News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Kurang Mampu Dapat Konsultasi Hukum Gratis soal Sengketa Lahan dan Pinjol

Sebanyak 56 warga kurang mampu di kawasan Surabaya Barat mendapatkan layanan konsultasi hukum gratis dalam kegiatan penyuluhan dan pengabdian masyarakat yang digelar oleh DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya dan Fakultas Hukum Universitas Airlangga
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 26 Oktober 2025 - 17:36 WIB
Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Sebanyak 56 warga kurang mampu di kawasan Surabaya Barat mendapatkan layanan konsultasi hukum gratis dalam kegiatan penyuluhan dan pengabdian masyarakat yang digelar oleh DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya dan Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair), Sabtu (25/10). 

Kegiatan bertajuk Penyuluhan Hukum dan Launching Kelurahan Binaan: Urgensi Penyelesaian Sengketa Lahan ini berlangsung di Jl. Raya Kandangan, Benowo, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 21 mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum FH Unair turut terjun langsung memberikan edukasi hukum kepada warga, khususnya terkait persoalan pertanahan, kasus industrial, dan penipuan pinjaman online (pinjol).

“Kami dorong mahasiswa untuk menggelar pengabdian yang dibutuhkan masyarakat. Ini bukan sekadar teori, tapi praktik nyata membantu rakyat,” ujar Prof. Dr. Aktieva Tri Tjitrawati, S.H., M.Hum., Koordinator Program S3 Doktor Ilmu Hukum FH Unair.

Kelurahan Kandangan dipilih sebagai kampung binaan karena wilayah ini menjadi titik perkembangan baru Surabaya Barat yang rawan konflik lahan akibat peralihan status tanah dari petok D dan girik ke kepemilikan formal yang melibatkan developer.

“Harapannya, masyarakat bisa lebih memahami hak-haknya dan tidak mudah terjebak dalam praktik mafia tanah,” tambah Prof. Aktieva.

Selain penyuluhan, tersedia layanan konsultasi dan pendampingan hukum seperti klinik hukum, yang memungkinkan warga berkonsultasi langsung dengan advokat dan akademisi.

Lurah Kandangan, Aries Khresnamukti, menyambut baik kegiatan ini dan berharap bantuan hukum bisa diakses langsung dari kelurahan tanpa harus ke pusat kota.

“Biasanya warga bingung soal tanah, ada juga yang tertipu pinjol karena HP-nya dipakai orang. Kami harap ini bisa jadi solusi dari bawah,” ujarnya.

Salah satu warga, Muhajirin, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami yang awam soal hukum sangat terbantu. Semoga bisa rutin dilakukan,” tuturnya.

Peradi Surabaya dan FH Unair berkomitmen memperluas jangkauan layanan hukum gratis ini ke wilayah lain di Surabaya, sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat sadar hukum dan memperjuangkan keadilan sosial. (gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT