GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Soal Peluang Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana dalam Kasus Kematian Kacab BRI

Polda Metro Jaya merespons desakan hukum yang dilayangkan keluarga Mohammad Ilham Pradipta (34), Kepala Cabang BRI Cempaka Putih yang tewas usai diculik, dianiaya dan dibunuh komplotan yang ingin membobol bank milik negara.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:23 WIB
Potret Kasus Kacab BRI Tewas Dibunuh.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya merespons desakan hukum yang dilayangkan oleh keluarga Mohammad Ilham Pradipta (34), Kepala Cabang BRI Cempaka Putih yang tewas usai diculik, dianiaya dan dibunuh oleh komplotan yang ingin membobol bank milik negara.

Keluarga korban mendesak Polda Metro Jaya agar menerapkan pada pembunuhan berencana dalam kasus kematian ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, menegaskan bahwa pihaknya tetap terbuka terhadap seluruh masukan dan temuan baru terkait kasus kematian MIH.

“Kami sangat terbuka dengan masukan dan informasi. Penyidik terus membangun komunikasi secara terbuka, baik lewat telepon maupun WhatsApp. Prinsipnya, proses penyidikan didasarkan pada fakta-fakta yang ditemukan,” ujar Ade Ary, Rabu (22/10).

Ade Ary menegaskan, penyidikan kasus ini masih terus berjalan dengan pendekatan komprehensif.

Ia menggambarkan proses penyidikan layaknya menyusun puzzle, di mana setiap potongan fakta dikumpulkan hingga menghasilkan gambaran utuh mengenai peristiwa yang terjadi.

“Penyelidikan itu seperti mengumpulkan puzzle. Masing-masing potongan dikumpulkan hingga gambarnya menjadi utuh. Kami bekerja berdasarkan standar dan SOP yang berlaku,” jelasnya.

Terkait kemungkinan penerapan pasal pembunuhan berencana, Ade Ary menyebut hal itu masih menunggu hasil pendalaman tim penyidik.

“Nanti kami pastikan secara rinci. Kalau ada temuan baru, pasti akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dua Bulan Kematian Ilham, Keluarga Korban Terus Desak Penyidik Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana

Tepat dua bulan semenjak kematian Muhamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, keluarga korban kembali mendatangi Markas Polda Metro Jaya untuk mendesak penetapan pasal paling berat yakni pembunuhan berencana.

Kuasa hukum keluarga, Boyamin hadir bersama sejumlah anggota keluarga almarhum Ilham, seperti kakak korban dan mertua korban di Gedung Ditreskrimum Poldla Metro Jaya, Selasa (21/10).

"Kami datang ke sini lagi untuk memastikan, menyalurkan aspirasi itu. Bahwa kepada pelaku dikenakan pasal pembunuhan,” ungkap Boyamin mewakili keluarga yang hadir.

“Kami tetap menuntut meminta untuk dikenakan pasal pembunuhan, yang tertinggi ya pembunuhan berencana, yaitu 340 KUHP. Setidak-tidaknya kalau turun dikit ya pembunuhan, tidak ada yang lain,” sambungnya.

Boyamin menyatakan keluarga tidak bisa menerima narasi bahwa kasus ini sekadar penculikan.

Menurut dia, rentetan keterangan dan temuan forensik mengarah pada tindakan yang terencana dan berujung pada kematian.

“Hasil visum mengatakan dia tidak bisa bernafas karena patah lehernya,” ucap Boyamin, yang menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjuk pada kematian sebelum tubuh almarhum dibuang.

Selain menuntut perubahan pasal, Boyamin mengangkat dugaan bahwa peristiwa penculikan dan kematian Ilham terkait dengan jaringan kriminal lebih besar, sebuah sindikat yang diduga merencanakan pembobolan bank.

Dalam keterangannya, Boyamin menyebut adanya tiga orang yang bertugas 'membujuk' korban beberapa hari sebelum kejadian, salah satu dari mereka, menurut catatan yang dia dalami, pernah dihukum karena dugaan penggelapan.

“Jadi ini kejahatan terorganisir dan masif, bagian konsep pembobolan bank ini kan dia diduga terlibat,” ujar Boyamin.

Ia menegaskan akan meminta agar ketiga orang yang diduga merayu Ilham dikenakan pasal percobaan pembobolan bank, bukan sekadar berstatus saksi. Pasalnya, hingga kini ketiganya masih berstatus sebagai saksi, belum menjadi tersangka.

Boyamin juga menilai ada inkonsistensi dalam konstruksi perkara di penyidikan awal, laporan polisi awalnya berfokus pada penculikan, sementara bukti yang muncul menunjukkan korban sudah meninggal saat dibuang.

“Kalau itu bukan pembunuhan, ya seharusnya korban dibawa ke rumah sakit, ditolong,” ujarnya. (rpi/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: Manny Pacquiao Resmi Hadapi Ruslan Provodnikov, Ini Jadwalnya

Tinju Dunia: Manny Pacquiao Resmi Hadapi Ruslan Provodnikov, Ini Jadwalnya

Legenda tinju Filipina, Manny Pacquaio akhirnya resmi naik ring lagi dan akan berhadapan dengan Ruslan Provodnikov di duel ekshibisi.
Pelaku Spesialis Pencurian di Hotel Mewah Jakarta Beraksi Sendiri, Cari Informasi Kegiatan Sebelum Beraksi hingga Incar Acara Seminar

Pelaku Spesialis Pencurian di Hotel Mewah Jakarta Beraksi Sendiri, Cari Informasi Kegiatan Sebelum Beraksi hingga Incar Acara Seminar

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial NW (43) yang merupakan spesialis pencurian di hotel kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/2/2026).
Cuma Jadi Cadangan Bareng Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama Akui Ada Kendala Bahasa di Persija Jakarta

Cuma Jadi Cadangan Bareng Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama Akui Ada Kendala Bahasa di Persija Jakarta

Shayne Pattynama berbicara jujur soal situasinya di Persija Jakarta. Sang bek kiri Timnas Indonesia masih menjadi pemain cadangan bersama dengan Mauro Zijlstra hingga kini.
Gebrakan Baru Imlek 2026: Video Aksi Barongsai Diiringi Lagu 'Marhaban Ya Ramadhan' Langsung Banjir Pujian

Gebrakan Baru Imlek 2026: Video Aksi Barongsai Diiringi Lagu 'Marhaban Ya Ramadhan' Langsung Banjir Pujian

Sebuah video pendek menunjukkan atraksi barongsai di tengah perayaan Imlek 2026, memadukan budaya Tionghoa dengan iringan lagu "Marhaban Ya Ramadhan" viral.
Sopir dan Kernet Bus PO Harapan Jaya Diamankan di Jombang, Diduga Mengemudi di Bawah Pengaruh Miras

Sopir dan Kernet Bus PO Harapan Jaya Diamankan di Jombang, Diduga Mengemudi di Bawah Pengaruh Miras

Aparat kepolisian mengamankan seorang sopir bus antar kota milik PO Harapan Jaya beserta kernetnya setelah diduga mengemudi dalam pengaruh minuman keras dan membahayakan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Jombang.
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Ratchaburi ACL 2 Malam Ini: Begini Skenario Maung Bandung Lolos dari Lubang Jarum

Jadwal Siaran Langsung Persib vs Ratchaburi ACL 2 Malam Ini: Begini Skenario Maung Bandung Lolos dari Lubang Jarum

Jadwal siaran langsung Persib vs Ratchaburi leg kedua ACL 2 2025/2026 malam ini. Maung Bandung wajib menang besar di GBLA demi lolos perempat final.

Trending

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT