News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Tahun Kepemimpinannya, Prabowo Dinilai Mampu Jadikan Pertahanan sebagai Instrumen Diplomasi dan Bargaining Global

Ketua Bidang Hukum Pengurus Pusat Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI Polri, Wahyu Sandhya Yudha, nilai satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
Rabu, 22 Oktober 2025 - 03:28 WIB
Prabowo dan Macron naik Maung cek pasukan di Akmil Magelang
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Bidang Hukum Pengurus Pusat Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI Polri (PP GM FKPPI), Wahyu Sandhya Yudha, menilai satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan arah baru dalam pembangunan sektor pertahanan nasional.

Menurutnya, Prabowo berhasil menggeser paradigma lama bahwa pertahanan hanya dipandang sebagai alat perang, menjadi instrumen diplomasi dan kekuatan tawar Indonesia di kancah geopolitik global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Presiden Prabowo memandang pertahanan bukan sekadar alat militer, melainkan pilar utama kedaulatan dan diplomasi. Dengan pendekatan pertahanan yang kuat, Indonesia kini memiliki posisi tawar lebih tinggi dalam percaturan global,” ujar Sandhya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/10).

Presiden RI, Prabowo Subianto.
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Dokumentasi BPMI Sekretariat Presiden

 

Ketua Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Jakarta ini menilai, langkah Presiden Prabowo memperkuat diplomasi pertahanan (defense diplomacy) terlihat dari berbagai inisiatif strategis yang dijalankan sejak awal masa pemerintahannya.

"Salah satunya, peningkatan kerja sama pertahanan dengan negara-negara mitra strategis seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Italy, Turki dan Prancis yang bukan hanya berorientasi pada pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista), tetapi juga pada transfer teknologi dan kemandirian industri pertahanan nasional," jelasnya.

Menurutnya, langkah konkret yang paling terlihat adalah keberanian Presiden dalam melakukan diversifikasi sumber alutsista dan membangun kemitraan teknologi pertahanan.

"Tentunya ini bukan hanya soal kekuatan tempur, tetapi juga positioning Indonesia sebagai negara dengan kemampuan pertahanan yang dihormati dunia,” lanjut Sandhya.

Selain itu, Sandhya juga menyoroti keberhasilan Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Sjafrie Sjamsoeddin dalam meningkatkan postur pertahanan maritim dan udara sebagai respons terhadap dinamika geopolitik Indo-Pasifik.

"Program modernisasi alutsista, penguatan TNI di wilayah perbatasan, hingga pengembangan ekosistem industri pertahanan dalam negeri berbasis riset dan inovasi menjadi wujud nyata dari visi kemandirian pertahanan nasional," katanya.

Lebih lanjut, baginya pendekatan Presiden Prabowo sangat jelas, bahwa pertahanan yang kuat akan memperkuat posisi Indonesia dalam negosiasi ekonomi, energi, dan politik luar negeri.

"Ini bentuk strategi pertahanan komprehensif yang berfungsi sebagai instrumen diplomasi dan stabilitas kawasan,” imbuhnya.

Menurut Wahyu, capaian ini juga memperlihatkan bahwa Prabowo tidak hanya fokus pada kekuatan fisik militer, tetapi juga pada aspek sosial, teknologi, dan diplomasi pertahanan, termasuk program pembinaan sumber daya manusia pertahanan melalui pendidikan bela negara dan kerja sama strategis di bidang pertahanan siber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Konsep pertahanan dalam kabinet merah putih di bawah Presiden Prabowo bersifat total, tidak hanya menyiapkan senjata tetapi juga membangun ketahanan bangsa melalui diplomasi dan partisipasi rakyat. Itulah bentuk pertahanan semesta yang sebenarnya, semoga ditahun-tahun berikutnya lebih mengokohkan pelibatan rakyat dalam perumusan kebijakan pertahanan,” pungkasnya. (muu)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral