GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Curanmor yang Disergap TNI di Tol Kebon Jeruk Terancam 7 Tahun Penjara, Satu Pelaku Masih Diburu

Fakta baru penangkapan dua pria pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Setiabudi, Jakarta Selatan dan disergap personel TNI di ruas Tol Kebon Jeruk KM 5.
Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:25 WIB
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Prajurit Yonif 848/Spc di Tol Kebon Jeruk, TNI Serahkan ke Polsek Kembangan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan dua pria berinisial SP (31) dan DI (26) yang melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Setiabudi, Jakarta Selatan dan disergap personel TNI di ruas Tol Kebon Jeruk KM 5, Jakarta Barat, pada Selasa (7/10/2025) siang.

Kapolsek Setiabudi, AKBP Ardiansyah mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih memburu satu orang terduga pelaku yang telah masuk dalam daftar pencadian orang (DPO).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“DPO satu orang dengan berinisial R,” kata Ardiansyah, kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Lebih lanjut Ardiansyah menerangkan bahwa aksi kedua pelaku dilaporkan pada Selasa (7/10/2025). Adapun pencurian diketahui saat korban berinisial IP hendak berangkat kerja dan melihat motornya di garasi telah hilang.

Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Prajurit Yonif 848/Spc di Tol Kebon Jeruk, TNI Serahkan ke Polsek Kembangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Prajurit Yonif 848/Spc di Tol Kebon Jeruk, TNI Serahkan ke Polsek Kembangan
Sumber :
  • Istimewa

 

“Korban saat mau berangkat kerja mendapai sepeda motornya terparkir di garasi kostnya hilan. Kemudian korban mengecek GPS dan diketahui ada di daerah Cideng. Selanjutnya korban membuat laporan ke Polsek Setiabudi,” tutur Ardiansyah.

Selanjutnya korban berinisiatif untuk mendatangi titik lokasi GPS tempat motornya berada. Lantas, korban bersama anggota TNI berhasil menangkap terduga pelaku di Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Selanjutnya unit Reskrim Polsek Setiabudi menuju Polsek Kembangan dan menyita mobil terduga pelaku yang membawa tiga motor yang satu di antaranya milik korban,” terang Ardiansyah.

Sementara itu Ardiansyah menegaskan bahwa Polsek Setiabudi telah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

Atas perbuatannya, kedua pria tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam 7 tahun penjara.

“Kedua pelaku dikenakan Pasal 363 dan atau Pasal 380 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP, dengan ancaman selama-lamanya 7 tahun,” terang Ardiansyah.

Untuk diketahui, Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @jktnewss, dengan keterangan ‘Anggota TNI Berhasil Gagalkan Aksi Curanmor di Kebun Jeruk Jakbar’.

Terlihat dalam video yang diunggah, sejumlah anggota TNI yang berasal dari Yon TP 848, dibawah pimpinan Letkol Dewa tengah mengepung kendaraan mobil yang diduga milik terduga pelaku.

Para anggota ini berada di bahu jalan tol. Kemudian terlihat terduga pelaku duduk dan tak berkutik saat diamankan.

Sementara itu, saat mobil milik terduga pelaku dibuka, tampak sejumlah kendaraan sepeda motor di dalam mobil. Diduga sepeda motor tersebut merupakan barang hasil curian.

Berdasarkan keterangan dalam unggahan, tertulis bahwa informasi diketahui saat truk yang membawa anggota tengah melintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak jauh dari lokasi terdengar teriakan warga minta tolong dan tengah mengejar mobil tersebut. Setelahnya tim mencoba melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan terduga pelaku. (ars/muu)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT