti ini,” tegasnya.

Purbaya menyebut bahwa praktik goreng saham sudah menjadi “rahasia umum”, namun sangat sedikit pelaku yang benar-benar dijatuhi sanksi tegas. “IDX dan OJK harus lebih tegas membersihkan pasar modal dari pemain-pemain seperti ini. Kalau tidak, pasar kita akan terus dipenuhi spekulan dan bukannya investor jangka panjang,” katanya.

Peringatan Keras untuk IDX dan OJK

Pernyataan keras Purbaya disampaikan sehari setelah dirinya menghadiri rapat dengan manajemen BEI di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, pihak bursa meminta insentif pajak transaksi saham, agar pajak hanya dikenakan sekali — bukan dua kali seperti saat ini (pada transaksi beli dan jual).

Namun Purbaya menolak permintaan itu. “Saya bilang belum bisa. Insentif baru bisa diberikan kalau mereka sudah memperbaiki perilaku pasar dan melindungi investor kecil. Spekulan harus dibatasi dulu,” ujarnya tegas.

Ia menambahkan, pemerintah sebelumnya memang memberi insentif pajak untuk IPO pada masa pemulihan ekonomi 2021–2023. Namun kali ini, menurutnya, fokus utama bukan pada stimulus pajak, melainkan penegakan aturan dan perlindungan investor.

Sistem Ada, Tapi Pengawasan Lemah

Meski BEI telah menerapkan beberapa mekanisme seperti Unusual Market Activity (UMA) dan Full Call Auction (FCA) untuk mendeteksi lonjakan harga yang mencurigakan, Purbaya menilai penegakannya masih lemah.

“Masih banyak saham yang digoreng, naik cepat lalu anjlok lagi. Investor ritel yang jadi korban. Pasar tidak boleh hanya menguntungkan segelintir pihak,” katanya.

Lonjakan IHSG dan Ledakan Investor Ritel

Kritik Purbaya muncul di tengah euforia pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru-baru ini mencetak rekor tertinggi di level 8.100, naik lebih dari 7 persen sepanjang tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut data OJK, jumlah investor ritel kini mencapai sekitar 13 juta Single Investor ID (SID), meningkat pesat dari 9,5 juta pada 2022. Investor ritel bahkan menyumbang 50–60 persen aktivitas transaksi harian di bursa.

Namun, di balik pertumbuhan itu, Purbaya menilai keberlangsungan pasar modal Indonesia akan bergantung pada transparansi dan keadilan. “Pasar yang sehat tidak boleh membiarkan segelintir pemain mempermainkan harga. Kalau tidak ditindak, investor kecil akan terus jadi korban,” pungkasnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral