GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Narkoba yang Libatkan Anak, KPAI: Selamatkan Bangsa

Bareskrim Polri mengungkap sebanyak 38.934 kasus narkoba dengan 51 ribu lebih pelaku yang ditangkap selama periode Januari-Oktober 2025.
Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:23 WIB
Kabareskrim dan Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri saat konferensi pers narkoba
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon/Viva

Jakarta, tvOnenews com - Bareskrim Polri mengungkap sebanyak 38.934 kasus narkoba dengan 51 ribu lebih pelaku yang ditangkap selama periode Januari-Oktober 2025.

Selama periode tersebut, Bareskrim Polri turut menyita sebanyak 197,71 ton narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mirisnya dari jumlah pelaku yang diantaranya terdapat 150 anak didapatkan terlibat pelaku peredaran narkoba.

Merespons hal tersebut, Komisioner KPAI Kawiyan mengatakan pengungkapan kasus narkotika tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia sangat rawan terhadap penyalahgunaan narkotika.

"Kejahatan narkotika di Indonesia sama halnya dengan kejahatan pornografi. Konten pornografi di Indonesia menempati urutan ke-4 dunia dan urutan ke-2 di ASEAN. Dalam kedua kejahatan tersebut, masyarakat termasuk anak-anak sangat rawan terpapar. Sangat dapat dipahami jika dalam kasus yang diungkap oleh Bareskrim ada 150 anak yang terlibat apakah sebagai pengguna maupun sebagai pengedar," kata Kawiyan kepada awak media, Jakarta, Jumat (25/10/2025).

Kawiyan memaparkan anak yang jadi pengguna maupun sebagai pengedar adalah korban penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya anak-anak harus dijauhkan dari praktik penyakahgunaan narkotika agar anak tidak menjadi korban dan menanggung dampak negatif narkotika.

Ia pun mendukung apa yang dilakukan Polri dalam mengungkap ribuan kasus narkoba terutama yang menjerat anak baik sebagai pelaku maupun korban.

"Melindungi anak dari penyalahgunaan narkotika berarti menyelamatkan bangsa. Karena anak-anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa," katanya.

Terkait dengan kasus yang diungkap Bareskrim Polri, ia meminta aparat penegak hukum harus berani menjatuhkan hukuman maksimal tehadap para pelaku dewasa. 

Sementara anak-anak yang terlibat baik itu sebagai pengguna maupun pengedar harus direhabilitasi.

"Anak-anak tersebut harus dipulihkan dan tetap mendapatkan hak-haknya sebagai anak," ucapnya.

Selain itu, kata Kawiyan, juga perlu dilakukan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan anak-anak, baik di sekolah atau pesantren secara langsung maupun lewat media sosial.

Ia menuturkan perlu dibuat materi kampanye pencegahan narkotika yang mampu menyasar anak dari berbagai lapisan dan latarbelakang.

"Saat ini sepertinya sosialisasi atau kampanye pencegahan narkotika sedang kendor. Perlu digencarkan lagi," katanya.

Ia pun meminta apa yang dilakukan Polri harus didukung karena merupakan salah satu Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

"Penegakan hukum dan pemberantasan narkoba masuk Asta Cita Presiden Prabowo yang harus didukung semua pihak," ujarnya.

Sebelumnya, Polri mengungkap ada 150 anak yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba sepanjang Januari-Oktober 2025. 

Polri menjamin penanganan kepada tersangka anak itu akan memedomani Undang-Undang Perlindungan Anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentunya penanganan anak ini juga kita memedomani Undang-Undang Perlindungan Anak juga. Tapi apa pun itu, siapa pun yang terlibat narkoba, kita lakukan penindakan tegas," kata Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono.

Total ada 51.763 orang telah berstatus tersangka kasus narkoba pada 2025. Dari total tersebut, ada 157 tersangka yang berstatus warga negara asing (WNA). (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Bentuk Serikat Pekerja Demi Perlindungan Kerja di Lingkungan Perguruan Tinggi

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Bentuk Serikat Pekerja Demi Perlindungan Kerja di Lingkungan Perguruan Tinggi

Sejumlah dosen dan pekerja kampus dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menginisiasi pembentukan serikat pekerja di Kota Malang, pada Minggu 17 Mei 2026.
Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar sementara pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri bakal menjadi sakah satu andalan.
Rencana Juvenisasi Skuad AC Milan Tersendat, Eks Dirtek Si Nyonya Tua Bantah Isu Gabung Rossoneri untuk Gantikan Igli Tare

Rencana Juvenisasi Skuad AC Milan Tersendat, Eks Dirtek Si Nyonya Tua Bantah Isu Gabung Rossoneri untuk Gantikan Igli Tare

Fabio Paratici buka suara terkait rumor yang mengaitkan dirinya dengan AC Milan. Direktur olahraga Fiorentina itu menegaskan fokusnya masih di klub saat ini.
Rupiah Jebol Rp17.658 per Dolar AS, Purbaya Sebut Pemerintah Siap Serbu Pasar Obligasi

Rupiah Jebol Rp17.658 per Dolar AS, Purbaya Sebut Pemerintah Siap Serbu Pasar Obligasi

Purbaya menyampaikan akan terus memperbesar intervensi melalui skema bond stabilization fund (BSF) demi menjaga stabilitas pasar surat utang negara sekaligus membantu penguatan rupiah yang terus jeblok.
Gerry Cardinale Sambangi Ruang Ganti AC Milan, Beri Pidato Khusus Sebelum Kemenangan Penting atas Genoa

Gerry Cardinale Sambangi Ruang Ganti AC Milan, Beri Pidato Khusus Sebelum Kemenangan Penting atas Genoa

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menunjukkan keterlibatan langsung dalam momen penting yang sedang dihadapi Rossoneri pada akhir musim Liga Italia 2025/2026.
IHSG Ambrol Nyaris 4 Persen, Menkeu Purbaya Malah Bilang: Serok Bawah Sekarang!

IHSG Ambrol Nyaris 4 Persen, Menkeu Purbaya Malah Bilang: Serok Bawah Sekarang!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru meminta investor tetap tenang dan melihat koreksi pasar hari ini sebagai peluang membeli saham dengan harga murah.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Selengkapnya

Viral