News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dewas BPJS Kesehatan Ungkap Alasan Tunggakan Membengkak Rp29 Triliun: Mayoritas dari Peserta Mandiri UMKM

Abdul Kadir menjelaskan, kondisi ekonomi yang berat membuat banyak peserta PBPU kesulitan melunasi iuran tertunggak.
Senin, 13 Oktober 2025 - 14:17 WIB
BPJS Kesehatan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir, mengungkapkan penyebab utama membengkaknya tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang kini mencapai Rp29,16 triliun per 30 Juni 2025.

Menurutnya, sebagian besar tunggakan berasal dari peserta mandiri atau Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), yang banyak di antaranya merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang ini memang tunggakan sangat besar. Kebanyakan mereka itu PBPU, yaitu Peserta Bukan Penerima Upah, itu yang mandiri. Tapi juga memang yang mandiri itu banyak juga dari mereka yang pengusaha UMKM, yang kira-kira pada saat sekarang ini dia punya pendapatan di bawah standar,” ujar Abdul Kadir saat dihubungi tvOnenews.com, Senin (13/10/2025).

Abdul Kadir menjelaskan, kondisi ekonomi yang berat membuat banyak peserta PBPU kesulitan melunasi iuran tertunggak. Akibatnya, ketika mereka membutuhkan layanan kesehatan, justru terkendala karena status kepesertaan nonaktif.

“Untuk membayar tunggakan juga memang berat. Di sisi lain pada saat dia sakit, dan tiba-tiba butuh layanan kesehatan susah karena ada tunggakan,” jelasnya.

Namun, Abdul Kadir mengingatkan bahwa rencana penghapusan tunggakan oleh pemerintah perlu dikaji secara cermat. Ia menilai kebijakan itu harus mempertimbangkan efektivitasnya dalam mendorong keaktifan peserta, terutama mengingat banyak peserta nonaktif yang hanya membayar iuran ketika sedang sakit parah.

“Ketika tunggakan dihapuskan juga harus melihat apakah langkah ini efektif atau tidak dalam mendorong keaktifan peserta, mengingat para peserta nonaktif menunggak yang mayoritas PBPU ini cenderung berperilaku adverse selection atau hanya membayar tunggakan iuran ketika sudah mengalami sakit berat untuk dirawat inap di rumah sakit,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa pemerintah masih mempelajari secara mendalam rencana penghapusan tunggakan BPJS Kesehatan.

“Sedang dipelajari dulu, dihitung dulu. Ada rencana seperti itu, tapi mohon waktu karena itu kan pasti harus dihitung. Datanya juga harus diverifikasi, kemudian angka nominalnya juga harus dipertimbangkan,” kata Prasetyo, Kamis (9/10/2025).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan kebijakan penghapusan tunggakan yang mencapai triliunan rupiah ini bertujuan agar peserta BPJS bisa kembali aktif tanpa terbebani utang masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Cak Imin, langkah tersebut bukan berarti menghapus kewajiban masyarakat secara permanen, melainkan memberi kesempatan baru bagi peserta untuk memulai iuran dari nol dan menjaga keberlanjutan sistem BPJS melalui kesadaran membayar secara rutin.

Data Semester I Tahun 2025 menunjukkan, jumlah peserta nonaktif menunggak telah mencapai 14,6 juta orang dengan total tunggakan Rp29,16 triliun. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.
Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier atau pekerjaan bulan Oktober 2026: Ada yang berpeluang dapat promosi. Zodiakmu termasuk?
Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Rahmat Erwin Abdullah kembali mengharumkan nama Indonesia setelah merebut medali emas dari cabor angkat besi di Asian Games 2026 pada hari Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral