News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tunku Ismail Ungkap Ancaman Serius FIFA untuk Timnas Malaysia Soal Pemalsuan Dokumen 7 Pemain Naturalisasi

Tunku Ismail Sultan Ibrahim meyakini FIFA akan memberikan hukuman lebih berat kepada Timnas Malaysia dalam kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.
Minggu, 26 Oktober 2025 - 11:14 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir temui Tunku Ismail Idris selaku pemilik JDT
Sumber :
  • Instagram/ErickThohir

Jakarta, tvOnenews.com - Pemimpin proyek pemain naturalisasi Malaysia, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, menyampaikan pandangan tegas terkait polemik tujuh pemain naturalisasi yang dinyatakan bersalah oleh FIFA. Ia meyakini badan sepak bola dunia tersebut tidak akan melunak dan justru berpotensi menjatuhkan hukuman lebih berat kepada Timnas Malaysia.

“Saya tidak berpikir FIFA akan mengubah keputusan mereka,” kata Tunku Ismail seperti dikutip dari New Straits Times, Sabtu (25/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia, yaitu Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Selain itu, FIFA juga menjatuhkan denda finansial kepada para pemain tersebut dan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

FAM sendiri telah mengajukan banding resmi ke FIFA, berharap keputusan tersebut dapat direvisi. Namun, Tunku Ismail yang juga merupakan pemilik klub Johor Darul Ta’zim (JDT) menilai peluang tersebut kecil.

“Mungkin badan dunia itu akan meringankan beban, tetapi saya pikir mereka akan mendenda FAM, mengurangi poin tim nasional, dan mungkin melarang para pemain bermain. Berapa lama? Kami tidak tahu,” ujarnya.

Hingga kini, FIFA belum menjatuhkan pengurangan poin kepada Malaysia. Namun, jika itu terjadi, dampaknya akan sangat besar. Timnas Malaysia saat ini memimpin klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan 12 poin, unggul tiga poin dari Vietnam. Jika FIFA mengurangi enam poin, posisi Malaysia bisa terancam karena tujuh pemain yang bermasalah sempat dimainkan melawan Nepal dan Vietnam.

Meski begitu, Tunku Ismail menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan akan memperjuangkan kasus ini hingga ke ranah hukum internasional, termasuk ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

“Apa pun yang terjadi, kami akan memperjuangkan ini secara hukum. Para pemain tidak bersalah dan kami tidak akan mengabaikan mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tunku Ismail menilai permasalahan ini sebenarnya berakar dari kesalahan administrasi FAM, bukan pemalsuan dokumen yang disengaja. Ia menolak anggapan bahwa tujuh pemain tersebut tidak memiliki dasar kewarganegaraan yang sah.

“Jika Departemen Registrasi Nasional (NRD) sudah memverifikasi dokumen yang diserahkan FAM, maka itu sudah menjadi kewenangan mereka. Kalau ingin tahu siapa kakek-nenek para pemain, silakan tanyakan ke NRD,” jelasnya.

Tunku Ismail juga mengkritik keputusan internal FAM yang menskors Sekretaris Jenderal (Sekjen) Noor Azman Rahman akibat kesalahan administrasi dalam kasus tersebut. Menurutnya, keputusan itu tidak adil karena proyek naturalisasi melibatkan banyak pihak.

“Saya tidak setuju dengan penangguhan Sekjen. Dalam proyek ini banyak orang terlibat — CEO, pihak administrasi, semuanya. Semua harus bertanggung jawab, bukan hanya satu orang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini yang terpenting adalah menemukan solusi untuk menyelamatkan masa depan sepak bola Malaysia, bukan saling menyalahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Daripada mencari kambing hitam, kita harus fokus memperbaiki sistem dan mencari solusi terbaik untuk tim nasional,” pungkas Tunku Ismail.

Jika prediksi Tunku Ismail benar, Malaysia berpotensi menghadapi krisis besar di kancah internasional. Hukuman pengurangan poin atau larangan bermain bisa menjadi pukulan berat bagi ambisi Harimau Malaya menuju Piala Asia 2027. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Menurut Pujo, perhatian terhadap petani tidak cukup hanya dilihat dari aspek peningkatan produksi pangan.
Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di TPU Karet Bivak, Kain Favorit Ibu Fatmawati akan Digunakan

Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di TPU Karet Bivak, Kain Favorit Ibu Fatmawati akan Digunakan

Hal ini diungkapkan oleh Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, yang datang melayat ke rumah duka di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.
PPN Nobatkan Aneu Nursifah Jadi Srikandi Pemilu Indonesia

PPN Nobatkan Aneu Nursifah Jadi Srikandi Pemilu Indonesia

Bagi PPN, kepemiluan bukan semata persoalan teknis penyelenggaraan pesta demokrasi
Audi Marissa dan Anthony Xie Dikabarkan Rujuk usai Mediasi, Bio Instagram Langsung Berubah

Audi Marissa dan Anthony Xie Dikabarkan Rujuk usai Mediasi, Bio Instagram Langsung Berubah

Pasangan artis Audi Marissa dan Anthony Xie dikabarkan rujuk usai menjalani mediasi, bio Instagram keduanya kembali cantumkan nama pasangan.
Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Sebut Ada Pesan Berulang yang Diterima di Hotel

Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Sebut Ada Pesan Berulang yang Diterima di Hotel

John Herdman mengungkap pesan berulang yang ia terima jelang Timnas Indonesia vs Malaysia. Ia meminta skuad Garuda hormati atmosfer laga tanpa terbawa emosi.
ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026, Penjualan Tembus Rp50,39 Triliun

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026, Penjualan Tembus Rp50,39 Triliun

ANTAM menyerap 9 ton emas dari Freeport Indonesia hingga Agustus 2026. Langkah ini memperkuat rantai pasok domestik di tengah kontribusi bisnis emas mencapai 80 persen penjualan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral