GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Soroti Subsidi LPG 3 Kg yang Bocor ke Orang Kaya, Pemerintah Siapkan Langkah Tegas

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kebocoran subsidi gas LPG 3 Kg yang dinikmati kalangan mampu dan industri. Pemerintah siapkan evaluasi skema subsidi.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 11:28 WIB
Bahlil Sebut Menkeu Salah Baca Data Harga LPG 3 Kg, Purbaya: Mungkin Pak Bahlil Betul, Tapi Kita Lihat Nanti
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.comPemerintah kembali menyoroti persoalan klasik dalam kebijakan subsidi energi, khususnya subsidi gas LPG 3 kilogram atau gas melon. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa masih terdapat kebocoran dan penyalahgunaan dalam penyaluran subsidi yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.

Sorotan itu disampaikan Purbaya usai menerima kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas sejumlah isu strategis, salah satunya efektivitas penyaluran LPG subsidi 3 kilogram yang dinilai belum berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di situ mungkin ada kebocoran-kebocoran, penyalahgunaan subsidi. Ke depan akan dicari cara untuk memperbaiki supaya subsidi lebih tepat sasaran,” ujar Purbaya kepada wartawan.

Menurutnya, masalah terbesar bukan hanya pada mekanisme penyaluran, tetapi juga pada identifikasi penerima manfaat. Banyak laporan menunjukkan bahwa gas LPG bersubsidi yang seharusnya digunakan oleh rumah tangga miskin justru dibeli oleh kalangan mampu, bahkan sebagian digunakan untuk keperluan industri.

“Yang saya dengar ada salah sasaran, orang kaya beli itu, ada yang dioplos, ada juga yang dipindahkan ke tempat tertentu untuk industri,” ungkapnya.

Purbaya menilai kondisi ini menggerus efektivitas anggaran negara yang setiap tahunnya mengalokasikan dana besar untuk subsidi energi. Pemerintah, kata dia, akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema subsidi LPG 3 Kg untuk menutup celah kebocoran yang masih terjadi.

“Yang bocor-bocor tadi coba dihilangkan semaksimal mungkin, kalau perlu perubahan skema,” tegasnya.

Selama ini, subsidi LPG 3 Kg diberikan secara terbuka, artinya siapa pun bisa membelinya di pasaran. Sistem seperti ini, menurut para pengamat, rawan disalahgunakan oleh pihak yang sebenarnya tidak berhak. Sebagian pelaku usaha bahkan membeli gas melon dalam jumlah besar karena harganya jauh lebih murah dibanding LPG non-subsidi.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM sebenarnya sudah mulai menerapkan penyaluran berbasis data penerima atau by name by address, yang dikaitkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun, pelaksanaannya masih bertahap dan menghadapi tantangan di lapangan, terutama soal akurasi data penerima manfaat.

Langkah evaluasi ini menjadi penting mengingat beban subsidi energi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025 saja, belanja subsidi energi mencapai ratusan triliun rupiah, di mana LPG 3 Kg menjadi salah satu komponen terbesar.

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan subsidi tidak akan dihapus, tetapi akan diarahkan agar benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak. 

“Kita bukan mau mengurangi hak masyarakat kecil, tapi memastikan subsidi itu tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh pihak yang seharusnya tidak berhak,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan rencana evaluasi tersebut, publik menunggu langkah konkret pemerintah dalam memperketat pengawasan dan memperbaiki sistem distribusi LPG 3 Kg bersubsidi. 

Jika reformasi subsidi ini berhasil, bukan hanya kebocoran yang berkurang, tetapi juga anggaran negara bisa lebih efisien dan tepat guna bagi mereka yang benar-benar membutuhkan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT