News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Lengkap Para Korban Penyekapan sekaligus Penyiksaan Modus COD Mobil di Tangsel, Dessi Juwita Sebut Para Pelaku...

Cerita lengkap empat korban penyekapan sekaligus penganiayaan dengan modus Cash On Delivery (COD) di Tangerang Selatan. Dessi Juwita kabur saat para pelaku...
Senin, 20 Oktober 2025 - 02:30 WIB
Pengakuan 4 Korban Penyekapan dan Penganiayaan Modus COD Mobil di Tangsel Bikin Geleng-geleng
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Cerita lengkap empat korban penyekapan sekaligus penganiayaan dengan modus Cash On Delivery (COD) mobil di Tangerang Selatan.

Subuh itu masih gelap saat Dessi Juwita nekat kabur dari rumah di Jalan Eboni 2 Nomor 15, Pondok Aren, Tangsel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua hari lamanya ia bersama suami, Indra alias Riky, dan dua rekannya, Nurul alias Ibenk serta Ajit Abdul Majid, disekap dan disiksa tanpa ampun oleh sekelompok orang.

“Jam 4.50 subuh, saya lihat penjaga-penjaganya sudah terlelap. Ada satu perempuan dan tiga laki-laki. Saya pelan-pelan keluar dari kamar, lalu menuju pintu,” kata Dessi dalam kesaksiannya, dikutip Minggu (19/10/2025).

Video Para Korban Saling Mengoleskan Cairan Obat di Punggung Viral di Media Sosial, Diduga Mereka Diculik, Disekap hingga Disiksa di Pondok Aren Tangsel
Video Para Korban Saling Mengoleskan Cairan Obat di Punggung Viral di Media Sosial, Diduga Mereka Diculik, Disekap hingga Disiksa di Pondok Aren Tangsel
Sumber :
  • Tangkapan layar-Instagram @wargajakarta.id

 

Bagai mendapat durian runtuh, pintu rumah tempatnya disekap tidak dikunci saat itu. Tapi, ketika sampai di gerbang, pintu besi itu sulit dibuka. Panik, Dessi mencari jalan lain.

“Saya pindah ke samping rumah, ada pagar besi. Saya nekat manjat, lompat. Sampai celana saya robek,” ujarnya.

Begitu berhasil keluar, Dessi langsung berlari sekencang mungkin. Napasnya tersengal, tubuhnya gemetar.

Di ujung gang, ia bertemu seorang kakek yang menolong membawanya keluar ke jalan besar.

“Saya tanya dulu, ini daerah apa, Pak? Katanya Taman Mangu, Pondok Aren,” kata Dessi mengenang.

Dari sana, nasib baik berpihak padanya. Seorang sopir taksi yang kebetulan melintas berhenti dan bersedia menolong.

Dessi pun diantar ke rumah mertuanya di Cibubur, lalu menghubungi keluarganya di Bandung. Atas saran sang kakak, ia langsung melapor ke Polda Metro Jaya.

“Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya cepat sekali menindaklanjuti laporan saya,” katanya.

Tak lama, polisi datang ke lokasi. Dessi menyaksikan pemandangan memilukan dimana suaminya, Indra, babak belur.

“Punggungnya sudah enggak karuan. Dicambukin sampai ancur,” ujarnya.

Sementara itu, Indra menceritakan, selama dua hari mereka disiksa tanpa henti.

“Dipukul pakai selang, kabel segede jempol, hanger, bahkan rokok. Kalau bukan Resmob datang, mungkin kami sudah mati,” katanya lirih.

Ajit menimpali, penyiksaan dilakukan bergantian, siang dan malam.

“Istirahat sejam, dua jam, disiksa lagi. Sangat kejam,” ujarnya.

Sedangkan Nurul alias Ibenk mengaku diperlakukan seperti hewan.

“Saya kayak bukan manusia. Ditendang, dipukul, enggak ada belas kasihan,” katanya.

Adapun dalam kasus ini tim Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil membekuk sembilan tersangka, yaitu MAM (41), NN (52), VS (33), HJE (25), S (35), APN (25), Z (34), I, dan MA (39).

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan orang lain, dengan ancaman pidana hingga sembilan tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, aksi brutal tiga pria di Tangerang Selatan (Tangsel) berakhir di tangan polisi.

Mereka ditangkap Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya usai menyekap dan menyiksa sejumlah orang dengan modus pura-pura membeli mobil lewat sistem cash on delivery (COD).

Kabi Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, para pelaku memancing korbannya dengan transaksi jual-beli mobil.

Namun, saat pertemuan terjadi, korban justru dibawa paksa dan disekap di lokasi yang telah disiapkan.

“Subdit Resmob terus melakukan pendalaman. Ada tiga orang yang diamankan, dan saat ini masih didalami serta dikembangkan,” kata Ade Ary di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10/2025).

Dalam penyekapan itu, korban tak hanya ditahan tapi juga dianiaya secara sadis. Mereka mengalami luka-luka di bagian tubuh akibat cambukan dan penganiayaan selama disekap.

Adapun kasus ini pertama kali mencuat setelah video penyiksaan korban beredar luas di media sosial.

Akun Instagram @wargajakarta.id mengunggah rekaman memperlihatkan tiga korban saling mengoleskan balsem ke punggung satu sama lain yang penuh luka cambukan.

Dalam video tersebut, tampak para pelaku dengan santai merekam aksi penyiksaan itu sendiri.

Salah satu pelaku terlihat membawa sabetan yang diduga digunakan untuk menghajar korban, sementara lainnya mengarahkan bagian tubuh korban yang harus diolesi balsem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa mengerikan itu diketahui terjadi di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Sabtu dini hari, 11 Oktober 2025. (Foe Peace Simbolon)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.
Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral