News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prasetyo sebut Komite Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo Diumumkan Pekan Ini

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebut bahwa Komite Reformasi Polri kemungkinan akan diumumkan pada pekan ini.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:05 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi
Sumber :
  • dok. BPMI

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebut bahwa Komite Reformasi Polri kemungkinan akan diumumkan pada pekan ini.

"InshaAllah minggu ini lah, jadwalnya," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo berharap pada saat Komite Reformasi Polri diumumkan, para anggotanya akan hadir secara lengkap.

Komite tersebut nantinya akan beranggotakan 9 orang.

"Kalau memungkinkan seluruh anggota bisa hadir tidak ada halangan," ujarnya.

Prasetyo mengatakan bahwa pembentukan Komite Reformasi Polri sudah rampung.

Komite tersebut tinggal diumumkan saja. Terkait 9 nama yang sudah beredar kata Prasetyo tidak ada perubahan.

"Enggak ada, tidak ada (perubahan). Mahfud MD (masih)," bebasnya.

Untuk diketahui, Komite Reformasi Polri merupakan badan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperkuat institusi kepolisian melalui reformasi menyeluruh. 

Komite ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merekomendasikan perbaikan sistemik terhadap tata kelola, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme Polri. 

Pembentukan komite ini menjadi respons atas berbagai sorotan publik terhadap kinerja dan integritas kepolisian, serta tuntutan reformasi institusional yang lebih mendalam.

Komite ini diisi oleh sejumlah tokoh nasional yang memiliki latar belakang hukum, pemerintahan, dan akademik, seperti Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie, yang dipercaya mampu memberikan pandangan objektif dan strategis terhadap arah pembenahan Polri.

Selain Komite Reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga membentuk Tim Transisi Reformasi Polri yang memiliki mandat berbeda.

Kedua tim ini tidak akan tumpang tindih karena memiliki struktur dan fungsi yang terpisah.

Komite Reformasi Polri lebih berfokus pada kajian kebijakan dan rekomendasi jangka panjang, sementara Tim Transisi Reformasi Polri bertugas mengawal pelaksanaan teknis di internal kepolisian.

Dengan sinergi antara kedua tim ini, diharapkan reformasi Polri dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Sebelumnya Prasetyo menjelaskan mengenai belum kunjung diumumkannya Komite Reformasi Polri.

Pemerintah membentuk Komite tersebut sebagai respon tuntutan masyarakat usai demonstrasi rusuh akhir Agustus lalu.

Prasetyo mengatakan bahwa Komite Reformasi Polri tersebut sebenarnya akan diumumkan pada pekan kedua bulan ini.

Namun hal itu urung dilakukan lantaran ada beberapa calon anggota Komite yang berhalangan.

"Jadi begini ya, sebenernya mau diumumkan minggu ini tadinya. Tapi beberapa kali hari yang dipilih, ada beberapa diantara anggota yang akan masuk ke dalam komisi reformasi kepolisian ini berhalangan begitu lho," ujarnya di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat, (10/10/2025).

Prasetyo mengatakan anggota Komite Reformasi Polri sejauh ini akan berjumlah 9 orang. Pembentukan Komite tersebut telah rampung dan tinggal diumumkan.

"Tinggal diumumkan," katanya.

Istana akan segera mengumumkan nama-nama anggota Komite Reformasi Polri. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pengumuman Komite Reformasi Polri tinggal menunggu waktu.

"Tunggu tanggal mainnya, nanti ada hari khususnya," ucapnya Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu, (8/10/2025).

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo telah mengantongi nama-nama yang akan mengisi Komite Reformasi Polri tersebut. Namun Ia belum mau mengungkapkan siapa saja yang mengisi komite tersebut.

"Nanti tunggu nama-namanya," katanya.

Prasetyo mengatakan bahwa jumlah anggota Komite Reformasi Polri nantinya sembilan orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang.

"Ya bermacam-macam, tapi yang pasti adalah tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi di bidang hukum dan tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang kepolisian," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa  Komite Reformasi Polri tidak akan bertabrakan dengan Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Yusril, Komite Reformasi Polri akan bekerja selama beberapa bulan dengan membuat kajian untuk melakukan evaluasi terhadap Undang-Undang tentang Kepolisian. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Selengkapnya

Viral