News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Potong Alat Kelamin Suami di Jakarta Barat Karena Cemburu Usai Cek-Cek Isi HP, Korban yang Kesakitan Ternyata Sempat ke Rumah Sakit Bersama Pelaku

Kasus istri berinisial HZ (33) memotong alat kelamin suaminya sendiri yang berinisial NI (35) di Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat santer diperbincangkan.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 10:01 WIB
Rekonstruksi istri potong alat kelamin suami di Jakarta Barat
Sumber :
  • Risky Syukur-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus istri berinisial HZ (33) memotong alat kelamin suaminya sendiri yang berinisial NI (35) di Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat santer diperbincangkan.

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Sibarani mengatakan kasus ini terjadi pada Minggu (20/10/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat rekonstruksi, Ganda menyebut kasus ini bermula saat pasangan suami istri itu sedang berbaring di kamar tidur.

Tersangka mengambil HP milik korban yang berada di meja kamar. Setelah itu, HZ membuka isi pesan dan menemukan percakapan di HP milik NI yang memicu emosinya.

tvonenews

Setelah membaca pesan tersebut, kata Ganda, tersangka menaruh kembali HP milik korban ke meja.

Dia lantas berusaha membangunkan korban dengan maksud mengajak berhubungan suami istri.

Akan tetapi, korban menolaknya dan pergi ke kamar mandi. Saat itulah emosi sang istri tidak terkendali.

Dia lantas menuju dapur, mengambil pisau cutter dan kembali ke kamar.

Saat korban telah berbaring tanpa mengenakan celana, pelaku mendekati dan memotong bagian kemaluan korban menggunakan pisau cutter.

Korban yang terluka parah sempat terbangun dan dia pun bertanya kepada pelaku, “Kenapa kamu potong?”.

Pertanyaan korban pun dijawab tersangka dengan jawaban, “Karena kamu selingkuh. Saya habis cek HP kamu”.

Setelah kejadian itu, tersangka panik dan memasukkan potongan organ korban ke dalam plastik.

Sementara itu, korban yang menahan sakit berusaha pergi ke RS Anggrek Mas dengan menggunakan sepeda motor bersama pelaku.

Ganda menyebut kasus itu terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari rumah sakit mengenai korban penganiayaan dengan luka serius.

“Kami menerima laporan dari rumah sakit. Kemudian tim melakukan pengecekan ke TKP (tempat kejadian perkara) dan menelusuri ke rumah sakit. Ternyata benar korban sudah dalam perawatan dengan kondisi alat kelamin terputus,” ujar Ganda, Selasa (21/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, beberapa hari kemudian, korban meregang nyawa akibat luka serius yang dideritanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT dan/atau Pasal 351 ayat 3 KUHPidana. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral