GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anindya Bakrie: Indonesia Bisa Keluar dari Middle Income Trap Jika Pelaku Mikro Naik Kelas

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, optimistis Indonesia memiliki peluang besar untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap), asalkan mampu mendorong pelaku usaha mikro naik kelas.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:00 WIB
Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, optimistis Indonesia memiliki peluang besar untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap), asalkan mampu mendorong pelaku usaha mikro naik kelas.

Ia menegaskan, tantangan utama ekonomi nasional bukan semata pertumbuhan makro, melainkan bagaimana mengubah struktur pelaku usaha dari mikro menjadi lebih produktif dan berdaya saing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Data dari McKinsey menurut saya pernah lihat bulan Mei, kalau nggak salah namanya Archipelago Economy, sesuatu seperti itu. Nah di situ mengatakan bahwa Indonesia ini bisa sekali menjadi negara yang keluar dari middle income trap,” ujar Anindya di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2025).

Menurut laporan tersebut, kata Anindya, Indonesia berpotensi melompat dari pendapatan per kapita 5.000 dolar AS menjadi 15.000 dolar AS pada 2045 jika pertumbuhan ekonomi stabil di angka 5 persen selama 20 tahun, atau bisa tercapai dalam 10 tahun bila ekonomi tumbuh 8 persen per tahun.

“Selama mereka bisa berkembang 5 persen itu 20 tahun nyampainya dari 5 ribu dolar per kapita ke 15 ribu, atau 8 persen itu 10 tahun. Tapi dua-duanya nyampe sebelum 2045,” jelasnya.

Namun, ia mengingatkan, potensi tersebut bisa gagal terwujud apabila Indonesia tidak mampu mengurangi dominasi pelaku usaha mikro dalam struktur ekonomi nasional.

“Hanya ada satu yang bisa bikin bukan yang begini naik tapi melipir. Itu adalah ketidakmampuan merubah pemain mikro bukan small medium enterprise, bukan UMKM mikro. Itu dari 60 persen jumlahnya di Indonesia menjadi 30 persen. Artinya membuat mereka ini mesti naik kelas,” tegasnya.

Anindya menilai, penguatan pelaku mikro menjadi kunci untuk mencegah stagnasi ekonomi seperti yang dialami sejumlah negara berkembang lain.

“By the way, negara besar seperti Brazil, South Africa, dan Meksiko itu melipir. Tapi yang bisa membuat ditur itu adalah mikro players,” katanya.

Ia juga menyoroti kesenjangan pemahaman antara kalangan atas dengan realitas di level mikro yang kerap luput dari perhatian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya nggak tahu sekarang mikro players itu revenue berapa ya. Jadi kadang-kadang kita yang di atas itu semua sama-sama tidak sadar bahwa itulah yang dilihat dan terlihat kan percikan-percikannya dua bulan yang lalu. Demonstrasi dan segala macam,” ujar Anindya.

Anindya menegaskan, memperkuat pelaku usaha mikro dan membantu mereka naik kelas bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga langkah strategis untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkokoh fondasi Indonesia menuju negara maju 2045. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral