Usia Para Pemain Diaspora Skuad Timnas Indonesia saat Piala Dunia 2030, Masih Sanggup?
- PSSI
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai takluk dari Irak pada laga Grup B babak keempat kualifikasi zona Asia, Minggu (12/10) dini hari WIB.
Dalam pertandingan hidup mati yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City Jeddah itu, Timnas Indonesia kalah tipis 0-1 dari Irak.
Hasil itu membuat skuad Garuda menjadi juru kunci Grup B tanpa poin akibat dua kekalahan.
Sebelumnya, pada laga perdana Grup B, Timnas Indonesia kalah dari Arab Saudi dengan 2-3.
Adapun dalam pertandingan melawan Irak, skuad asuhan Patrick Kluivert itu sebetulnya cukup dominan dengan menguasai jalannya pertandingan.
Beberapa peluang emas didapatkan, seperti yang terjadi pada menit ke-14 saat sontekan bola Mauro Zijlstra dimentahkan kiper Irak.
Masuk babak kedua, Indonesia kembali mendapatkan peluang bagus pada menit ke-65 lewat kaki Kevin Diks. Sayang, tendangan mendatar Kevin masih dapat ditangkap kiper.
Sementara, gol semata wayang Irak dicetak mantan pemain Manchester United, Zidane Iqbal pada menit ke-75. Skor 1-0 untuk kemenangan Irak pun bertahan hingga pertandingan selesai.
Kekalahan itu mengubur mimpi masyarakat Indonesia melihat Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, langkah Indonesia yang mencapai babak keempat Kualifikasi Piala Dunia merupakan sejarah bagi skuad Garuda.
Hal itu pun tak lepas dari peran banyaknya pemain diaspora yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan memperkuat Timnas Indonesia.
Kini, Indonesia pun masih harus menunggu piala dunia edisi selanjutnya pada 2030 yang diselenggarakan di enam negara, yakni Argentina, Maroko, Paraguay, Portugal, Spanyol, dan Uruguay.
Turut diketahui bahwa sebagian besar pemain diaspora yang dibawa Patrick Kluivert untuk babak keempat itu sudah berada dalam usia matang sebagai atlet.
Lantas, apakah para pemain diaspora itu masih cukup bagus memperkuat Timnas Indonesia mewujudkan mimpi ke Piala Dunia? Berapa usia mereka saat Piala Dunia 2030?
Jika masih dalam performa bagus, beberapa di antara pemain diapora itu mungkin masih dapat memperkuat Timnas Indonesia saat babak kualifikasi yang biasanya sudah dimulai tiga tahun sebelum gelaran Piala Dunia.
Berikut usia pemain diaspora Timnas Indonesia saat Piala Dunia 2030:
1. Maarten Paes= 32 tahun
2. Jordi Amat= 38 tahun
3. Sandy Walsh= 35 tahun
4. Justin Hubner= 27 tahun
5. Jay Idzes= 30 tahun
6. Shayne Pattynama= 32 tahun
7. Calvin Verdonk= 33 tahun
8. Kevin Diks= 34 tahun
9. Dean James= 30 tahun
10. Marc Klok= 37 tahun
11. Thom Haye= 35 tahun
12. Nathan Tjoe-A-On= 28 tahun
13. Eliano Reijnders= 29 tahun
14. Joey Pelupessy= 37 tahun
15. Stefano Lilipaly= 40 tahun
16. Ragnar Oratmangoen= 32 tahun
17. Ole Romeny= 30 tahun
18. Miliano Jonathans= 26 tahun
19. Mauro Zijlstra= 25 tahun
20. Emil Audero= 33 tahun
(dpr)
Load more