News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Buka Lowongan PNS untuk 6 Jabatan Strategis, Seleksi Terbuka akan Mulai 20 Oktober

Proses seleksi untuk mengisi posisi strategis KPK dilakukan secara terbuka untuk kesempatan bagi PNS berprestasi di berbagai instansi untuk berkontribusi di KPK.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:22 WIB
Ilustrasi Gedung KPK.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka peluang karier langka bagi aparatur sipil negara (ASN) alias PNS di seluruh Indonesia.

Lembaga antirasuah ini sedang mencari pejabat terbaik untuk mengisi enam posisi strategis yang saat ini masih kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu jabatan penting yang dibuka adalah Direktur Penyelidikan, yaitu posisi yang berperan langsung dalam pengungkapan kasus korupsi.

Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya KPK memperkuat fungsi kelembagaannya di bidang penindakan, pencegahan, hingga pelibatan publik dalam pemberantasan korupsi.

Proses seleksi dilakukan secara terbuka, memberi kesempatan bagi ASN/PNS berprestasi di berbagai instansi untuk berkontribusi di KPK.

“Terdapat enam jabatan strategis yang saat ini kosong dan akan diisi melalui seleksi terbuka, yaitu Kepala Biro Hukum, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Direktur Penyelidikan, Direktur Penuntutan, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V, serta Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi,” ujar Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Cahya menjelaskan bahwa keenam jabatan tersebut merupakan jabatan pimpinan tinggi pratama atau setara eselon II.

Posisi-posisi ini dianggap krusial karena mendukung fungsi utama KPK, yakni pencegahan, penindakan, koordinasi, supervisi, serta pendidikan dan pelibatan masyarakat.

Ia menambahkan, pelaksanaan seleksi mengacu pada Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK. Proses seleksi terbuka ini akan dimulai pada 20 Oktober 2025 dan ditargetkan selesai dengan pengumuman hasil pada akhir Desember 2025.

Untuk dapat mengikuti seleksi, peserta wajib berstatus PNS aktif dengan rekam jejak, integritas, dan moralitas yang baik. Selain itu, kandidat harus memiliki pengalaman relevan minimal lima tahun, pangkat sekurangnya pembina tingkat I atau eselon IV/b, serta pendidikan minimal sarjana (S1).

“Khusus untuk posisi Kepala Biro Hukum, pelamar wajib S1 Ilmu Hukum. Adapun para pelamar hanya dapat memilih satu jabatan dari enam posisi yang tersedia,” jelas Cahya.

Ia juga menyampaikan bahwa informasi detail mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat diakses publik mulai 20 Oktober 2025 melalui laman resmi asnkarier.bkn.go.id dan rekrutmen.kpk.go.id.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama, Ranu Mihardja, menerangkan bahwa tim panitia seleksi (pansel) terdiri atas unsur internal dan eksternal KPK. Komposisi ini dirancang untuk menjaga transparansi dan objektivitas proses seleksi.

Adapun anggota panitia seleksi eksternal meliputi:

1. Sang Made Mahendra Jaya (Irjen Kementerian Dalam Negeri)
2. Dhahana Putra (Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum)
3. Pratama Dahlian Persada (Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC)
4. Sudharmawati Ningsih (Pejabat Mahkamah Agung)
5. Heru Susetyo (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia)
6. Ranu Miharja (mantan Jaksa dan mantan Deputi KPK, atau konsultan)
7. Gandjar L. Bonaparta (Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia)
8. Taufik Rachman (Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga)
9. Judhi K. (Transparency International Indonesia, SPAK)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panitia Seleksi Internal
10. Wawan Wardiana (Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat)
11. Asep Guntur Rahayu (Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi)
12. Eko Marjono (Deputi Informasi dan Data)
13. Haerudin (Kaset Dewas)
14. Agung Yudha (Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi)
15. Aminuddin (Plt. Deputi Pencegahan dan Monitoring)

Langkah KPK membuka rekrutmen posisi langka secara terbuka ini dinilai sebagai wujud transparansi lembaga dalam mencari pemimpin profesional, berintegritas, dan kompeten. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal PCMB 2026 yang Heboh di Medsos sampai Menuai Sorotan Gubernur Dedi Mulyadi

Mengenal PCMB 2026 yang Heboh di Medsos sampai Menuai Sorotan Gubernur Dedi Mulyadi

Tengah heboh soal PCMB di Jawa Barat. Gubernur Dedi Mulyadi pun sampai ikut menyoroti hal ini, begini responsnya.
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Wamendagri Ribka Haluk menegaskan komitmen Kemendagri dalam mengawal percepatan pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Provinsi Papua Selatan.
Jadwal Siaran Langsung Opening Ceremony Piala Dunia 2026: Digelar di Tiga Negara

Jadwal Siaran Langsung Opening Ceremony Piala Dunia 2026: Digelar di Tiga Negara

Jadwal pembukaan Piala Dunia 2026, di mana akan berlangsung di tiga negara mulai dini hari nanti.
Siswa SMA di Surabaya Tewas Dikeroyok Perkara Sandal Crocs Rp1,Juta, Sang Kakak Sebut Adiknya Dijebak

Siswa SMA di Surabaya Tewas Dikeroyok Perkara Sandal Crocs Rp1,Juta, Sang Kakak Sebut Adiknya Dijebak

Memilukan, siswa SMAN 11 Surabaya berinisial TJK tewas dikeroyok empat orang perkara sandal Crocs Rp1,5 juta. 
PBVSI Minta Bantuan Volimania Indonesia, Dukung Megawati Hangestri Cs di AVC Gala 2026

PBVSI Minta Bantuan Volimania Indonesia, Dukung Megawati Hangestri Cs di AVC Gala 2026

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) meminta bantuan volimania tanah air untuk memberikan dukungan kepada para atlet termasuk Megawati Hangestri yang masuk dalam nominasi AVC Gala 2026.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Juni 2026 Turun Lagi Rp24.000 Jadi Rp2.689.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Juni 2026 Turun Lagi Rp24.000 Jadi Rp2.689.000 per Gram

Berdasarkan pantauan di laman Logam Mulia pada pukul 10.08 WIB, harga emas Antam hari ini 11 Juni 2026 terpantau menurun lagi.

Trending

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Selamat untuk Timnas Indonesia yang memenangkan dua pertandingan dalam FIFA Match Day 2026, Erick Thohir pun memberikan respons tak terduga.
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral di media sosial aksi pembubaran massa aksi unjuk rasa oleh aparat kepolisian di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/6/2026) malam.
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan keuangan zodiak 12 Juni 2026 untuk 12 rasi bintang sudah hadir. Cek zodiakmu hari ini, siapa yang bawa pulang cuan dan siapa yang perlu tahan diri dulu!
Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Polemik nafkah anak yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian. Perdebatan soal nafkah Rp225 juta per bulan masih ramai dibicarakan.
Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil
Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam tiba-tiba menyindir soal penggunaan taktik curang usai timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 gara-gara kalah melawan Timnas Indonesia U19.
Selengkapnya

Viral