GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melihat Kondisi Kontrakan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Remaja 16 Tahun di Cilincing Jakut

Anak perempuan berinisial VI (12) ditemukan tewas di dalam sebuah rumah kontrakan di Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (13/10/2025), dibunuh remaja 16 tahun.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:32 WIB
Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Anak perempuan berinisial VI (12) ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan di wilayah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (13/10/2025).

Diduga korban dibunuh oleh seorang remaja berinisial MR (16) yang merupakan tetangganya dengan cara dibekap dan dililit kabel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim tvOnenews melakukan pantuan ke lokasi pada Rabu (15/10/2025), rumah kontrakan tersebut berada di Jalan Kampung Sepatan, Rorotan, Jakarta Utara.

Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

 

Suasana di sekitar lokasi kejadian nampak tidak terlalu ramai, namun aktivitas warga terlihat seperti biasa.

Di lokasi itu ada beberapa petak kamar kontrakan, sementara tempat kejadian pembunuhan berada di paling depan dekat dengan akses jalan warga.

Sementara kondisi rumah kontrakan terlihat kumuh, terdapat mesin cuci yang ditaruh didepan teras. Handuk bekas pakai pun digantung di atas pintu.

Pengelihatan dari luar, bangunan itu tampak pengap, tidak ada cahaya yang masuk ke dalam, ventilasi udara pun sangat minim.

Diketahui, rumah kontrakan itu merupakan tempat tinggal pelaku dengan ayahnya. Sementara sang ibu memang tidak tinggal di lokasi karena bekerja di luar negeri sebagai TKW.

Menurut seorang warga bernama Nur (51) mengatakan, bahwa pelaku dan ayahnya baru dua minggu tinggal di kontrakan tersebut. Selama tinggal, memang jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

"Jarang kalau ngobrol sama yang disini, paling sesekali aja," katanya saat ditemui di lokasi.

Nur mengungkapkan, bahwa berdasarkan sepengetahuannya, Ayah pelaku memang tidak pernah berada di rumah, karena harus bekerja di salah satu pabrik. Sementara pelaku, kini sudah tidak bersekolah.

"Jarang keliatan, karena Ayahnya kerja. Kalau yang anaknya yang pelaku pernah sekolah, cuma sekarang katanya sih di putus sama bapaknya, katanya jarang masuk," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan berinisial VI (12) diduga menjadi korban pembunuhan oleh tetangganya MR (16) di sebuah rumah kontrakan di wilayah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ongkoseno mengatakan, sebelum tewas korban semoat diiming-imingi pelaku untuk dibelikan baju.

Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

 

Namun saat itu, pelaku terlebih dahulu mengajak korban ke rumahnya untuk mengambil Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Jadi korban diimingi pelaku mau dibeliin baju. Terus pelaku ngajak korban ke rumah pelaku dulu untuk mengambil SIM," katanya dia kepada wartawan Selasa (14/10/2025).

Sesampainya di rumah, pelaku langsung melakukan aksi brutalnya dengan mencekik leher korban menggunakan kabel.

"Setelah korban ikut, korban langsung dibekap dan dililit kabel sehingga sesak tidak bernapas," ucapnya.

Belum diketahui pasti alasan pelaku tega membunuh korban. Saat ini Polisi masih terus melakukan penyikidikan untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pelaku berhasil diamankan dan dalam pemeriksaan oleh unit PPA Polres Metro Jakarta Utara.

"Mengingat pelaku merupakan anak di bawah umur, proses hukum akan dilaksanakan sesuai mekanisme peradilan anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak," ucapnya. (aha/iwh)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

Kepemimpinan wasit asing memang diperlukan mengingat tiga pertandingan ini bisa menentukan nasib tim Super League yang tampil malam ini.
Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Saat turut mendampingi Presiden Prabowo ke Tuban, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia.
Usai Bobby Nasution Sentil Wali Kota Medan soal ke Luar Negeri, Rico Waas: Sudah Lapor ke Kemendagri

Usai Bobby Nasution Sentil Wali Kota Medan soal ke Luar Negeri, Rico Waas: Sudah Lapor ke Kemendagri

Usai ramai pemberitaan terkait Gubernur Sumut, Bobby Nasution sentil tingkah laku Wali Kota Medan, Rico Waas yang diduga pergi ke luar negeri tanpa izin. Kini
Prabowo Genjot Ketahanan Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Prabowo Genjot Ketahanan Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Mensesneg menjelaskan bahwa pemerintah kini tidak hanya fokus pada swasembada beras, tetapi juga memperkuat produksi jagung dan komoditas pangan strategis lain.
Gagasan “Soemitronomics” Sangat Relevan Menjadi Fondasi Transformasi Ekonomi Indonesia Modern

Gagasan “Soemitronomics” Sangat Relevan Menjadi Fondasi Transformasi Ekonomi Indonesia Modern

Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Anthony Leong menilai pemikiran Soemitro Djojohadikoesoemo, ekonom paling berpengaruh di Indonesia yang kerap disebut sebagai “Soemitronomics” memiliki relevansi kuat dalam arah pembangunan ekonomi Indonesia modern.
Kreativitas Warga Binaan Lapas Cilegon Tumbuh Lewat Seni Lukis dan Handcraft Daur Ulang

Kreativitas Warga Binaan Lapas Cilegon Tumbuh Lewat Seni Lukis dan Handcraft Daur Ulang

Kreativitas dan semangat berkarya terus dikembangkan di lingkungan Lapas Kelas IIA Cilegon melalui kegiatan pembinaan kepribadian kesenian.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar mengembirakan untuk warga Maluku dari Gubernur Sherly Tjoanda. Dalam menyambut hari raya Idul Adha 2026 ada program yang membantu rakyat.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Nama Josepha Alexandra sebelumnya ramai dibicarakan setelah dirinya mempertanyakan keputusan juri yang menyatakan jawaban timnya salah. Padahal menurut banyak penonton, jawaban yang disampaikan Ocha sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinilai benar oleh dewan juri.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Selengkapnya

Viral